GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sebelum Pratama Arhan, Timnas Indonesia Pernah Punya Hartono sang Spesialis Lemparan Jauh: Bek Sayap asal Persebaya

Nama Pratama Arhan belakangan mencuri perhatian publik berkat kemampuannya melempar bola ke dalam layaknya tendangan sudut. Namun jauh sebelum Arhan, Timnas Indonesia...
Minggu, 7 Desember 2025 - 14:30 WIB
Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sumber :
  • Omah Balbalan - tvOnenews.com/Julio

Jakarta, tvOnenews.com — Nama Pratama Arhan belakangan mencuri perhatian publik berkat kemampuannya melempar bola ke dalam layaknya tendangan sudut. Namun jauh sebelum Arhan, sepak bola Indonesia ternyata sudah memiliki sosok dengan kemampuan serupa.

Ia adalah Hartono, mantan bek kanan Persebaya Surabaya yang pernah membela Timnas Indonesia di era Pra-Olimpiade 1991 dan Piala Tiger 1998.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hartono mengisahkan perjalanan karier serta bagaimana kemampuan lemparan jauhnya muncul secara tidak sengaja.

Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sebelum Pratama Arhan, Persebaya Punya Hartono dengan Lemparan ke Dalam Sejauh Tendangan Sudut
Sumber :
  • Omah Balbalan

“Tadi saya lempar kok tahu lemparan saya jauh,” ujarnya sambil tertawa mengenang awal mula kemampuan spesial tersebut dalam kanal YouTube Omah Balbalan.

Kemampuan itu pertama kali ia sadari ketika masih membela Persebaya Junior pada 1988–1989.

“Ketika di Persebaya junior tahun 88–89 saya tidak pernah main. Waktu persiapan putaran nasional dicoba, pemain belakang berhalangan dan saya ditempatkan di bek. Ketika saya lempar, ternyata sampai jauh. Dari situ saya sadar,” jelasnya.

Menurut Hartono, kemampuan itu bukan hasil latihan khusus. Ia mendapatkannya dari aktivitas sehari-hari sebagai anak petani.

“Saya anak petani. Waktu panen tugas saya merontokkan padi dari karung pakai bambu. Mungkin karena sering itu otot saya terbentuk,” tuturnya.

Lelaki kelahiran Gresik, 18 Maret 1970 itu mulai dikenal publik pada usia 18–19 tahun, usia yang sama ketika Pratama Arhan mulai naik daun.

Kemampuannya membuat Persebaya kerap mendapatkan peluang dari lemparan ke dalam, bahkan setara dengan tendangan sudut.

Salah satu momen paling berkesan terjadi di final Piala Utama 1990.

“Saya lempar jauh dan pemain belakang lawan salah antisipasi. Bola jatuh di belakang pertahanan dan Yusuf Ekodono langsung gol. Itu paling berkesan,” katanya.

Awalnya Meremehkan Lemparan Arhan, 5 Negara Ini Berujung Kebobolan dari Skema Unik Milik Anak Asuh Shin Tae-yong
Awalnya Meremehkan Lemparan Arhan, 5 Negara Ini Berujung Kebobolan dari Skema Unik Milik Anak Asuh Shin Tae-yong
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

Mendapat Panggilan Timnas Indonesia

Penampilan impresif Hartono pada akhirnya mengantarkannya masuk ke skuad timnas Indonesia. Dua turnamen besar pernah diikutinya bersama Garuda, yakni Pra-Olimpiade 1991 serta Piala Tiger 1998.

Pada kedua ajang tersebut, ia menjadi bagian penting lini pertahanan tim Merah Putih. Di level klub, Hartono juga mencatatkan sejarah bersama Persebaya Surabaya.

Ia termasuk pemain yang membantu Bajul Ijo meraih gelar Liga Indonesia III—atau yang dikenal sebagai Liga Kansas 1996–1997—di era kepelatihan almarhum Rusdy Bahalwan, sosok yang pula memberi kepercayaan kepadanya untuk tampil di tim nasional.

Selama lebih dari satu dekade, Hartono menunjukkan loyalitas penuh kepada Persebaya.

Ia mengabdikan seluruh perjalanan karier profesionalnya di klub tersebut sejak 1990 hingga akhirnya memutuskan pensiun pada 2001 akibat cedera lutut yang tak kunjung pulih.

Hartono dikenal sebagai salah satu simbol loyalitas Persebaya. Ia tak pernah pindah klub selama berkarier.

“Kalau dihitung dengan junior, saya delapan tahun. Senior 11 tahun. Saya tidak pernah pindah,” ujarnya.

Rasa bangga memakai kostum Bajul Ijo membuatnya enggan hengkang.

“Memakai kaos Persebaya itu kebanggaan luar biasa. Saya anak desa, jadi rasanya sangat istimewa,” ungkapnya.

Meski sempat mendapat tawaran dari klub lain, cedera lutut dan kesibukan di luar sepak bola membuatnya pensiun pada 2001.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketika melihat Pratama Arhan kembali mempopulerkan lemparan jauh, Hartono mengaku tersentuh.

“Waktu nonton itu memori saya kembali. Oh iya, saya dulu juga lempar jauh,” ucapnya sambil tersenyum.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Layanan Kesehatan Asia Tenggara Masuk Fase Integrasi Sistem Digital

Fasilitas kesehatan di berbagai negara diwajibkan menerapkan sistem rekam medis elektronik
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT