News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jay Idzes Akui Indonesia Terlalu Cepat Kebobolan Usai Unggul dari Arab Saudi, Gara-gara Itu Laga Jadi…

Jay Idzes menilai Indonesia kebobolan terlalu cepat setelah unggul dari Arab Saudi. Hal itu membuat Garuda kehilangan momentum hingga kalah 2-3 di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Kamis, 9 Oktober 2025 - 08:36 WIB
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes
Sumber :
  • Kitagaruda.id

Jakarta, tvOnenews.com – Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, angkat bicara soal kekalahan Garuda dari Arab Saudi dalam laga keempat Grup B Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia yang digelar di King Abdullah Sports City, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB. Idzes menilai, Indonesia gagal menjaga fokus setelah unggul lebih dulu, sehingga kehilangan momentum dan akhirnya takluk 2-3.

Timnas Indonesia sebenarnya memulai laga dengan baik. Kevin Diks membawa Garuda unggul lebih dulu lewat titik putih di menit ke-11. Namun, keunggulan itu tak bertahan lama. Hanya enam menit berselang, Saleh Abu Alshamat menyamakan kedudukan bagi Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tekanan tuan rumah tak berhenti sampai di situ. Menit ke-36, Feras Albrikan mencetak gol penalti dan membalikkan keadaan menjadi 2-1. Situasi itu membuat pasukan Patrick Kluivert kehilangan ritme permainan di sisa babak pertama.

Indonesia Kehilangan Momentum

Jay Idzes mengakui, cepatnya gol balasan dari Arab Saudi menjadi titik balik pertandingan. Keunggulan yang seharusnya jadi energi positif justru berubah jadi tekanan besar bagi skuad Merah Putih.

“Pertandingan itu sulit bagi kami. Setelah 1-0, kami kebobolan gol terlalu cepat dari Arab Saudi. Mereka mencetak dua gol terlalu cepat, dan setelah itu, pertandingan menjadi terlalu sulit bagi kami,” kata Idzes dalam wawancara seusai laga, dikutip dari Al Jazeera.

Menurut Idzes, kehilangan fokus di menit-menit penting membuat Indonesia kesulitan untuk mengimbangi agresivitas Arab Saudi. Tuan rumah bahkan menambah keunggulan lewat gol kedua Feras Albrikan di menit ke-62.

Meski sempat memperkecil ketertinggalan lewat penalti kedua Kevin Diks di menit ke-87, Indonesia tetap tak mampu menyamakan kedudukan hingga peluit akhir berbunyi. Skor 3-2 untuk kemenangan Arab Saudi bertahan hingga usai laga.

Idzes: Ini Jadi Pelajaran Berharga

Sebagai kapten, Jay Idzes menilai kekalahan ini bukan akhir, melainkan pelajaran berharga bagi skuad Garuda. Ia menegaskan bahwa semangat tim tetap terjaga untuk laga berikutnya.

“Kami hanya perlu melihat kembali pertandingan. Ini belum berakhir. Kami harus terus percaya,” tegas pemain Venezia itu.

Dengan hasil ini, Arab Saudi memimpin klasemen Grup B dengan tiga poin, sementara Indonesia berada di dasar klasemen tanpa poin. Meski begitu, peluang Indonesia untuk melaju ke tahap berikutnya belum sepenuhnya tertutup.

Laga Hidup Mati vs Irak

Langkah Indonesia selanjutnya akan diuji dalam laga melawan Irak, yang bisa menjadi pertandingan hidup-mati bagi peluang Garuda menuju Piala Dunia 2026. Kemenangan menjadi harga mati untuk menjaga asa lolos, minimal lewat jalur runner-up grup yang berhak tampil di babak play-off.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kekalahan dari Arab Saudi memang menyakitkan, namun Idzes menegaskan bahwa Timnas Indonesia belum menyerah. “Kami akan berjuang habis-habisan di laga berikutnya,” ujarnya.

Kini, sorotan publik tertuju pada bagaimana Patrick Kluivert dan anak asuhnya bangkit dari kekalahan ini. Apakah Garuda bisa memperbaiki konsentrasi dan kembali menunjukkan permainan solid saat menghadapi Irak? Semua mata akan tertuju pada laga krusial itu. (nsp)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT