News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Soroti Pernyataan Keras Ketua BTN PSSI Sumardji soal Hukuman Keras dari FIFA

Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.
Kamis, 5 Februari 2026 - 01:50 WIB
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji
Sumber :
  • PSSI

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, thethao menyoroti pernyataan Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI Sumardji soal hukuman FIFA yang dijatuhkan.

Dalam pernya menilai sanksi yang dijatuhkan FIFA terhadap dirinya tidak beralasan dan sulit diterima. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mengaku kecewa dengan keputusan Komite Disiplin FIFA yang memberikan hukuman berat atas insiden yang terjadi seusai laga Timnas Indonesia.

Sumardji, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Eksekutif Tim Nasional Indonesia di bawah naungan PSSI, dijatuhi larangan terlibat dalam seluruh aktivitas tim nasional Indonesia selama 20 pertandingan di semua level. 

Selain itu, ia juga dikenai denda sebesar 15.000 franc Swiss atau setara dengan sekitar Rp324 juta.

Keputusan tersebut ditetapkan oleh Komite Disiplin FIFA pada 18 November 2025. 

Dalam putusannya, FIFA menyatakan Sumardji terbukti melanggar Pasal 14 ayat (1) poin (l) Kode Disiplin FIFA, yakni terkait tindakan menyerang petugas pertandingan.

Menanggapi sanksi itu, Sumardji mengaku heran dan sangat kecewa. Ia menilai hukuman yang dijatuhkan kepadanya tidak masuk akal.

“Ya, itu saja. Hukuman yang diberikan oleh Komite Disiplin FIFA adalah larangan bermain 20 pertandingan untuk semua level tim nasional Indonesia. Saya sangat kecewa karena ini sama sekali tidak masuk akal,” ujar Sumardji.

Sanksi tersebut berkaitan dengan insiden yang terjadi setelah laga kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Irak melawan Indonesia pada 11 Oktober 2025. Dalam pertandingan itu, Timnas Indonesia harus menelan kekalahan tipis 0-1 dari Irak, yang sekaligus membuat asa Garuda untuk lolos ke Piala Dunia 2026 pupus.

Usai pertandingan, Komite Disiplin FIFA melakukan evaluasi berdasarkan laporan resmi perangkat pertandingan. Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan bahwa Sumardji dinyatakan bersalah atas tindakan yang dianggap melanggar aturan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Terdakwa Sumardji Sumardji dinyatakan bersalah karena melanggar Pasal 14 ayat (1) poin (l) Kode Disiplin FIFA karena menyerang wasit selama pertandingan antara Irak dan Indonesia pada 11 Oktober 2025 dalam kualifikasi Piala Dunia 2026,” demikian pernyataan Komite Disiplin FIFA.

Komdis FIFA juga memaparkan tujuh poin penting terkait insiden tersebut. Salah satu poin menyebut bahwa Sumardji, yang bertugas sebagai manajer tim Indonesia, menerima kartu merah dari wasit asal Tiongkok, Ma Ning, setelah pertandingan berakhir.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.
DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

DIY Bersiap! El Nino Godzilla Picu Kemarau Ekstrem Mulai Pertengahan April Hingga Agustus 2026

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diimbau untuk meningkatkan kewaspadaannya dari ancaman kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino Godzilla, April hingga Agustus.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT