News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Mulai Curiga, Timnas Indonesia U-17 Disebut Ketakutan Gara-gara Hal Ini: Ke Piala Dunia U-17 2025 Kok Cuma...

Media Vietnam kini mulai curiga Timnas Indonesia ketakutan jelang Piala Dunia U-17 2025 cuma gara-gara hal ini.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 08:18 WIB
nova arianto pelatih Timnas Indonesia U17
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Menjelang bergulirnya Piala Dunia U-17 2025 di Qatar, langkah Timnas Indonesia U-17 kembali jadi sorotan media asing, terutama dari Vietnam.

Turnamen bergengsi ini akan berlangsung pada 3–27 November 2025, di mana Indonesia tergabung di Grup H.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelum berangkat ke Qatar, pasukan muda Merah Putih lebih dulu menjalani laga uji coba terakhir melawan Uni Emirat Arab pada Kamis (30/10/2025) di Dubai.

Timnas Indonesia U-17
Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Facebook/Federasi Sepak Bola Pantai Gading

 

Pertandingan ini digelar secara tertutup sebelum tim langsung terbang menuju Qatar.

Namun, di tengah fokus persiapan itu, media Vietnam justru melontarkan sindiran tajam. 

Mereka menganggap Indonesia “takut” mengambil risiko seperti Malaysia, yang sebelumnya tersandung kasus naturalisasi palsu.

"Khawatir kena hukuman seperti Malaysia, Indonesia cuma panggil empat pemain naturalisasi untuk berlaga di Piala Dunia U-17," tulis Media TheThao247.vn.

"Pelatih Nova Arianto telah menetapkan daftar 21 pemain yang akan berpartisipasi dalam turnamen terbesar di dunia."

Media itu menyoroti keputusan pelatih Nova Arianto yang hanya membawa empat pemain naturalisasi dalam skuad Garuda Asia.

"Tercatat, dari sekian pemain yang dipanggil, pelatih kepala Indonesia hanya memanggil empat pemain naturalisasi," tulis media itu lagi.

"Di antaranya, kiper Mike Rajasa, bek Lucas Lee dan Mathew Baker dan Eizar Tanjung, keputusan ini terbilang mengejutkan."

Eizar Jacob Tanjung, Gelandang Timnas Indonesia U-17
Eizar Jacob Tanjung, Gelandang Timnas Indonesia U-17
Sumber :
  • Instagram @eizartanjung

 

Menurut laporan tersebut, Vietnam tampak terkejut dengan sedikitnya jumlah pemain diaspora yang dibawa Indonesia ke turnamen dunia ini.

Mereka bahkan menyebut keputusan itu berbeda jauh dari tren Indonesia selama ini yang dikenal aktif menaturalisasi pemain keturunan.

"Sebab dalam beberapa tahun terakhir sepak bola Indonesia terbilang cukup gencar mencari pemain-pemain naturalisasi."

"Dan meyakinkan mereka untuk bermain di tim nasional," pungkas TheThao247.vn.

Sindiran Vietnam itu tak lepas dari kasus yang menimpa Malaysia, di mana beberapa pemain naturalisasi mereka diketahui memakai dokumen keturunan yang diragukan keasliannya.

Bahkan FIFA sampai harus menelusuri dokumen asli berupa akta kelahiran kakek dan nenek para pemain tersebut.

Berbeda dengan Malaysia, hingga kini Indonesia tidak memiliki kasus serupa.

Semua pemain keturunan yang dipanggil telah melalui proses verifikasi resmi dan legal. Namun, keputusan Nova Arianto tetap menjadi bahan gosip di media Vietnam, yang menduga Indonesia kini lebih berhati-hati.

Pelatih Nova Arianto sendiri tentu memiliki pertimbangan matang dalam menentukan skuadnya.

Nova Arianto Coret 1 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia U-17 2025, Garuda Asia Gagal Diperkuat Striker Eropa
Nova Arianto Coret 1 Pemain Diaspora Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala Dunia U-17 2025, Garuda Asia Gagal Diperkuat Striker Eropa
Sumber :
  • Kita Garuda

 

Dari total 21 pemain, empat di antaranya memang berstatus pemain keturunan, yakni Mike Rajasa, Lucas Lee, Mathew Baker, dan Eizar Tanjung.

Keputusan ini dianggap realistis, mengingat Nova lebih memilih mengandalkan kombinasi pemain lokal yang sudah lama berlatih bersama tim. 

Selain itu, fokus utama pelatih muda tersebut adalah membangun kekompakan dan karakter bermain tim, bukan sekadar menambah jumlah pemain diaspora.

Meski diejek “takut” oleh media Vietnam, langkah Nova Arianto justru menunjukkan sikap tegas dan terukur.

Ia tampaknya ingin membuktikan bahwa kekuatan Timnas Indonesia U-17 tak hanya bergantung pada pemain naturalisasi, melainkan pada kualitas permainan dan kerja keras seluruh skuad.

Kini, publik Tanah Air menantikan pembuktian Garuda Asia saat tampil di panggung Piala Dunia U-17 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah keputusan Nova ini justru akan menjadi strategi jitu untuk menjawab semua keraguan, termasuk ejekan dari Vietnam? Waktu yang akan berbicara.

(tsy)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT