News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Patrick Kluivert Out, Shin Tae-yong Diharap Mau CLBK, tapi Park Hang-seo Menarik Juga untuk Timnas Indonesia

Dalam pernyataan resminya, PSSI menyebut keputusan memecat patrick Kluivert dari Timnas Indonesia diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil..
Rabu, 22 Oktober 2025 - 14:56 WIB
Eks Pelatih Vietnam, Park Hang-seo dan Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com-PSSI

tvOnenews.com - Buntut kegagalan membawa Timnas Indonesia ke kancah Piala Dunia 2026, membuat Patrick Kluivert dan 'geng' Belanda dipecat PSSI, per Kamis 16 Oktober, melalui mekanisme mutual termination atau pemutusan kontrak atas kesepakatan bersama.

Dalam pernyataan resminya, PSSI menyebut keputusan memecat patrick Kluivert dari Timnas Indonesia diambil setelah melakukan evaluasi menyeluruh terhadap hasil, strategi, serta arah pengembangan tim.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Mantan Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • Tim tvOnenews - Taufik Hidayat

 

Federasi saat itu menegaskan penghargaan atas kerja keras dan kontribusi Patrick Kluivert selama menangani Timnas Indonesia.

"Kami berterima kasih kepada Patrick Kluivert atas dedikasi dan kerja samanya selama ini. Keputusan ini diambil dengan pertimbangan yang matang dan semata-mata demi kemajuan sepak bola Indonesia," dalam keterangan tertulis.

Sejumlah spekulasi pun bermunculan mengenai siapa sosok yang bakal menggantikan posisi Patrick Kluivert sebagai pelatih Timnas Indonesia.

Nama-nama pelatih yang dikaitkan dengan Timnas Indonesia pun bermunculan, mulai dari Jesus Casas, Bojan Hodak, Shin Tae-yong, Timur Kapadze, Louis van Gaal, Bernardo Tavares, Akira Nishino, hingga Park Hang-seo.

Khusus nama terakhir, yaitu Park Hang-seo, sebetulnya menjadi opsi yang cukup menarik bagi Timnas Indonesia, di tengah nama Shin Tae-yong mayoritas di elu-elukan dan diharapkan bisa kembali lagi menangani Jay Idzes Cs.

Setelah Patrick Kluivert dipecat PSSI, nama Park Hang-seo turut mencuat sebagai kandidat pelatih baru Timnas Indonesia. 

Pelatih asal Korea Selatan itu dinilai memiliki rekam jejak, karakter, dan pengalaman yang sangat cocok untuk membawa skuad Garuda ke level lebih tinggi.

Untuk diketahui bahwa Park Hang-seo bukan sosok asing di sepak bola Asia Tenggara. 

Saat menangani Timnas Vietnam pada 2017-2023, Park Hang-seo sukses mengubah wajah sepak bola negeri tersebut. 

Di bawah arahannya saat itu, Vietnam berhasil menjuarai Piala AFF 2018, menembus perempat final Piala Asia 2019, hingga lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2022, pencapaian bersejarah bagi The Golden Stars.

Selain prestasi, gaya kepelatihan Park Hang-seo juga menjadi nilai plus. 

Sosoknya dikenal tegas, disiplin, namun tetap dekat dengan pemain. Pendekatan ini membuat timnya memiliki semangat juang tinggi dan organisasi permainan yang solid.

Kedisiplinan dan kepemimpinan yang kuat diyakini cocok dengan karakter pemain Indonesia yang sedang berkembang menuju level profesional yang lebih matang.

Mantan Pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Mantan Pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Sumber :
  • vff.org.vn

 

Selama enam tahun berkiprah di Asia Tenggara, Park juga memiliki pemahaman mendalam terhadap peta kekuatan regional, termasuk karakter pemain Indonesia. 

Adapun Park Hang-seo berkali-kali menghadapi skuad Garuda di berbagai level turnamen, mulai dari Piala AFF hingga SEA Games. 

Hal ini membuat proses adaptasi tak akan memakan waktu lama jika benar Park Hang-seo yang dipercaya menjadi pelatih Timnas Indonesia.

Apalagi, saat ini Timnas Indonesia memiliki generasi muda yang menjanjikan seperti Rizky Ridho, Ivar Jenner, Miliano Jonathans, Beckham Putra, Mauro Zijlstra, dan Justin Hubner

Dengan kombinasi semangat muda dan kedisiplinan ala Park Hang-seo, banyak pihak menilai sinergi ini berpotensi menghasilkan hasil yang positif bagi sepak bola nasional.

Dengan pengalaman panjang, pemahaman mendalam terhadap sepak bola kawasan, serta filosofi kerja keras yang kuat, Park Hang-seo bisa dibilang salah satu figur yang ideal untuk memimpin Timnas Indonesia menuju era baru.

Bahkan, mantan pemain Timnas Indonesia, Supriyono Prima pernah mengatakan saat menjadi bintang tamu di salah satu stasiun televisi mengenai Park Hang-seo.

Menurut Supriyono, sosok Park Hang-seo justru di matanya dianggap lebih menarik dari nama-nama yang disebut, termasuk Shin Tae-yong.

Mantan pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Mantan pelatih Vietnam, Park Hang-seo
Sumber :
  • affmitsubishielectriccup.com

 

"Aku kok tertarik sosok Park Hang-seo ya! Bagaimana dia mampu memberikan trofi, kemudian juga transfer knowledge-nya menangani Vietnam kan luar biasa. Dan mereka (The Golden Stars), di era itu, semua di kelompok umur itu kan sukses ya," kata Supriyono di acara Sikat Tipis, iNews, Jumat (17/10/2025).

Selain itu, kata Supriyono, Vietnam di era Park Hang-seo sulit sekali ditaklukkan, termasuk oleh Timnas Indonesia.

Ya, Garuda, katanya, termasuk yang cukup sulit mengalahkan Vietnam kala itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Artinya ada tipikal yang sama dari seorang Shin Tae-yong ya. Etos kerja, militansi, kemudian rasa nasionalisme ketika memakai jersey Timnas, itu benar-benar luar biasa. Ya, setidaknya itu dari kacamata saya ya mengenai sosok kepemimpinan Park Hang-seo," kata dia.

Menarik untuk dinantikan, kira-kira siapa pelatih yang ideal menurut Anda untuk Timnas Indonesia tercinta? tulis komentar di bawah ya! (abs)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 
background

Pekan ke-32

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT