News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bak Pungguk Merindukan Bulan, Radja Nainggolan Kini Justru 'Ngebet' Bela Timnas Indonesia: Bukan karena Belgia, tapi Rasa Hormat yang Saya Dapatkan....

Radja Nainggolan mengaku bahwa pilihannya kini akan berbeda seandainya ia memiliki kesempatan kedua. Ingin bela Timnas Indonesia karena ternyata di Belgia
Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:17 WIB
Miris! Radja Nainggolan Kini Justru 'Ngebet' Bela Timnas Indonesia: Bukan karena Belgia, tapi Rasa Hormat yang Saya Dapatkan....
Sumber :
  • Instagram Radja Nainggolan

tvOnenews.com - Radja Nainggolan kembali mencuri perhatian publik sepak bola setelah mengungkapkan keinginannya yang menyentuh hati: ia berharap bisa membela Timnas Indonesia jika waktu dapat diputar ulang. 

Dalam usia 37 tahun dan masih aktif bermain bersama klub Belgia KSC Lokeren, pemain berdarah Batak ini dengan jujur mengaku bahwa rasa hormat dan penghargaan yang ia rasakan di Indonesia jauh lebih besar dibanding di Belgia, negara tempat ia tumbuh dan meniti karier profesionalnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam wawancara bersama media Belgia Het Belang van Limburg dan kanal YouTube Junior Vertongen, Radja mengaku bahwa pilihannya kini akan berbeda seandainya ia memiliki kesempatan kedua.

“Sekarang saya mengatakan setiap hari, saya lebih suka bermain untuk Indonesia,” ujarnya. Ia menegaskan bahwa keputusan itu bukan karena kebencian terhadap Belgia, melainkan karena penghargaan luar biasa yang ia dapatkan selama berada di Indonesia. 

“Bukan karena saya tidak suka Belgia, karena saya telah melalui semua jenjang youth di Belgia, tetapi karena rasa hormat yang saya dapatkan dari orang-orang di sana,” tambahnya.

Radja, yang memiliki darah Batak dari ayahnya, Marianus Nainggolan, menilai bahwa atmosfer sepak bola Indonesia benar-benar unik. 

Radja Nainggolan dan Junior Vertongen
Radja Nainggolan dan Junior Vertongen
Sumber :
  • Tangkapan layar youtube Junior Vertongen

 

Ia kagum dengan bagaimana masyarakat Indonesia begitu menghargai dan memuliakan para pemain keturunan yang memilih membela Garuda. 

“Lihatlah Sandy Walsh atau Ragnar Oratmangoen,” ujar Radja. “Mereka adalah pemain biasa, tetapi mereka sangat dihormati di sana. Untuk rasa hormat yang Anda dapatkan di sana, untuk itu Anda rela berkorban.” 

Baginya, penghargaan publik semacam itu adalah sesuatu yang sangat langka ditemukan di Eropa, bahkan di level sepak bola internasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Radja juga mengungkap bahwa keinginannya membela Timnas Indonesia bukan sekadar ucapan spontan. Ia benar-benar merasa terhubung dengan Tanah Air, terutama setelah sempat bermain di Liga 1 bersama Bhayangkara FC pada musim 2023/2024. 

Meski hanya enam bulan memperkuat The Guardians, ia mengaku mendapatkan pengalaman berharga dan perlakuan yang sangat baik. 

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT