Mengenal Daijiro Chirino, Bek Keturunan Maluku yang Pernah Tumbangkan Ronaldo itu Masuk Radar Naturalisasi John Herdman?
- Instagram/daijirocf
tvOnenews.com - Nama Daijiro Chirino mungkin belum terlalu familiar bagi sebagian penggemar sepak bola Indonesia.
Namun bek muda keturunan Indonesia ini mulai mencuri perhatian setelah terlibat dalam kemenangan mengejutkan klubnya atas tim yang diperkuat Cristiano Ronaldo.
Pemain berusia 23 tahun itu menjadi bagian dari skuad Almeria saat menundukkan Al Nassr 3-2 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion UD Almeria, Spanyol tahun lalu.
Dalam pertandingan tersebut, Al Nassr turun dengan sejumlah bintang dunia, termasuk Ronaldo dan Sadio Mane.

- instagram daijirocf
Chirino masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-71 dan membantu timnya mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir. Meski bermain singkat, kontribusinya cukup terlihat di lini belakang.
Pertandingan berjalan sengit sejak awal. Almeria membuka keunggulan melalui Sergio Arribas pada menit ke-8, sebelum Cristiano Ronaldo membalas lewat dua gol di menit ke-17 dan ke-39.
Tuan rumah kemudian menyamakan skor lewat Adrian Embarba sebelum jeda, dan gol keduanya di babak kedua memastikan kemenangan 3-2 bagi Almeria.
Masuknya Chirino menjadi bagian dari strategi bertahan pelatih setelah bek utama mengalami cedera.
Dalam waktu bermain terbatas, ia mencatat satu intersep serta empat operan sukses dari lima percobaan, cukup untuk membantu tim menutup laga dengan kemenangan.
Usai pertandingan, Chirino juga menjadi sorotan setelah mengabadikan foto bersama Cristiano Ronaldo di lorong stadion.
Momen tersebut diunggah di Instagram Story dengan emoji kambing (simbol “GOAT”).
Momen sederhana itu semakin memperkenalkan namanya kepada publik Indonesia, apalagi diketahui ia memiliki darah Maluku dari garis ibu.
Fakta tersebut langsung memicu antusiasme netizen yang berharap ia suatu hari mengenakan seragam Merah Putih.
Daijiro Florencio Chirino lahir di Zwolle, Belanda, pada 24 Januari 2002.

- UD Almeria
Ia memulai perjalanan sepak bolanya di klub lokal sebelum masuk akademi PEC Zwolle dan menembus tim utama.
Musim 2022–2023 menjadi fase penting dalam kariernya setelah tampil 30 kali di Eerste Divisie dan membantu klub promosi ke Eredivisie.
Ia kemudian pindah ke Castellon di Spanyol, tampil konsisten dan ikut membawa tim tersebut naik kasta.
Performa stabilnya berlanjut hingga akhirnya direkrut Almeria pada musim panas 2025 dengan nilai transfer sekitar 2 juta euro.
Selain memiliki darah Indonesia, Chirino juga memiliki opsi membela Curaçao di level internasional serta pernah tampil untuk tim kelompok umur Belanda, menandakan kualitasnya sudah terpantau sejak usia muda.
Munculnya nama Chirino dalam diskusi naturalisasi tak lepas dari perubahan arah pembangunan tim nasional.
PSSI menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia pada awal 2026, menggantikan Patrick Kluivert.
Herdman dikenal memiliki pengalaman membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 serta membangun tim berbasis pemain diaspora dan pengembangan talenta global.
Penunjukannya juga dipandang sebagai awal era baru dengan target jangka panjang membawa Indonesia kembali ke panggung Piala Dunia setelah penantian puluhan tahun.
Selain itu, federasi menilai kehadiran Herdman sebagai sosok dengan pengalaman turnamen dunia dapat membantu memperkuat fondasi tim nasional dan meningkatkan kualitas skuad.
Dalam konteks tersebut, pemain keturunan yang berkembang di Eropa, seperti Chirino, berpotensi menjadi bagian dari radar jangka panjang.
Meski demikian, proses naturalisasi tetap bergantung pada sejumlah faktor: status kewarganegaraan, pilihan karier internasional pemain, hingga kebutuhan taktis tim nasional.
Hingga kini belum ada indikasi resmi pendekatan kepada Chirino, namun profilnya jelas masuk kategori pemain diaspora yang menarik dipantau.
Dengan posisi bek tengah yang sering menjadi perhatian dalam pembangunan skuad nasional, keberadaan pemain dengan pengalaman Eropa seperti Chirino tentu memberi opsi tambahan.
Apalagi Indonesia sebelumnya sudah memanfaatkan pemain keturunan dalam memperkuat tim di level internasional.
Untuk saat ini, perjalanan kariernya di Spanyol menjadi fokus utama.
Namun bagi penggemar sepak bola Indonesia, nama Daijiro Chirino tetap menjadi salah satu yang patut diikuti.
Siapa tahu, di era baru Timnas di bawah John Herdman, peluang mengenakan lambang Garuda benar-benar terbuka. (tsy)
Load more