News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gagal ke Semifinal SEA Games 2025, Arya Sinulingga: Maaf, Urusan Timnas Sepakbola Putra untuk SEA Games Saya Tidak Mengerti, Tanya Sama yang Mengerti

Kemenangan 3-1 atas Myanmar di laga terakhir Grup C seharusnya menjadi momentum kebangkitan Timnas Indonesia U-22. Arya Sinulingga mengaku tak mengerti sepakbola
Sabtu, 13 Desember 2025 - 14:06 WIB
Gagal ke Semifinal SEA Games 2025, Arya Sinulingga Maaf, Urusan Timnas Sepakbola Putra untuk SEA Games Saya Tidak Mengerti, Tanya Sama yang Mengerti
Sumber :
  • Antara

Menanggapi berbagai komentar tersebut, Arya Sinulingga akhirnya buka suara. Namun alih-alih memberikan analisis teknis atau evaluasi mendalam, Arya justru memilih bersikap singkat. 

Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pria berusia 54 tahun itu menegaskan bahwa dirinya bukan pihak yang memahami urusan teknis Timnas U-22 di SEA Games.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan Arya Sinulingga soal kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Pernyataan Arya Sinulingga soal kegagalan Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2025
Sumber :
  • instagram arya sinulingga

“Minta maaf, urusan Timnas sepakbola Putra untuk SEA Games saya tidak mengerti (Silakan tanya yang mengerti),” tulis Arya Sinulingga. Pernyataan ini langsung menjadi sorotan dan memicu beragam reaksi dari publik sepak bola nasional.

Secara statistik, Timnas U-22 Indonesia sebenarnya tampil kompetitif. Dalam laga melawan Myanmar, Garuda Muda mendominasi permainan dan terus menekan sejak awal. 

Namun Myanmar yang mengandalkan pertahanan rapat dan serangan balik justru mampu mencuri gol lebih dulu. Gol penyama kedudukan Toni Firmansyah lahir dari situasi sepak pojok setelah kiper Myanmar, Hein Htet Soe, gagal mengamankan bola dengan sempurna.

Gol-gol Jens Raven di menit akhir laga sempat membangkitkan harapan. Sayangnya, selisih gol yang dibutuhkan untuk lolos ke semifinal tak berhasil dikejar. 

Ini menjadi kegagalan keenam Timnas U-22 Indonesia menembus semifinal SEA Games sejak terakhir kali terpuruk sebagai juru kunci grup pada edisi 16 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kegagalan ini juga membuat Timnas U-22 tak mampu mengikuti jejak timnas putri yang berhasil melangkah ke empat besar.

Dengan hasil ini, evaluasi menyeluruh kembali menjadi tuntutan publik. Pernyataan Arya Sinulingga sebagai anggota Exco PSSI ikut disorot, karena dianggap mencerminkan jarak antara ekspektasi publik dan respons federasi atas kegagalan Timnas U-22 Indonesia di SEA Games 2025.
 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT