Gagal Kawinkan Gelar Juara Bersama U-16, Ini Evaluasi Timnas Futsal Indonesia U-19
- Changsuek
Jakarta, tvOnenews.com - Timnas Futsal Indonesia U-19 harus menunda ambisi mengawinkan gelar juara setelah takluk dari Thailand pada partai final Kejuaraan Futsal ASEAN U-19 2025. Bertanding di hadapan ribuan pendukung tuan rumah di Nonthaburi Hall, Thailand, Senin (29/12/2025), Garuda Muda menyerah dengan skor 1-3, meski sempat memberikan perlawanan sengit.
Laga berjalan ketat sejak menit awal. Indonesia bahkan mampu mengimbangi permainan Thailand dan menutup babak pertama dengan skor sama kuat 1-1. Namun, sejumlah kesalahan individual di babak kedua menjadi pembeda yang membuat tuan rumah keluar sebagai juara.
Pelatih Timnas Futsal Indonesia U-19, Naim Hamid Salim, menilai anak asuhnya sudah berjuang maksimal, meski hasil akhir belum berpihak. Ia menegaskan timnya masih harus banyak belajar dari kekalahan ini.
“Mereka harus banyak belajar lagi. Tapi sejauh ini inilah perjuangan yang bagi saya dan staf pelatih adalah luar biasa untuk pemain. Kami sangat-sangat apresiasi perjuangan pemain. Mereka sudah melakukan apa yang memang harus dilakukan,” ujar Naim usai pertandingan.
Pada pertandingan tersebut, Thailand lebih dulu unggul melalui gol Poompochid Huab-Um pada menit ke-17. Indonesia merespons dengan baik lewat gol penalti Muhammad Robby Faturrahman di menit ke-20, sekaligus mengubah skor menjadi 1-1 hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tempo permainan semakin meningkat. Namun, kesalahan umpan di area berbahaya membuat gawang Indonesia kembali kebobolan. Sorrawit Sirisawas mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-21. Thailand kemudian memperlebar jarak setelah Setthawut Srithong mencetak gol pada menit ke-25.
Naim menilai secara permainan laga berlangsung imbang. Namun, detail kecil menjadi faktor penentu hasil akhir.
“Cuman tadi memang ada beberapa pemain yang terjadi miss atau melakukan kesalahan yang akhirnya mengakibatkan kebobolan. Tapi ini sebenarnya buat saya adalah mereka dalam proses,” jelasnya.
Selain faktor teknis, Naim juga menyoroti atmosfer pertandingan yang sangat mendukung Thailand. Dukungan penuh suporter tuan rumah di Nonthaburi Hall membuat tekanan terhadap pemain Indonesia semakin besar.
Meski gagal menjadi juara, Naim tetap optimistis dengan masa depan skuad Garuda Muda. Ia menilai turnamen ini menjadi pengalaman berharga bagi para pemain yang masih memiliki perjalanan karier panjang.
“Insyaallah ke depan kalau mereka tetap bersama-sama dan melakukan persiapan lebih matang lagi, insyaallah kita bisa dapat hasil maksimal jadi juara,” tambahnya.
Menutup pernyataannya, Naim berpesan agar para pemain menjaga konsistensi dan performa setelah turnamen ini.
“Ingat lagi apa yang sudah mereka dapatkan selama masa TC atau persiapan, sehingga akhirnya mereka berhasil sampai ke puncak acara dalam final. Tetap jaga performanya untuk makin berkembang lagi. Jangan sampai setelah ini mereka malah tidak kelihatan. Insyaallah mereka bisa jadi pemain generasi selanjutnya,” pungkas Naim.
Kegagalan di final ini memang menyisakan kekecewaan, namun progres Timnas Futsal Indonesia U-19 sepanjang turnamen menjadi modal penting untuk menatap kompetisi ke depan.
Load more