News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Kandidat Pelatih Timnas Indonesia U-17 Pengganti Nova Arianto, Nomor 1 Pernah Berkiprah di Italia

Sebanyak empat pelatih ini layak menggantikan Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17 usai Piala Dunia U-17 2025
Kamis, 13 November 2025 - 18:26 WIB
Pelatih Timnas Indonesia U-17, Nova Arianto
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Bayu Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak empat pelatih ini layak menggantikan Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17 usai Piala Dunia U-17 2025. Nova Arianto saat ini akan naik ke Timnas Indonesia U-20 menggantikan Frank van Kempen.

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memberikan sinyal kuat bahwa posisi Nova Arianto sebagai pelatih Timnas Indonesia U-17 kemungkinan besar akan mengalami perubahan usai gelaran Piala Dunia U-17 2025. Meski begitu, Nova tidak akan ditinggalkan begitu saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Erick memastikan bahwa eks bek Timnas Indonesia itu akan mendapat peran baru di struktur kepelatihan Tim Merah Putih. Nova Arianto memang menjadi sosok penting di balik penampilan impresif Timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Dunia U-17 2025. 

Meski langkah Garuda Muda harus terhenti di fase grup, perjuangan anak asuhnya tetap mendapat apresiasi tinggi dari berbagai pihak. Performa tim yang meningkat pesat dibandingkan edisi sebelumnya dianggap sebagai hasil nyata dari kerja keras Nova dan jajaran stafnya.

Dalam persaingan ketat Grup H, Timnas Indonesia U-17 berhasil finis di peringkat ketiga dengan koleksi tiga poin. Hasil tersebut sempat menimbulkan asa besar bagi publik Tanah Air karena membuka peluang untuk lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik. 

Namun, mimpi itu belum bisa terwujud setelah Indonesia menempati urutan ke-10 dari klasemen peringkat ketiga. Sementara hanya delapan tim terbaik yang berhak melaju ke fase gugur.

Sepanjang turnamen, Garuda Muda harus mengakui keunggulan Zambia dan Brasil yang tampil dominan. Namun, kebangkitan luar biasa ditunjukkan saat mereka sukses menumbangkan Honduras dengan skor 2-1. 

Kemenangan itu menjadi momen bersejarah karena merupakan kemenangan pertama Indonesia di sepanjang keikutsertaan di Piala Dunia U-17.
Pada edisi sebelumnya, Indonesia hanya mampu meraih dua hasil imbang dan sekali kalah. 

Oleh karena itu, hasil melawan Honduras menjadi capaian monumental dan bukti bahwa Timnas U-17 terus mengalami progres yang signifikan. Ketika menyambut para pemain dan ofisial Timnas U-17 di bandara sepulang dari ajang dunia tersebut, Erick Thohir menyampaikan rasa bangganya. 

"Kami dari pemerintah, PSSI, tentu bangga. Ada sejarah yang tercipta. Menang pertama di Piala Dunia. Kita tidak bisa melihat itu U-17, U-20, atau senior, tapi itu sejarah. Jadi terima kasih," ujar Erick Thohir dikutip dari akun Instagram pribadinya, Kamis (13/11/2025).

Lebih lanjut, Erick mengungkapkan bahwa pihaknya sedang menunggu laporan dan evaluasi dari Badan Tim Nasional (BTN) serta Technical Director sebelum memutuskan langkah ke depan untuk Nova Arianto. Ia menyebutkan bahwa sudah ada pembicaraan mengenai rencana memindahkan Nova untuk menangani tim kelompok umur yang lebih tinggi.

"Saya nanti akan menunggu usulan dari BTN, bersama Technical Director mengusulkan kepada saya lalu nanti Sekjen kita bicara dengan Exco, yang seperti kita sudah bicarakan dengan Coach Nova, kita beri kesempatan ke U-20," kata Erick Thohir.

Menurut Erick, rencana rotasi ini bukan bentuk pencopotan semata, melainkan bagian dari strategi PSSI dalam membangun kesinambungan pembinaan pemain muda. Dengan menempatkan Nova di Timnas U-20, diharapkan transisi pemain dari U-17 ke level yang lebih tinggi bisa berjalan lebih mulus.

Erick juga menambahkan bahwa Timnas Indonesia U-20 akan mulai dikumpulkan pada Desember 2025. Pemain-pemain U-17 akan mendapat prioritas untuk bergabung dengan skuad muda tersebut.

"Karena itu, Desember ini kita sudah mulai mengumpulkan pemain Timnas Indonesia U-20," ucapnya.

Lantas, siapa saja kandidat yang bisa menjadi pengganti Nova Arianto di Timnas Indonesia U-17? berikut prediksinya.

1. Kurniawan Dwi Yulianto

Gagal Jadi Tangan Kanan Patrick Kluivert, Kurniawan Dwi Yulianto Kini Hanya Fokus pada Klub Liga 2
Gagal Jadi Tangan Kanan Patrick Kluivert, Kurniawan Dwi Yulianto Kini Hanya Fokus pada Klub Liga 2
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Kurniawan Dwi Yulianto saat ini sedang menganggur usai berpisah dengan PSPS Pekanbaru. Sebelumnya, ia sempat menjabat sebagai Direktur Teknis klub.

Mantan pemain andalan Timnas Indonesia ini juga memiliki pengalaman segudang. Ia pernah menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23, U-20, hingga Como U-19.

Dengan pengalamannya melatih tim muda, ini menjadi modal yang sangat penting. Kurniawan Dwi Yulianto bisa melihat bakat-bakat yang dipersiapkan untuk sepak bola Indonesia masa depan.

2. Zulkifli Syukur

Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Zulkifli Syukur
Asisten Pelatih Timnas Indonesia U-23, Zulkifli Syukur
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

 

Zulkifli Syukur sebelumnya sempat mengikuti seleksi menjadi asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia. Namun, pada saat itu pelatih asal Belanda tersebut tidak memilihnya.

Saat ini, ia dipercaya untuk menjadi asisten pelatih Timnas Indonesia U-23. Juru taktik berusia 41 tahun ini bisa menjadi opsi untuk menggantikan Nova Arianto.

3. Bima Sakti

Asisten pelatih Timnas Indonesia U20, Bima Sakti saat besut Garuda U17
Asisten pelatih Timnas Indonesia U20, Bima Sakti saat besut Garuda U17
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

 

Nama Bima Sakti tentu tidak asing dalam pembinaan sepak bola usia muda Indonesia. Ia pernah memimpin Timnas Indonesia U-16 meraih gelar juara Piala AFF U-16 2022, serta membawa tim tersebut tampil di Piala Dunia U-17 2023.

Meski sempat mendapat kritik karena hasil di turnamen terakhir, Bima dikenal punya kedisiplinan tinggi, pendekatan taktik yang realistis, dan hubungan emosional kuat dengan pemain muda.

4. Fakhri Husaini

Fakhri Husaini
Fakhri Husaini
Sumber :
  • PSSI

 

Pelatih asal Aceh ini juga bisa menjadi kandidat kuat. Fakhri Husaini dikenal sebagai sosok yang sangat berpengalaman dalam membina pemain muda Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia pernah membawa Timnas Indonesia U-16 menjuarai Piala AFF U-16 2018. Dengan pendekatan taktis yang solid dan kemampuan membentuk mental pemain muda, Fachri bisa menjadi pilihan ideal untuk melanjutkan progres yang telah dibangun oleh Nova Arianto.

(fan)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT