News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

4 Pelatih Kelas Dunia Ini Layak Gantikan Patrick Kluivert usai Gagal Bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026, Nomor 1 Pernah di MU

Sebanyak empat pelatih kelas dunia ini layak menggantikan Patrick Kluivert yang gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026
Minggu, 12 Oktober 2025 - 05:48 WIB
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

Di laga terakhir, duel antara Irak dan Arab Saudi bakal menjadi partai hidup-mati yang menentukan siapa yang akan mengamankan tiket otomatis ke Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko tahun depan.

Kekalahan ini menjadi pukulan telak bagi Patrick Kluivert yang mulai mendapat tekanan besar dari publik sepak bola Indonesia. Banyak pihak mendesak agar PSSI segera memecat pelatih asal Belanda itu usai gagal membawa Garuda ke Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lantas, siapa saja pelatih kelas dunia yang layak menggantikan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia? berikut daftarnya.

1. Erik ten Hag

Mantan Pelatih Manchester United, Erik ten Hag
Mantan Pelatih Manchester United, Erik ten Hag
Sumber :
  • ANTARA/AFP/PETER POWEL

 

Pelatih asal Belanda ini baru saja meninggalkan Bayer Leverkusen dan saat ini berstatus tanpa klub. Ten Hag dikenal dengan filosofi sepak bola modern yakni penguasaan bola, pressing tinggi, serta fokus pada pengembangan pemain muda.

Gaya mainnya cocok untuk skuad Garuda yang banyak dihuni pemain muda enerjik. Dengan reputasi membangun sistem permainan seperti di Ajax dan MU, Ten Hag bisa membawa Indonesia naik kelas secara taktik dan mental.

Selain itu, banyaknya pemain dan staf pelatih yang berasal dari Belanda membuat pelatih berusia 55 tahun ini tidak akan kesulitan berkomunikasi. Dia bisa langsung bekerja membangun Timnas Indonesia.

2. Thomas Doll

Pelatih Persija, Thomas Doll
Pelatih Persija, Thomas Doll
Sumber :
  • Dok Persija

 

Eks Pelatih Persija Jakarta ini sudah memahami dinamika dan karakter pemain Indonesia.
Doll membawa pengalaman Eropa yang kaya, termasuk pernah menangani Borussia Dortmund dan Hamburger SV.

Dengan pendekatan taktis modern dan komunikasi yang baik dengan pemain lokal, dia bisa menjadi jembatan ideal antara sepak bola Eropa dan kultur Nusantara.

3. Alferd Schreuder

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nama ini cukup menarik karena merupakan sosok modern yang pernah bekerja bersama Ronald Koeman di Barcelona dan melatih Ajax Amsterdam.
Schreuder terakhir menukangi Al Ain (UAE) dan kini berstatus bebas kontrak.

Dia dikenal adaptif dengan kultur Asia dan punya pendekatan taktik fleksibel — memadukan filosofi Belanda dengan gaya bermain yang realistis.
Kombinasi pengalamannya di Eropa dan Timur Tengah membuatnya paham tantangan membangun tim nasional di luar Eropa.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT