News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap, Ini Alasan PSSI Baru Luncurkan Road Map Sepakbola Indonesia Pada 2026

Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, menyampaikan bahwa peta jalan lengkap perkembangan sepak bola Indonesia baru akan diperkenalkan pada 2026 mendatang
Jumat, 21 November 2025 - 08:20 WIB
Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers (paling kiri) mengatakan road map sepakbola Indonesia baru akan diluncurkan pada 2026 mendatang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Direktur Teknik PSSI, Alexander Zwiers, menyampaikan bahwa peta jalan lengkap perkembangan sepak bola Indonesia baru akan diperkenalkan pada 2026 mendatang..

Dalam konferensi pers di GBK Arena, Jakarta, Kamis, pria yang akrab disapa Alex itu menjelaskan bahwa ia masih menjalani proses memahami ekosistem sepak bola nasional secara menyeluruh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

PSSI Akui Sedang PDKT dengan 5 Nama Calon Pelatih Timnas Indonesia
PSSI Akui Sedang PDKT dengan 5 Nama Calon Pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

 

Alex menegaskan bahwa ia belum sepenuhnya selesai mempelajari kondisi sepak bola Indonesia, sehingga rencana jangka panjang pun belum bisa difinalisasi.

Menurutnya, dokumen roadmap yang ada sekarang juga masih harus dievaluasi ulang sebelum ditetapkan sebagai pedoman resmi.

Ia menjelaskan bahwa hasil pengamatannya selama ini akan menjadi dasar penyempurnaan rencana tersebut.

Karena itu, roadmap versi final ditargetkan siap dirilis pada 2026, setelah semua aspek dianalisis secara detail.

Alex memastikan bahwa ketika roadmap itu akhirnya diperkenalkan, dokumen tersebut akan benar-benar matang, akurat, dan tersusun secara komprehensif.

Alexander Zwiers
Alexander Zwiers
Sumber :
  • Tangkapan Layar YouTube Timnas Indonesia

 

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang teliti agar peta jalan yang dihasilkan selaras dengan realitas sepak bola Indonesia saat ini.

Menurutnya, desain roadmap harus mencakup langkah-langkah terukur, perencanaan jangka panjang yang solid, serta strategi khusus yang benar-benar relevan bagi perkembangan sepak bola nasional.

Ia menambahkan bahwa setiap detail harus dipertimbangkan secara hati-hati agar programnya aman dan tepat sasaran.

Di sisi lain, publik belakangan ramai membicarakan munculnya dokumen bertajuk “Garuda Membara”, yang beredar dalam bentuk tiga slide.

Isi dokumen itu menggambarkan strategi besar Indonesia menuju tahun 2034, lengkap dengan fondasi dan identitas tim nasional.

Dalam dokumen tersebut, fondasi utama pembangunan tim adalah semangat “Menyatukan dan Menginspirasi Bangsa,” yang dituangkan melalui tiga nilai: kesatuan, keberanian, dan kesempurnaan.

Visi besar yang disebutkan adalah membawa Indonesia ke delapan besar Asia, menjadi langganan Piala Dunia, dan menembus ranking FIFA 60–70.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @erickthohir

 

Road map yang beredar itu juga memuat target khusus mulai 2026, seperti menembus delapan besar Piala Asia serta naik ke peringkat 110 FIFA.

Selain itu, ada rencana jangka menengah untuk membangun skuad U-23 menghadapi Kualifikasi Piala Asia 2027.

Program lainnya mencakup integrasi pemain muda dari U-20 dan U-23 menuju timnas senior, memastikan U-17 dan U-20 lolos ke Piala Asia, serta memperkenalkan tim U-15 dan U-16 sebagai bagian dari jalur pembinaan usia dini.

Tak hanya itu, disebutkan pula rencana mendirikan Pusat Talenta Regional U-14 dan U-15 di empat wilayah untuk memperluas jangkauan scouting nasional.

Namun, terkait kemunculan road map “Garuda Membara” tersebut, PSSI berkali-kali membantah bahwa dokumen itu berasal dari internal federasi.

Beberapa pejabat pun mengaku tidak mengetahui asal-usul dokumen itu.

Sumardji, ketika ditanya wartawan saat latihan timnas U-22 di Stadion Madya, menegaskan bahwa PSSI belum bisa memberi komentar karena sumber dokumen tersebut tidak jelas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia kembali mempertanyakan apakah dokumen itu benar-benar berasal dari PSSI atau bukan.

(aes)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
background

Pekan ke-20

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT