News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Pernyataan Alex Pastoor, Pemain Super League Sebut Timnas Indonesia Sulit Punya Pelatih Berkualitas: Takkan Ada Juru Taktik Bagus yang Mau Datang

Pemain Super League ini menyebut Timnas Indonesia akan sulit punya pelatih berkualitas. Hal itu diungkapkan menyusul pernyataan dari Alex Pastoor baru-baru ini.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 16:00 WIB
Eks asisten pelatih Patrick Kluivert di Timnas Indonesia Alex Pastoor
Sumber :
  • NEC Nijmegen

Jakarta, tvOnenews.com - Pemain Super League ini menyebut Timnas Indonesia akan sulit punya pelatih berkualitas. Hal itu diungkapkan menyusul pernyataan dari Alex Pastoor baru-baru ini.

Alex Pastoor menjadi salah satu korban pemecatan yang dilakukan oleh PSSI pada Kamis (16/10/2025) lalu. Pria asal Belanda itu dipecat akibat kegagalan skuad Garuda ke Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia kalah dua kali pada putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia dari Arab Saudi (2-3) dan Irak (0-1). Praktis, pasukan Merah Putih tersingkir dari persaingan.

PSSI pun memutuskan untuk mengakhiri kontrak Patrick Kluivert sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Mereka juga memecat tim kepelatihan asal Belanda secara keseluruhan.

Tak terkecuali Alex Pastoor yang ikut terdepak dari jabatan asisten pelatih Timnas Indonesia. Kemudian Gerald Vanenburg (tim U-23) hingga Frank van Kempen (U-20) juga dipecat.

Padahal, tim kepelatihan yang dipimpin oleh Patrick Kluivert itu baru ditunjuk pada Januari 2025. Mereka dikontrak oleh PSSI selama dua tahun sejak pertama menjabat.

Baru-baru ini, Alex Pastoor berbicara setelah dipecat dari Timnas Indonesia. Menurutnya, target PSSI untuk meloloskan Garuda ke Piala Dunia yang saat itu di peringkat 119 dunia tidaklah realistis.

Dalam pengakuannya, Alex Pastoor dan jajaran kepelatihan Timnas Indonesia saat itu sudah menjelaskan target PSSI ke pemain. Namun, skuad Garuda tetap tak mampu bersaing di ronde 4.

Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia
Alex Pastoor, mantan asisten pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase

 

 “Itu tidak berhasil, dan itu segera menjadi jelas. Di lapangan dan dengan staf, kami mencoba menjelaskan apa yang diharapkan, tetapi itu tidak cukup untuk mengalahkan tim sekaliber ini,” kata Alex Pastoor, dikutip dari Voetbal International.

“Proyek ini dimaksudkan untuk bertahan lebih lama dari sekadar mengejar Piala Dunia. Ketika sentimen berubah sangat negatif setelah Jeddah, keputusan dibuat untuk mengakhirinya,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lebih lanjut, eks pelatih Almere City itu membeberkan tiga target yang dibebankan PSSI kepada pihaknya. Selain meloloskan Garuda ke Piala Dunia, juga menjamin pengembangan pemain lokal.

“Setahu saya, kesepakatan (dengan PSSI) itu terdiri dari tiga bagian. Pertama, mencapai Piala Dunia, yang sebagai tim peringkat 119 tidaklah mudah atau logis,” jelas Alex Pastoor.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-32

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT