News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selangkah Lagi ke Piala Dunia 1958, Timnas Indonesia Malah Gagal Lolos Gara-gara Kelakuan Zionis Israel, Kok Bisa? Begini Ceritanya

Bukan kali ini saja Timnas Indonesia hampir ke Piala Dunia, 67 tahun lalu skuad Garuda juga pernah alami serupa. Namun saat itu, mereka digagalkan oleh Israel.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 14:40 WIB
Timnas Indonesia di Olimpiade 1956
Sumber :
  • YouTube Lensa Olahraga

tvOnenews.com - Timnas Indonesia sebetulnya selangkah lagi bisa lolos ke putaran final Piala Dunia. Momen itu terjadi pada edisi 1958.

Alasannya, karena keterlibatan Israel yang ketika itu baru saja menganeksasi wilayah Palestina sehingga membuat pemerintah Indonesia mengambil sikap.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, bagaimana kisah detailnya? Simak penjelasan dalam artikel ini.

Bukan kali ini saja Timnas Indonesia punya peluang besar ke Piala Dunia, namun 67 tahun lalu, tim Merah Putih juga dekat ke pesta akbar sepak bola empat tahunan itu.

Kiprah Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 1958 cukup luar biasa. Bagaimana tidak, Garuda hampir tak tersentuh di babak pertama.

Kenangan kenangan Maulwi Saelan, penjaga fisik Presiden Soekarno melewati hari hari paling kritis dalam sejarah Republik Indonesia.
Kenangan kenangan Maulwi Saelan, penjaga fisik Presiden Soekarno melewati hari hari paling kritis dalam sejarah Republik Indonesia.
Sumber :
  • Bajo Winarno

 

Namun, polemik terjadi ketika Timnas Indonesia lolos ke babak kedua. FIFA menempatkan tim Merah-putih di grup yang sama dengan Israel.

Ketika itu, Indonesia sangat keras menentang pendudukan Israel atas Palestina yang terjadi 10 tahun sebelumnya hingga isu politik tersebut masuk ke ranah sepak bola.

Presiden RI Soekarno dalam peringatan Sumpah Pemuda di Istora Senayan pada 1956 tegas menyatakan bahwa Timnas Indonesia tidak akan bertanding lawan Israel.

Padahal, saat itu peluang Timnas Indonesia ke Piala Dunia 1958 Swedia cukup besar. Apabila Garuda menang atas Israel, maka mereka hanya akan menghadapi Wales.

Jika menang atas Wales, semestinya Timnas Indonesia bisa lolos ke Piala Dunia 1958. Namun, ketegasan Presiden Soekarno yang menjalankan amanat konstitusi menghentikan langkah ini.

Presiden ke-1 RI, Soekarno (tengah)
Presiden ke-1 RI, Soekarno (tengah)
Sumber :
  • Blog Roso Daras

 

“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada rakyat Palestina, maka selama itu pula bangsa Indonesia melawan penjajahan Israel,“ kata Soekarno di forum PBB.

Sampai akhirnya Israel mengambil jatah Timnas Indonesia dan bertemu Wales. Namun, negara Zionis itu kalah dan akhirnya Wales yang lolos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mundurnya Timnas Indonesia dari Kualifikasi Piala Dunia 1958 gara-gara keterlibatan Israel menjadi kasus pertama dari serangkaian peristiwa yang muncul berikutnya.

Di tahun 1962, Presiden RI Soekarno tidak menyertakan Israel dalam gelaran Asian Games. Saat itu, negara Zionis tersebut masih terdaftar di konfederasi Asia.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT