News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

‎Legenda: Demi Obati Kekecewaan, Timnas Indonesia Minimal harus Juara Piala AFF Lebih Dahulu

Mantan pemain timnas Indonesia, Atep Rizal, memberikan pandangan realistis mengenai langkah besar yang harus ditempuh Garuda sebelum bermimpi melangkah lebih jauh di pentas Asia dan dunia.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 09:12 WIB
Skuad Timnas Indonesia
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com – Mantan pemain timnas Indonesia, Atep Rizal, memberikan pandangan realistis mengenai langkah besar yang harus ditempuh Garuda sebelum bermimpi melangkah lebih jauh di pentas Asia dan dunia. Ia berharap Timnas Indonesia dapat lebih dulu menjuarai Piala AFF atau Kejuaraan ASEAN sebelum berbicara tentang Piala Asia dan Piala Dunia.

‎Menurut Atep, gelar di kawasan Asia Tenggara menjadi target yang ideal sekaligus simbol kebangkitan sepak bola nasional. Ia menilai, keberhasilan di Piala AFF akan menjadi momentum untuk membangun mental juara di level internasional yang lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Terdekat, Timnas Indonesia akan kembali berlaga di ajang Kejuaraan ASEAN 2026 yang dijadwalkan berlangsung mulai akhir Juli hingga akhir Agustus. Turnamen ini akan menjadi panggung pembuktian bagi skuad Merah Putih yang sudah enam kali menjadi finalis namun belum pernah meraih gelar juara.

Timnas Indonesia Vs Irak
Timnas Indonesia Vs Irak
Sumber :
  • AFC

 

‎"Karena sejak dahulu Indonesia belum pernah juara (Kejuaraan ASEAN), dan itu untuk mengobati kekecewaan. Setelah juara Piala AFF baru Piala Asia, seperti itu," kata Atep kepada wartawan setelah mengikuti coaching clinic "Media Cup 2025" di Pendekar Goozone Mini Soccer Cibis Park, Jakarta Selatan, Rabu.

‎Legenda Persib Bandung itu optimistis dengan kualitas pemain-pemain Indonesia saat ini. Ia menilai skuad yang ada punya kemampuan dan mentalitas untuk mewujudkan mimpi menjadi juara di level Asia Tenggara.

‎Atep menyebut, performa Timnas dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026 menjadi bukti nyata perkembangan sepak bola Indonesia. Garuda sukses menembus babak keempat, sesuatu yang belum pernah dicapai sebelumnya dalam sejarah modern sepak bola Tanah Air.

‎"Secara kualitas tim kita sudah teruji. Bagaimana kita mampu lolos di ronde keempat kualifikasi Piala Dunia 2026. Tapi, yang paling penting sekarang adalah kita minimal targetkan dahulu Piala AFF," ucap Atep.

‎Mantan kapten Persib itu juga menyinggung dua pemain klub lamanya, Marc Klok dan Beckham Putra. Keduanya mendapat sorotan tajam usai Indonesia kalah 2-3 dari Arab Saudi pada laga pertama babak keempat kualifikasi.

Pemain Persib Bandung, Marc Klok
Pemain Persib Bandung, Marc Klok
Sumber :
  • tvOnenews.com - Dwi R Belva

 

‎Atep menilai kritik dari suporter adalah hal yang wajar selama masih berada di koridor yang membangun. Namun, ia menegaskan bahwa perundungan terhadap pemain justru bisa berdampak buruk terhadap mental mereka.

‎"Menurut saya jangan sampai mem-bully pemain karena setiap pemain tentunya ingin menampilkan yang terbaik. Dan, pemain juga tidak ujug-ujug ingin bermain. Pastinya ada perintah dari pelatih. Pelatih yang melihat," kata Atep.

‎Ia menjelaskan, performa yang tidak sesuai harapan bisa menjadi bagian dari risiko dalam sepak bola profesional. Menurutnya, setiap pemain pasti ingin tampil maksimal di lapangan dan terkadang situasi pertandingan tidak selalu berjalan sesuai rencana.

‎"Kalau pun tidak sesuai harapan, mungkin itu bagian dari sebuah risiko. Tapi, kalau mem-bully, saya tidak setuju. Tapi, kalau mengkritik untuk membangun, sah-sah saja. Jadi, lebih ke membangkitkan semangatnya lagi untuk kembali lagi mentalnya. Kalau mem-bully itu jadi membuat pemain down," tutup dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎Dengan pandangan itu, Atep berharap dukungan publik tetap positif bagi Timnas Indonesia yang tengah berjuang membangun pondasi kuat menuju masa depan gemilang. Ia menegaskan, gelar Piala AFF akan menjadi awal yang tepat sebelum Garuda menatap prestasi lebih tinggi di Piala Asia dan kualifikasi Piala Dunia.

‎(igp/rda) 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT