Sedikit Lagi Eligible Dinaturalisasi, Timnas Indonesia Berpotensi Diperkuat Mesin Assist Eks Kasta Teratas Eropa: Thom Haye Dapat Tandem Maut
- instagram.com/dewaunitedfc/
Sepanjang kariernya di Liga Indonesia, Marukawa mencatatkan 38 assist dan 34 gol dari 146 penampilan. Catatan tersebut menjadi bukti kontribusinya yang konsisten dan berdampak nyata bagi tim.
Namun, proses naturalisasi Marukawa tidak melalui jalur keturunan, melainkan durasi tinggal atau residency. Hingga hari ini, Jumat (6/2/2026), ia tercatat belum sepenuhnya memenuhi syarat yang ditetapkan FIFA dan hukum Indonesia.
Mengacu Statuta FIFA Pasal 7, pemain tanpa garis keturunan wajib menetap selama lima tahun berturut-turut setelah usia 18 tahun. Marukawa, yang debut di Liga 1 bersama Persebaya pada 11 September 2021, baru menjalani masa tinggal empat tahun, empat bulan, dan 26 hari.
Artinya, pemain terbaik Liga 1 musim 2021-2022 itu masih membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan lagi. Status eligible untuk dinaturalisasi baru akan ia dapatkan pada 11 September 2026 mendatang.
Konsekuensi dari hitungan waktu tersebut cukup berdampak pada agenda terdekat Timnas Indonesia. Secara regulasi, Marukawa dipastikan tidak bisa membela Garuda di Piala AFF 2026 yang dimulai pada 24 Juli.

- Instagram Taisei Marukawa
FIFA dikenal sangat ketat dengan aturan lima tahun ini, bahkan kekurangan satu hari saja bisa menggagalkan proses perpindahan federasi. Selain itu, UU Nomor 12 Tahun 2006 juga mensyaratkan lima tahun berturut-turut sebagai dasar pengajuan kewarganegaraan.
Meski peluang tampil di Piala AFF tertutup, pintu Timnas Indonesia belum sepenuhnya tertutup bagi Marukawa. Jika diminati PSSI dan John Herdman, ia berpotensi menjalani debut pada FIFA Matchday Oktober atau November 2026.
Kehadirannya juga bisa menjadi aset berharga untuk agenda jangka menengah, termasuk Kualifikasi Piala Asia berikutnya. Dengan kualitas dan pengalaman yang dimiliki, Marukawa berpeluang memberi warna baru bagi permainan Timnas Indonesia.
(sub)
Load more