Absennya Marselino Ferdinan dari Garuda Calling Tuai Pro Kontra, Padahal Sempat Jadi Pahlawan Lawan Arab Saudi
- Instagram/marselinoferdinan10
Beberapa menganggap keputusan ini wajar karena performanya sedang menurun.
"Menit bermain kurang, dan setelah jadi pahlawan lawan Arab dia seperti kena star syndrome. Habis itu gak konsisten,” tulis seorang fans sepak bola, di akun X Fakta Bola.
Namun, ada pula yang meminta publik untuk tetap bersabar mengingat usia Marselino yang masih sangat muda.
"Semoga sadar, Marceng ini masih U-23. Jatah gagal masih banyak, nanti juga bisa jadi pemain hebat,” komentar akun lain.
Tak sedikit yang menyarankan Marselino kembali ke Indonesia agar bisa mendapatkan menit bermain lebih banyak.
“Balik aja ke Persebaya, main reguler kan lebih penting buat jaga tempat di timnas,” tulis seorang netizen.
Ada juga yang menyinggung perbedaan gaya kepelatihan Patrick Kluivert dengan Shin Tae-yong.
Menurut mereka, Kluivert lebih memilih pemain yang sudah siap, bukan membentuk dari nol.
“Coach Patrick nggak mau ribet ngebentuk pemain, maunya instan cari yang udah jadi,” sindir netizen.
Reaksi beragam ini menunjukkan bahwa nama Marselino Ferdinan masih sangat diperhitungkan oleh publik.
Meski kali ini tidak masuk Garuda Calling, para penggemar berharap sang gelandang muda bisa segera bangkit, menemukan klub yang tepat, dan kembali menunjukkan permainan terbaiknya untuk Timnas Indonesia. (adk)
Load more