GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Media Belanda Tak Terima Lihat Timnas Indonesia Dirampok Wasit, Sampai Bilang Laga Lawan Irak Sebenarnya...

Media Belanda sampai tak terima lihat Timnas Indonesia dirugikan wasit saat lawan Irak! Mereka bahkan menyebut laga itu penuh...
Minggu, 12 Oktober 2025 - 13:15 WIB
Laga Timnas Indonesia vs Irak
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com | REUTERS/Stringer -

tvOnenews.com - Impian Timnas Indonesia untuk melangkah ke Piala Dunia 2026 harus pupus dengan cara yang menyakitkan.

Harapan besar yang sempat membumbung tinggi itu sirna usai kekalahan 0-1 dari Irak pada pertandingan kedua Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Laga yang digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Minggu (12/10/2025) dini hari WIB itu berakhir dengan kekecewaan mendalam bagi skuad Garuda, bukan hanya karena hasil akhir, tetapi juga karena kontroversi besar yang menyelimuti pertandingan.

Timnas Indonesia kalah dari Irak
Timnas Indonesia kalah dari Irak
Sumber :
  • AFC

 

Gol semata wayang Zidane Iqbal pada menit ke-76 menjadi pembeda dalam duel ketat tersebut.

Namun, perhatian utama publik tidak hanya tertuju pada penampilan pemain Irak, melainkan juga pada keputusan-keputusan wasit asal China, Ma Ning, yang dianggap merugikan Indonesia.

Menariknya, bukan hanya media dan suporter Tanah Air yang menyoroti keanehan dalam laga tersebut.

Media asal Belanda, Voetbal Primeur, juga menuliskan laporan yang cukup keras terhadap jalannya pertandingan. 

Dalam artikelnya, media itu bahkan menggambarkan bahwa Timnas Indonesia seperti “dirampok” karena keputusan wasit yang dinilai tidak masuk akal.

“Menjelang akhir pertandingan, sebuah momen aneh terjadi ketika Indonesia tampak kehilangan penalti,” tulis Voetbal Primeur.

“Di menit-menit akhir, Indonesia mengerahkan segenap upaya untuk menyamakan kedudukan, tetapi berkat sedikit drama, Irak berhasil mempertahankan keunggulan.”

Kutipan tersebut menggambarkan bagaimana pandangan media Eropa itu terhadap situasi di lapangan.

Mereka menilai ada momen-momen penting yang seharusnya mengubah jalannya pertandingan, namun justru luput dari perhatian sang pengadil.

Sorotan untuk Wasit Ma Ning

Wasit Asal China, Ma Ning
Wasit Asal China, Ma Ning
Sumber :
  • AFC

 

Kinerja Ma Ning memang menjadi pusat perhatian publik, terutama bagi para pecinta sepak bola Indonesia.

Salah satu insiden yang banyak diperdebatkan terjadi pada menit ke-69 ketika Ole Romeny berusaha melewati bek Irak, Zaid Tahseen.

Pemain Oxford United itu sudah mendorong bola melewati lawan, namun dijegal oleh Tahseen.

Wasit memang meniup peluit tanda pelanggaran, tetapi hanya memberikan kartu kuning.

Padahal, posisi Tahseen saat itu merupakan pemain terakhir di lini pertahanan Irak.

Dalam banyak pandangan, termasuk dari pengamat dan media asing, pelanggaran semacam itu seharusnya diganjar kartu merah langsung karena menggagalkan peluang emas mencetak gol.

Namun drama belum berhenti di situ. Di masa injury time babak kedua, sebuah momen krusial kembali terjadi.

Bola kiriman Jay Idzes ke kotak penalti Irak disambut Kevin Diks, yang mencoba mengontrol bola.

Saat bersamaan, Zaid Tahseen juga berupaya menghalau bola dengan kepalanya, tetapi tangannya justru mengenai wajah Diks, sebuah insiden yang sangat jelas terekam kamera.

Alih-alih memberikan penalti atau meninjau ulang lewat VAR, Ma Ning justru menganggapnya bukan pelanggaran.

Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dan Thom Haye di laga kontra Irak
Pemain Timnas Indonesia Kevin Diks dan Thom Haye di laga kontra Irak
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Anehnya lagi, ia malah memberikan kartu kuning kedua untuk Tahseen atas alasan yang tidak begitu jelas. 

Keputusan itu memantik amarah banyak pihak karena dianggap tidak konsisten dan merugikan Indonesia secara signifikan.

Terlepas dari kontroversi tersebut, Voetbal Primeur tetap memberikan kredit atas performa Timnas Indonesia. 

Media itu menilai anak asuh Patrick Kluivert tampil solid dan disiplin sepanjang pertandingan, bahkan mampu membuat Irak kesulitan menembus pertahanan.

Kluivert menurunkan pemain-pemain yang sebagian besar berkarier di Eropa seperti Maarten Paes, Kevin Diks, Jay Idzes, Dean James, Joey Pelupessy, Calvin Verdonk, Eliano Reijnders, Thom Haye, dan Mauro Zijlstra.

Kombinasi mereka membuat permainan Indonesia terlihat rapi dan terorganisir dengan baik.

Tim Garuda bahkan menciptakan sejumlah peluang berbahaya di babak pertama. Diks, Zijlstra, dan Reijnders sempat hampir membawa Indonesia unggul lebih dulu.

Salah satu peluang terbaik datang dari aksi Reijnders yang melepaskan tembakan keras dan mengenai tiang gawang setelah sempat mengenai kaki Diks. Namun, wasit menganggap posisi Diks sudah offside.

Sayangnya, semua upaya itu tak berbuah gol hingga peluit panjang berbunyi. 

Indonesia harus menerima kenyataan pahit bahwa langkah mereka menuju Piala Dunia 2026 telah berakhir. 

Namun, penampilan mereka tetap meninggalkan kesan positif, baik bagi pendukung di Tanah Air maupun pengamat luar negeri.

Laporan Voetbal Primeur menunjukkan bahwa dunia luar pun melihat ketimpangan yang dialami Indonesia malam itu.

Istilah “dirampok” yang digunakan media Belanda itu bukan tanpa alasan, mereka menilai perjuangan Indonesia telah digagalkan oleh keputusan wasit yang keliru, bukan karena kalah secara kualitas permainan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi publik sepak bola nasional, dukungan dari media asing seperti ini menjadi bukti bahwa perjuangan Garuda tidak sia-sia.

Meskipun gagal melangkah ke Piala Dunia, semangat dan kualitas yang diperlihatkan skuad Patrick Kluivert menunjukkan bahwa sepak bola Indonesia telah berkembang jauh dan pantas mendapatkan penghormatan lebih. (tsy)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Minggu, 15 Februari 2026
logo Arema FC
AFC
15:30
SPG
logo Semen Padang
logo Bali United
BUF
19:00
PSJ
logo Persija
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT