News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara PSSI, Pelatih Legendaris Ini Tak akan Sudi Gabung Timnas Indonesia, Kata Media Vietnam Dia...

Media Vietnam begitu yakin pelatih legendaris ini tak akan mau menjadi pelatih Timnas Indonesia gara-gara keputusan PSSI, apa dampak keputusan PSSI tersebut?
Kamis, 23 Oktober 2025 - 13:45 WIB
Pemain Timnas Indonesia Thom Haye di akhir laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

tvOnenews.com - Media Vietnam menyebut kebijakan PSSI bisa membuat pelatih legendaris ini tak akan mau bergabung ke Timnas Indonesia.

Ada masalah apa?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat ini misteri sosok pelatih baru Timnas Indonesia masih belum terpecahkan.

Ada yang mengharapkan Shin Tae-yong kembali ke Timnas Indonesia.

Ada juga yang menginginkan wajah baru untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030.

Ketika Timnas Indonesia belum mengumumkan pelatih barunya, Media Vietnam sudah sibuk memberikan pandangannya.

tvonenews

Bahkan media Vietnam menyebut Timnas Indonesia tak akan bisa mendapatkan sosok pelatih legendaris yang pernah membuat Asia Tenggara heboh.

Siapakah pelatih yang dimaksud media Vietnam tersebut?

Ternyata, pelatih tersebut adalah Park Hang seo, mantan pelatih Vietnam.

Sosok pelatih asal Korea Selatan ini cukup legendaris karena pernah membawa Vietnam bersinar di level Asia Tenggara hingga Asia.

Bahkan Timnas Indonesia asuhan Shin Tae-yong pernah dibuat kewalahan oleh Vietnam asuhan Park Hang seo ini.

Kini Park Hang seo sedang tak melatih klub apa pun dan memilih untuk menetap di Korea Selatan.

Namun media Vietnam yakin Park Hang seo tak akan mau menjadi pelatih Timnas Indonesia karena kebijakan dari PSSI itu sendiri.

Menurut media Vietnam, kebijakan PSSI telah membuat pelatih ketar-ketir ketika ingin menjadi pelatih Timnas Indonesia.

"Bagi Timnas Indonesia, meskipun sedang berkembang pesat berkat kebijakan naturalisasi pemain campuran Eropa, cara kerja Persatuan Sepak Bola Indonesia (PSSI) membuat banyak pelatih khawatir," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

PSSI dinilai telah mengambil langkah berani dengan memecat dua pelatih dalam waktu singkat sehingga menunjukkan bahwa mereka rela mengorbankan stabilitas demi meraih impian menuju Piala Dunia.

Hal ini sangat bertolak belakang dengan prinsip yang dipegang oleh Park Hang seo.

"Mereka telah memecat dua pelatih, Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert, dalam waktu singkat, meskipun keduanya memberikan sinyal positif," tulis media Vietnam, Soha.

"PSSI tampaknya menerapkan strategi "membakar panggung", rela mengorbankan stabilitas demi mengejar ekspektasi Piala Dunia 2026 – sesuatu yang tentu saja tidak disetujui oleh Bapak Park Hang seo, yang selalu menekankan keberlanjutan dan perencanaan jangka panjang," lanjutnya.

Inilah yang menjadi keyakinan media Vietnam bahwa Park Hang seo tak akan mau menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Lagipula, Park Hang seo tak ingin mengambil risiko yang terlalu besar jika akhirnya tidak berhasil memenuhi ekspektasi Timnas Indonesia.

(far)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


Dapatkan berita menarik lainnya dari tvOnenews.com di Google News, Klik di Sini

 

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT