Blunder Fatal! Keputusan Patric Kluivert Turunkan Pemain Ini Bikin Timnas Indonesia Gagal Menang, Petinggi Ini Ungkap Mengejutkan soal Starting Line Up ..
- Timnas Indonesia
tvOnenews.com - Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, akhirnya buka suara terkait kontroversi pemilihan starting line up Timnas Indonesia saat mengalami kekalahan menyakitkan dari Arab Saudi.
Timnas Indonesia gagal meraih hasil maksimal di pertandingan perdana round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 setelah harus mengakui keunggulan Arab Saudi dengan skor 2-3. Laga yang berlangsung di King Abdullah Sports City, Jeddah, itu sempat memberi harapan bagi Skuad Garuda.
Tim asuhan Patrick Kluivert sebenarnya memulai laga dengan baik. Mereka unggul lebih dulu pada menit ke-11 melalui eksekusi penalti dari Kevin Diks. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan enam menit. Arab Saudi mampu menyamakan skor lewat tendangan Waheb Saleh yang tidak mampu dihentikan oleh Maarten Paes.
Setelah gol balasan tersebut, permainan Timnas Indonesia mulai goyah. Mereka kesulitan membangun serangan dan menciptakan peluang yang berarti. Justru, serangkaian kesalahan dari lini belakang dimanfaatkan dengan baik oleh tim tuan rumah. Arab Saudi berhasil menambah dua gol—pertama lewat penalti di menit ke-36, dan satu lagi pada menit ke-62.
Meski mampu mencetak gol kedua dan memperkecil ketertinggalan, Indonesia tetap harus menelan kekalahan dengan skor akhir 2-3.
Meski kalah, peluang Indonesia untuk melangkah ke putaran berikutnya belum sepenuhnya tertutup. Syaratnya, mereka harus bisa mengalahkan Irak dalam laga kedua yang dijadwalkan berlangsung pada 12 Oktober 2025.
Di sisi lain, hasil imbang atau kekalahan Irak dari Arab Saudi bisa memperbesar peluang Indonesia untuk melanjutkan perjuangan menuju Piala Dunia 2026.

- X - Timnas Indonesia
Sementara itu, Ketua BTN, Sumardji turut menyoroti keputusan pelatih Patrick Kluivert yang memasukkan Yakob Sayuri dan Marc Klok dalam daftar starter skuad Garuda.
Walaupun Timnas Indonesia masih memiliki satu laga tersisa melawan Irak, kekalahan dari Arab Saudi dalam ronde keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 terus menjadi bahan perbincangan.
Pasalnya, hasil buruk tersebut semakin memperkecil peluang Indonesia yang tengah berjuang keras untuk lolos ke ajang sepak bola terbesar dunia.
Akibatnya, ribuan kritik bermunculan, dan sorotan utama tertuju pada pelatih Patrick Kluivert yang dianggap paling bertanggung jawab atas hasil tersebut.
Keputusan Kluivert untuk menurunkan pemain seperti Beckham Putra, Yakob Sayuri, dan Marc Klok dipandang sebagai langkah keliru, terlebih mengingat lawan yang dihadapi adalah tim langganan Piala Dunia.
Selain itu, tidak dimainkan trio bek Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner juga dianggap sebagai keputusan strategis yang kontroversial dan sulit diterima.
Menanggapi hal ini, Ketua BTN Sumardji merasa perlu menjelaskan mengenai strategi yang diterapkan Patrick Kluivert dalam pertandingan tersebut.
Salah satu poin penting menurut Sumardji adalah kritik tajam dari suporter atas pilihan pelatih yang menempatkan Beckham Putra dan Marc Klok sebagai starter Timnas Indonesia.
“Jadi itu yang menjadi catatan kami terutama kemarin sebenarnya saya sudah banyak berdiskusi dengan tim kepelatihan berkaitan dengan 11 pemain yang jadi starter,” kata Sumardji dikutip dari YouTube tvOne.
Sumardji menambahkan bahwa pendekatan taktis yang digunakan melawan Arab Saudi sebenarnya merupakan lanjutan dari sistem yang telah diterapkan Patrick Kluivert dalam laga uji coba sebelumnya.
Setelah kemenangan atas China Taipei pada FIFA Matchday bulan September, Kluivert memang menyatakan tidak akan mengubah strategi tersebut.
Pernyataannya pun terbukti – tak ada perubahan taktik yang signifikan. Sayangnya, pendekatan tersebut justru tidak berhasil ketika dijajal di kandang Arab Saudi, di Jeddah.
“Saya sampaikan berulang kali mulai dari Yakob [Sayuri], mulai dari Marc Klok, semua saya tanya satu-satu dan itu jadi perdebatan,” jelas Ketua BTN itu.
“Maksudnya kondisi itu boleh dikatakan semua bergantung pelatih dan pelatih telah mempersiapkan itu, mungkin dari uji coba sebelumnya, sehingga kalo kita lihat pertandingan sebelumnya kan berbeda,” lanjutnya.

- Instagram @marcklok
Ketua BTN juga tidak membantah bahwa absennya trio Jay Idzes, Rizky Ridho, dan Justin Hubner sempat menimbulkan tanda tanya besar.
Namun, ia menegaskan kembali bahwa segala keputusan teknis tetap berada di tangan pelatih.
“Kalo yang sebelumnya kan ada Jay, ada Ridho, Justin dan itu hasilnya bagus dan kembali lagi bahwa semua ini adalah strategi yang dipilih oleh pelatih Patrick dan tentunya strategi ini dipikirkan matang-matang,” ungkap Sumardji.
Setelah menyadari bahwa pendekatan tersebut ternyata tidak efektif – bahkan berujung hasil buruk saat melawan Arab Saudi – Patrick Kluivert dipastikan akan mengubah strateginya.
“Yang pasti kami sudah berdiskusi dan setelah hasilnya tidak bagus tentu semalam kami berdiskusi lagi supaya jangan sampai terulang kembali ketika kita memilih 11 pemain itu salah,” tegasnya.
Load more