News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Blusukan hingga Liga 2, John Herdman Kirim Sinyal Bisa Menemukan Bintang Muda Berbakat

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional dengan metode blusukannya
Senin, 16 Februari 2026 - 20:16 WIB
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman menyaksikan laga Persib vs Malut, Jumat (6/2/2026).
Sumber :
  • Tangkapan layar

‎‎Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, kembali mencuri perhatian publik sepak bola nasional dengan metode blusukannya. Serasa tak cukup hanya berkunjung ke Super League, juru taktik asal Inggris tersebut menonton langsung pertandingan Championship atau Liga 2.

‎Bukan tanpa tujuan, John Herdman seperti mengirimkan sinyal membawa misi baru saat menonton laga Championship. Ia diduga ingin menemukan bintang muda berbakat untuk diboyong ke Timnas Indonesia

John Herdman dan skuad Timnas Indonesia
John Herdman dan skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | : canadasoccer.com - X @timnasindonesia

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎Jika sebelumnya ia lebih sering terlihat di pertandingan kasta tertinggi, kali ini Herdman justru memilih jalur berbeda. Ia blusukan menyaksikan langsung laga Championship atau Liga 2 demi mendapatkan gambaran yang lebih menyeluruh. ‎‎Akhir pekan lalu, Herdman tampak hadir di tribun Stadion Pakansari. Stadion yang berlokasi di Kabupaten Bogor itu menjadi saksi keseriusan sang pelatih memantau talenta dari berbagai level.‎‎Ia menyaksikan pertandingan Championship League 2025-2026 yang mempertemukan Garudayaksa FC melawan Persekat Tegal, Sabtu (14/2/2026). Kehadirannya di tengah atmosfer Liga 2 langsung menjadi sorotan para penonton dan pelaku sepak bola.‎‎Langkah tersebut dinilai banyak pihak sebagai sinyal kuat. Herdman dianggap tak ingin membangun Timnas Indonesia hanya dengan bertumpu pada nama-nama besar di Super League.‎‎Selama ini, radar tim nasional memang lebih sering tertuju pada pemain di divisi teratas. Namun Herdman menunjukkan pendekatan berbeda dengan memperluas jangkauan pencarian bakat hingga ke kompetisi strata kedua.‎‎Baginya, memahami struktur sepak bola Indonesia tidak bisa dilakukan setengah-setengah. Ia merasa perlu melihat langsung kualitas pertandingan, kondisi fasilitas stadion, hingga intensitas persaingan di luar panggung utama.‎‎“Sangat penting untuk memahami apa yang ada di bawah divisi pertama (Super League) di sini," ujar John Herdman, Sabtu (14/2/2026).‎‎"Penting untuk mengetahui pemain muda mana yang sedang muncul,” sambungnya.‎‎Menurut Herdman, kompetisi level kedua justru menyimpan dinamika tersendiri. Di sana, banyak pemain muda tengah berada di fase krusial untuk membuktikan kapasitas mereka.‎‎Sepanjang pertandingan, ia terlihat fokus mengikuti setiap detail laga. Duel-duel di lapangan, pergerakan tanpa bola, hingga organisasi permainan tak luput dari pengamatannya.‎‎“Di level ini Anda bisa melihat banyak pemain yang jauh lebih muda. Pemain yang tengah berjuang untuk mendorong dirinya ke level selanjutnya," kata Herdman.‎‎“Jadi, saya pikir di 10 tahun awal karier Anda penting untuk melihat segalanya. Setiap level di kompetisi dan untuk memahami strukturnya seperti apa, fasilitasnya seperti apa, intensitasnya seperti apa," tambahnya.‎‎Kehadiran Herdman di Stadion Pakansari bukan sekadar formalitas atau kunjungan simbolis. Ia ingin membangun fondasi Timnas Indonesia dengan memahami rantai pembinaan pemain secara utuh dari bawah hingga ke puncak.‎‎Pendekatan lintas kasta ini sekaligus membuka pesan bahwa peluang membela Merah Putih tidak eksklusif bagi pemain papan atas. Mereka yang berjuang di Liga 2 pun memiliki kesempatan yang sama selama mampu menunjukkan kualitas dan konsistensi.‎‎Bukan tak mungkin, hasil pemantauan di Bogor itu akan menghadirkan kejutan pada masa mendatang. Dari laga Liga 2 tersebut, bisa saja lahir nama baru yang kelak menjadi bagian penting perjalanan Timnas Indonesia di level internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎‎(igp/aes)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT