News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia: Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!

 Shin Tae-yong dengan tegas menjelaskan bagaimana struktur kapten Timnas Indonesia sebenarnya ditetapkan jauh sebelum laga-laga krusial. Asnawi Mangkualam
Jumat, 12 Desember 2025 - 17:55 WIB
3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia: Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!
Sumber :
  • Instagram Asnawi Mangkualam

tvOnenews.com - Eks Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong sudah pernah berkata bahwa dari awal kapten Skuad Garuad adalah Asnawi Mangkualam. Mengapa isu tersebut mencuat kembali di tengah kekosongan pelatih Timnas Indonesia?

Kegagalan Timnas Indonesia melaju ke Piala Dunia 2026 kembali menguak sejumlah persoalan lama yang sempat mereda, termasuk polemik ban kapten yang kini kembali diperbincangkan publik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini diperparah oleh kenyataan bahwa skuad Garuda sampai sekarang belum memiliki pelatih kepala baru setelah era Patrick Kluivert berakhir. 

Kekosongan kursi pelatih serta performa yang mengecewakan membuat berbagai peristiwa lama kembali digoreng, termasuk drama siapa sebenarnya kapten utama di bawah kendali Shin Tae-yong.

Isu ini kembali memanas karena banyak yang menilai bahwa ketidakharmonisan ruang ganti menjadi salah satu faktor menurunnya performa Timnas Indonesia. 

Ketika publik mulai mempertanyakan arah federasi dan masa depan timnas, pernyataan Shin Tae-yong yang disampaikan tiga bulan lalu di kanal YouTube JekPot kembali menjadi rujukan penting. 

Di sana, bersama sang penerjemah Jeje, Shin dengan tegas menjelaskan bagaimana struktur kapten sebenarnya ditetapkan jauh sebelum laga-laga krusial, sebuah kesaksian yang kini dianggap relevan untuk meluruskan kembali narasi yang simpang siur.

Kesaksian Shin Tae-yong: “Sejak Awal Kaptennya Memang Asnawi”

Dalam wawancara tiga bulan lalu, Shin Tae-yong memberikan penjelasan gamblang mengenai polemik ban kapten yang belakangan ini kembali diungkit. Pernyataannya kini menjadi bagian penting dalam meredakan tuduhan bahwa terjadi konflik internal terkait posisi kapten.

3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!
3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!
Sumber :
  • YouTube JekPot

Shin berkata, “Sebenarnya dari awal kaptennya memang Asnawi, wakil kaptennya Jay Idzes, Jordi Amat, dan penjaga gawang Maarten Paes. Mereka bertiga. Jadi Asnawi dan ketiga wakil kapten ini selalu datang waktu ada rapat, diskusi, dan memberi usul.”

Ia menegaskan bahwa Asnawi awalnya bukan pilihan utama dalam starting line-up. Namun ketika ia turun bermain, posisinya sebagai kapten kembali berlaku. “Awalnya bukan pemain inti. Ya awalnya bukan. Terus jadi pemain inti,” jelas Shin.

Poin paling penting adalah pengakuan Shin tentang perannya bertanya langsung kepada Jay Idzes soal kesediaannya menjadi kapten. 

3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!
3 Bulan yang Lalu Shin Tae-yong Sudah Bersaksi Soal Drama Kapten Timnas Indonesia Sebenarnya Dari Awal Kaptennya Memang Asnawi!
Sumber :
  • YouTube JekPot

“Sebenarnya waktu itu saya tanya Jay, apa dia mau menjadi kapten. Tapi Jay menolak. Katanya kapten tim itu Asnawi. Jadi karena Asnawi turun bertanding, dia yang harus jadi kapten.”

Shin menegaskan ulang bahwa Jay sendiri mengatakan hal tersebut. “Saya bilang ke Jay, berhubung kamu kapten waktu Asnawi enggak tanding. Sekarang mau jadi kapten lagi? Jay Idzes jawab ‘gak mau’. ‘Gak mau, kapten asli itu Asnawi.’ Katanya dia ingin jadi wakil aja, karena kapten aslinya itu Asnawi. Dan kami sepakat itu. Benar sekali.”

Kesaksian ini menjadi rujukan penting untuk memahami konteks sebenarnya sebelum berbagai rumor melebar.

Pernyataan Arya Sinulingga yang Memicu Polemik Baru

Isu ini kembali bergulir setelah anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga, menyatakan bahwa perpindahan ban kapten dari Jay ke Asnawi terjadi karena masalah ruang ganti. Dalam siniar tersebut, Arya menyatakan, “Kalau tidak ada masalah ruang ganti, tidak mungkin Jay Idzes diganti jadi kapten.”

Pernyataan itu langsung menimbulkan kegaduhan baru, apalagi ketika dikaitkan dengan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia dan absennya pelatih baru hingga kini. 

Banyak pihak menilai bahwa kondisi internal tim yang kurang harmonis turut memperburuk performa skuad.

Namun, pernyataan Arya kemudian dibantah keras oleh Asnawi Mangkualam yang merasa apa yang disampaikan tidak sesuai fakta di lapangan. Melalui Instagram pada 11 Desember 2025, ia menegaskan Arya bahkan tidak berada di lokasi saat peristiwa itu terjadi. 

“Ini asal ngomong atau bagaimana? Tolong jelasin Je (Jeje), biar bapak ini mengerti bagaimana. Tidak ada di lokasi, tapi klarifikasi seakan-akan benar adanya,” tulis Asnawi.

Asnawi Jelaskan Kronologi: Sudah Dibahas Lama Sebelum Laga China

Asnawi menguraikan bahwa persoalan ban kapten telah dibahas jauh sebelum laga tandang ke China. Ia bahkan pernah mencoba menyerahkan posisi kapten setelah laga melawan Australia pada 10 September 2024.

Diskusi formal juga dilakukan bersama Jay Idzes, Sandy Walsh, Thom Haye, dan Rizky Ridho. “Waktu itu setelah makan malam saya mengajak Jay, Sandy Walsh, Thom Haye, Ridho untuk membahas soal kapten ini. Ketika itu Coach Shin tetap mempercayakan first captain ke saya dan Jay sebagai vice,” jelasnya.

Ia menegaskan bahwa mekanisme pergantian kapten sudah sangat jelas. “Ketika first captain bermain tetap akan memakai ban kapten. Tetapi jika tidak bermain diberikan ke vice captain. Tapi kenapa seakan-akan saya selalu disudutkan?”

Asnawi menegaskan bahwa ia menerima ban kapten bukan atas dasar ambisi pribadi. “Jika saya diberikan kepercayaan saya bangga. Tapi ketika diberikan yang jauh lebih baik saya ikhlas karena that time saya rasa performa saya menurun dan ada yang lebih pantas.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika Timnas Indonesia gagal menembus Piala Dunia dan kini tak memiliki pelatih tetap, wajar jika berbagai persoalan lama kembali dibahas publik. Namun, kesaksian Shin Tae-yong tiga bulan lalu dan klarifikasi Asnawi menunjukkan bahwa isu kapten sebenarnya sudah memiliki alur yang jelas sejak awal.

Polemik ini menjadi pengingat bahwa transparansi dan komunikasi adalah kunci agar tidak ada lagi rumor yang memperkeruh suasana di tengah masa sulit skuad Garuda. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT