GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Pelatih Sementara dari Super League untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday November, Bojan Hodak Bisa Sejenak Lepas Persib Bandung

Sebanyak empat pelatih di Super League bisa menjadi juru taktik sementara untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2025
Kamis, 23 Oktober 2025 - 16:35 WIB
Pelatih Persib, Bojan Hodak
Sumber :
  • Persib

Jakarta, tvOnenews.com - Sebanyak empat pelatih di Super League bisa menjadi juru taktik sementara untuk Timnas Indonesia pada FIFA Matchday November 2025. Salah satunya adalah Bojan Hodak yang sukses bersama Persib Bandung.

PSSI kini berpacu dengan waktu untuk mencari pelatih pengganti Patrick Kluivert yang dipecat usai Timnas Indonesia gagal total di ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan sisa waktu kurang dari 20 hari, PSSI harus segera mengambil keputusan soal pelatih yang akan menangani Timnas Indonesia. Pasalnya, FIFA Matchday November akan sangat penting.

Saat ini, skuad Garuda harus turun ke posisi 122 dalam ranking FIFA terbaru. Hasil ini tidak lepas dari dua kekalahan yang diderita Jay Idzes cs saat menghadapi Arab Saudi dan Irak.

Jika berhasil meraih kemenangan pada FIFA Matchday November nanti, bukan tidak mungkin peringkat Tim Merah Putih kembali naik. Oleh karena itu, PSSI harus mencari pelatih yang tepat.

Sampai saat ini, PSSI memang belum mengumumkan nama pelatih yang akan didekati. Namun, dengan waktu persiapan yang mepet menuju FIFA Matchday November, PSSI bisa merekrut pelatih sementara.

Pelatih tersebut bisa diambil dari klub-klub yang saat ini bermain di Super League. Selain memudahkan adaptasi, para pelatih ini juga sudah memahami kultur sepak bola Tanah Air.

Berikut empat pelatih Super League yang bisa direkrut PSSI untuk menangani Timnas Indonesia sementara pada FIFA Matchday November.

1. Bojan Hodak

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak
Sumber :
  • ANTARA

 

Dua gelar Super League (atau yang dulu bernama Liga 1) menjadi bukti kehebatan Bojan Hodak. Ia memiliki gaya permainan pragmatis dengan mengandalkan serangan balik cepat.

Skema tersebut mirip dengan yang diterapkan Shin Tae-yong saat masih menangani Timnas Indonesia. Oleh karena itu, para pemain tidak akan kesulitan menerapkan taktiknya.

Ia juga memiliki pengalaman sebagai pelatih Timnas Malaysia U-23. Hal ini bisa menjadi nilai tambah bagi PSSI jika ingin memanggilnya ke Timnas Indonesia.

2. Jan Olde Riekerink

Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink
Pelatih Dewa United Jan Olde Riekerink
Sumber :
  • tvonenews.com - Ilham Giovani

 

Jika PSSI tidak ingin mengubah banyak gaya bermain dari Patrick Kluivert, salah satu nama yang cocok adalah Jan Olde Riekerink. Pelatih asal Belanda ini kini melatih Dewa United.

Ia juga memiliki pengalaman melatih Timnas China U-19. Pengalaman tersebut bisa menjadi nilai tambah bagi PSSI apabila ingin menunjuk Jan Olde Riekerink sebagai pelatih sementara.

Selain itu, banyaknya pemain berdarah Belanda di Timnas Indonesia akan memudahkannya berkomunikasi dan beradaptasi.

3. Jean-Paul van Gastel

Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel
Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel
Sumber :
  • tvOnenews.com - Ilham Giovanni

 

Jean-Paul van Gastel berhasil membawa PSIM Yogyakarta, yang berstatus debutan di Super League musim ini, nangkring di posisi ketiga klasemen. Gaya permainannya pun cukup atraktif.

Selain itu, ia juga berpengalaman melatih beberapa klub di Eredivisie Belanda seperti Feyenoord dan NAC Breda. Hal ini akan memudahkannya beradaptasi dengan pemain diaspora.

4. Johnny Jansen

Johnny Jansen Sempat Tawarkan Eliano Reiijnders Gabung Sebelum Dibajak Persib
Johnny Jansen Sempat Tawarkan Eliano Reiijnders Gabung Sebelum Dibajak Persib
Sumber :
  • tvOnenews-Ilham Giovani

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pelatih Bali United ini berpengalaman menukangi beberapa klub Eredivisie seperti Heerenveen hingga PEC Zwolle. Ia juga memiliki gaya permainan yang tidak jauh berbeda dengan Patrick Kluivert karena sama-sama berasal dari Belanda.

Dengan sisa waktu yang begitu singkat, PSSI harus segera memutuskan soal pelatih baru Timnas Indonesia, setidaknya pelatih sementara hingga menemukan sosok yang tetap.

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT