News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Timnya Pernah Ditundukkan Timnas Indonesia U-22, Pelatih Thailand Sebut Skuad Asuhan Indra Sjafri sebagai Pesaing Berat

Pelatih tim nasional Thailand yang akan berlaga di SEA Games 2025 menjadikan Timnas Indonesia U-22 sebagai salah satu pesaing beratnya.
Sabtu, 29 November 2025 - 10:46 WIB
Timnas Indonesia U-22
Sumber :
  • Kitagaruda.id

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U-22, yang dilatih oleh Indra Sjafri, telah menyelesaikan tahap persiapan penting menjelang perhelatan SEA Games 2025 di Thailand.

Perkembangan tim berjuluk Garuda Muda ini cukup signifikan. Meskipun sempat menelan kekalahan telak 0-3 dari Mali U-22 pada 15 November 2025, mentalitas pemain seperti Rizky Ridho dan rekan-rekannya terbukti kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hanya tiga hari kemudian (18/11/2025), mereka bangkit luar biasa dengan menahan imbang lawan kuat yang sama, Mali U-22, dengan skor 2-2.

{{imageId:380880}}

Kendati demikian, status sebagai Juara Bertahan SEA Games 2023 menjadikan Indonesia sasaran utama bagi semua pesaingnya.

Thailand, khususnya, memiliki 'dendam' yang kuat setelah mengalami kekalahan memalukan 5-2 di final SEA Games 2023.

Kekuatan Indonesia bahkan secara terbuka dikhawatirkan oleh kubu Thailand; pelatih Gajah Perang, Wang Thawatchai, telah menyampaikan kekhawatiran besar terhadap Indonesia.

Mengingat SEA Games 2025 akan diselenggarakan di kandang Thailand, pertemuan kedua tim diprediksi akan menjadi pertandingan yang sangat panas dan penuh tekanan.

Kolase foto Indra Sjafri dan pemain timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2023.
Kolase foto Indra Sjafri dan pemain timnas Indonesia U-22 di ajang SEA Games 2023.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / instagram @indrasjafri_coach / @anandaraehan88

 

Kepada media Thailand, TH Sport, Wang Thawatchai mengatakan bahwa tim nasional Indonesia adalah salah satu lawan yang tangguh.

"Di SEA Games 2025, kami (Thailand) sadar bahwa Vietnam dan Indonesia adalah dua pesaing terberat. Seperti Malaysia, Thailand juga tidak puas dengan hasil sebelumnya," kata Wang Thawatchai kepada TH Sports, dilansir TheThao247 pada Kamis (13/11/2025).

"Seluruh tim bekerja keras untuk berlatih dan mempersiapkan diri dengan matang untuk SEA Games dan kami tidak akan pernah meremehkan lawan mana pun," ujarnya.

Selebrasi Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023
Selebrasi Timnas Indonesia U-22 di SEA Games 2023
Sumber :
  • Tim tvOne

 

Tak cuma di SEA Games 2023, Thailand juga diketahui harus menelan pil pahit setelah langkahnya digagalkan oleh Timnas Indonesia U-23 di babak semifinal Piala AFF U-23 2025 yang digelar pada bulan Juli lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang SEA Games 2025 yang digelar di Thailand pun menjadi kesempatan emas bagi Thailand untuk balas dendam.

Wang Thawatchai pun menegaskan bahwa ia dan timnya telah belajar banyak dari kegagalan-kegagalan sebelumnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT