News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Padahal Timnas Indonesia Gagal ke Piala Dunia 2026, Luke Keet Justru Makin Ingin Gabung Skuad Garuda: Saya Terinspirasi dengan…

Pemain naturalisasi baru, Luke Keet ungkap alasannya ingin bergabung dengan Timnas Indonesia. Tak disangka karena hal ini!
Jumat, 14 November 2025 - 10:40 WIB
Pemain Timnas Indonesia U-22, Luke Keet
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

tvOnenews.com - Nama Luke Keet atau Luke Xavier Keet kembali mencuat ke permukaan setelah terlihat mengikuti pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia U-23 di Jakarta.

Sosok winger muda yang kini merumput di Liga Yunani itu langsung menyita perhatian setelah muncul di sesi latihan, meski namanya sebenarnya tidak tercantum dalam daftar resmi pemain yang dipanggil pelatih Indra Sjafri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kehadiran Luke di TC kali ini tak datang secara kebetulan. Pemain diaspora kelahiran Jakarta itu memang tengah menjalani masa uji coba untuk membuktikan diri layak mengenakan lambang Garuda.

Baginya, momen ini bukan sekadar seleksi, melainkan perjalanan pulang ke tanah kelahiran yang sudah lebih dari satu dekade ia tinggalkan.

Pemain berdarah Australia yang bisa dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia, Luke Keet
Pemain berdarah Australia yang bisa dipanggil Patrick Kluivert ke Timnas Indonesia, Luke Keet
Sumber :
  • Instagram/Luke Keet

 

“Aku sangat bangga. Aku lahir di Jakarta dan sudah lama tidak pulang. Jadi rasanya luar biasa bisa memakai lambang ini,” ujar Luke setelah sesi latihan di Stadion Madya Gelora Bung Karno, Selasa, 11 November 2025.

Lantas, siapa sih Luke Keet?

Luke lahir di Jakarta dan menghabiskan masa kecil serta pendidikannya di Indonesia hingga usia sembilan tahun.

Ia memiliki garis keturunan Indonesia dari sang ibu, sementara ayahnya berasal dari Australia.

Setelah orang tuanya berpisah pada 2012, ia kemudian pindah ke Eropa dan memulai perjalanan sepak bolanya di sana.

Karier Luke berkelana cukup jauh. Ia sempat membela Cornelia U-19 dan UE Viladecans di Spanyol, lalu mencoba peruntungan di Inggris bersama Walthamstow FC.

Tak berhenti di sana, Luke pindah ke Bulgaria untuk membela Spartak Pleven sebelum akhirnya bergabung dengan GS Ilioupolis, klub divisi kedua Liga Yunani.

Musim ini, ia baru tampil sekali, 45 menit dalam laga Piala Sepak Bola Yunani melawan AEK Athens, namun keinginan dan determinasi untuk berkembang terlihat jelas dari pilihannya kembali ke Indonesia demi mengikuti seleksi.

Meski bukan bagian dari 30 pemain resmi pilihan Indra Sjafri, Luke tetap diberi kesempatan untuk memperlihatkan kualitasnya.

Ia berlatih bersama skuad utama, menjalani mini games, hingga mengikuti sesi adaptasi intens di cuaca Indonesia yang lebih panas dari Yunani.

“Sedikit sulit karena di sini sangat lembap dan panas. Tapi saya butuh waktu, para staf membantu saya untuk beradaptasi,” ucapnya.

Pemuda 22 tahun ini juga menegaskan bahwa pilihannya memperkuat Indonesia bukan keputusan impulsif.

Ia bahkan mengaku semakin terinspirasi setelah menonton langsung perjuangan Timnas senior di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

"Apapun itu, saya ingin membantu tim. Saya percaya dengan staf kepelatihan dan para pemain di sini. Mereka punya potensi yang besar. Warga Indonesia berhak untuk melihat kemenangan [Timnas Indonesia]. Jika saya bisa bantu, saya ingin bantu. Indonesia nomor satu, tidak ada yang lain,” tegas Luke.

Setelah puluhan tahun tak kembali ke Indonesia, kemampuan bahasa Indonesia Luke bisa dibilang mandek.

Namun, ia tak sungkan meminta bantuan beberapa pemain untuk mempercepat proses adaptasi.

“Brandon [Scheunemann] banyak membantu saya. Kemudian ada beberapa pemain naturalisasi yang membantu saya tentang beberapa hal ketika makan malam,” katanya.

Meski Badan Tim Nasional PSSI menegaskan bahwa Luke tidak masuk daftar resmi panggilan, keberadaannya tetap legal sebagai pemain trial. Indra Sjafri

memang memberi kesempatan kepada tiga pemain diaspora non-list: Luke, Reycredo Beremanda, dan Muhammad Mishbah.

Kehadiran Luke di TC ini sekaligus memperkuat spekulasi seputar masa depannya bersama Timnas Indonesia, apalagi dalam data Transfermarkt ia sudah tercatat bertatus Warga Negara Indonesia (WNI).

Namun Luke memilih untuk fokus pada proses, bukan pada spekulasi yang beredar.

“Jujur saja, aku sangat menghargai kesempatan ini. Bisa berada di lingkungan ini saja sudah merupakan kehormatan. Aku akan melakukan yang terbaik, dan biarkan Tuhan yang menentukan sisanya,” ujarnya.

Berposisi asli sebagai winger kiri, Luke dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan mengolah bola yang cukup menonjol.

Ia juga mampu dimainkan sebagai gelandang maupun wing-back kiri, membuatnya memiliki fleksibilitas yang menarik untuk dipertimbangkan pelatih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah ia akan menjadi bagian dari skuad ke SEA Games 2025, atau bahkan memperkuat Indonesia di masa depan?

Semua itu kini berada di tangan pelatih, namun satu hal pasti, Luke ingin menunjukkan bahwa perjalanan panjangnya kembali ke tanah kelahiran bukan tanpa alasan. (tsy)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT