News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Vietnam Prihatin Lihat Timnas Indonesia, usai Gagal ke Piala Dunia 2026 eh Sekarang Malah Harus Ikhlas...

Media Vietnam makin prihatin melihat nasib Timnas Indonesia setelah gagal lolos ke Piala Dunia 2026, apa kata media Vietnam soal nasib Skuad Patrick Kluivert?
Kamis, 16 Oktober 2025 - 10:26 WIB
Patrick Kluivert, pelatih Timnas Indonesia pengganti Shin Tae-yong
Sumber :
  • Kolase

tvOnenews.com - Kegagalan Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 terus mendapat sorotan dari media Vietnam.

Pasalnya, media Vietnam awalnya sudah menanti-nantikan aksi Timnas Indonesia di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun takdir berkata lain, Timnas Indonesia takluk di hadapan Arab Saudi dan Irak sehingga tak ada lagi peluang untuk lolos ke Piala Dunia 2026 bagi Timnas Indonesia.

Timnas Indonesia di bawah asuhan Patrick Kluivert harus ikhlas pulang dengan tangan kosong.

Bak sudah jatuh tertimpa tangga, Timnas Indonesia dihantam kabar buruk bertubi-tubi.

tvonenews

Media Vietnam ikut prihatin melihat nasib Timnas Indonesia yang sedang mengalami kesialan akhir-akhir ini.

Padahal, Timnas Indonesia sebelumnya selalu mengejutkan dunia dengan prestasinya.

Mulai dari penampilan memukau Timnas indonesia di level Piala Asia dan juga menjadi satu-satunya perwakilan Asia Tenggara di round 4 kualifikasi Piala Dunia 0226.

Namun kali ini Timnas Indonesia malah harus ikhlas tertimpa cobaan bertubi-tubi.

Timnas Indonesia bukan hanya harus ikhlas kehilangan tiket menuju Piala Dunia 2026,

Media Vietnam terlihat prihatin dengan Timnas Indonesia.

"Sebaliknya, timnas Indonesia justru mendapat kabar buruk," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

Bukan hanya gagal ke Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia juga harus ikhlas mengalami penurunan ranking FIFA yang cukup drastis.

"Tim beribu-ribu pulau ini terus terpuruk di peringkat FIFA setelah dua kekalahan beruntun dari Arab Saudi dan Irak di babak kualifikasi ke-4 Piala Dunia 2026, dengan kehilangan 13,21 poin, turun 4 peringkat ke posisi 122 dunia," tulis media Vietnam, Soha.

Media Vietnam membandingkan nasib Timnas Indonesia dengan negara ASEAN lain yang justru mengalami peningkatan peringkat dalam ranking FIFA.

Mulai dari Vietnam, Thailand, Malaysia, bahkan Filipina mendapatkan peningkatan yang cukup signifikan.

"Tim Vietnam dapat kabar gembira dari FIFA setelah 2 kemenangan, Timnas Indonesia justru mengalami hal sebaliknya," tulis media Vietnam, Soha.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk saat ini, Thailand menjadi negara ASEAN yang memiliki ranking FIFA paling tinggi.

Kekalahan melawan Irak dan Arab Saudi bukan hanya menutup pintu Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026 tetapi juga membuat ranking Skuad Garuda merosot drastis.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT