Pertama Kalinya Dicoret dari Timnas Indonesia, Ternyata ini Penyebab Marselino Ferdinan Tak Dipilih Patrick Kluivert
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Kabar mengejutkan datang dari Timnas Indonesia. Nama Marselino Ferdinan tidak tercantum dalam daftar 28 pemain yang dirilis untuk menghadapi Arab Saudi dan Irak pada Kualifikasi Piala Dunia 2026 putaran keempat zona Asia, 9–12 Oktober 2025.
Bagi publik, keputusan Patrick Kluivert ini terasa janggal.
Pasalnya, sejak debut melawan Timor Leste pada 27 Januari 2022 dalam usia 17 tahun, Marselino sudah mengoleksi 37 caps dan hampir selalu masuk skuad senior.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Baru kali ini ia dicoret murni karena alasan persaingan di level timnas.
Lantas, apa sih sebenarnya alasan Marselino Ferdinan tak dipanggil skuad Timnas Indonesia?
Meski kondisi kebugarannya sudah membaik, Marselino ternyata belum sepenuhnya pulih dari cedera yang sempat menahannya keluar masuk ruang perawatan.
Sejak Piala Presiden 2025 bersama Oxford United pada Juli lalu, ia praktis tak lagi tampil dalam pertandingan kompetitif.
Setelah itu, sang gelandang berusia 21 tahun dipinjamkan ke AS Trencin pada awal September.
Namun, proses administrasi yang terlambat membuatnya belum bisa turun hingga akhir September.
Di sisi lain, kebugarannya juga masih dalam tahap pemulihan.
- 2024 Asian Football Confederation (AFC)
Pengamat sepak bola nasional, Haris Pardede, menegaskan jika Marselino saat ini terus berlatih dalam masa pemulihannya.
Meski tak dipanggil, pesebakbola yang akrab dipanggil Marceng itu tetap telah membuktikan dirinya dalam Timnas Indonesia.
Apalagi, kontribusinya di round 2 dan 3 tidak bisa disepelekan.
"Marselino Ferdinan sedang dalam pemulihan. Sekarang dia tiap hari latihan di Lapangan ABC Senayan. Meski dia tidak turun melawan Arab Saudi dan Irak, perjalanan Marselino di round 2 dan 3 itu luar biasa, terutama saat mencetak brace ke gawang Arab Saudi tahun lalu," ungkap Haris Pardede dikutip dari kanal YouTube Bung Harpa.
Pernyataan ini menunjukkan bahwa kondisi Marselino belum memungkinkan untuk bersaing dalam intensitas pertandingan sekelas kualifikasi Piala Dunia.
Selama dua musim terakhir, Marselino menghadapi jalan terjal di level klub. Di KMSK Deinze (2023/24) dan Oxford United (2024/25), ia hampir tak mendapatkan menit bermain reguler.
Kini di AS Trencin, ia masih menunggu momen debut.
Keadaan tersebut tentu berpengaruh pada performanya di timnas.
Saat laga uji coba melawan Taiwan dan Lebanon pada FIFA Matchday lalu, Marselino tampil sebagai pengganti namun kontribusinya dianggap kurang meyakinkan.
Hal itu pula yang membuat Kluivert mengambil keputusan besar dengan tidak menyertakannya.
Meski absen di jendela internasional Oktober ini, bukan berarti perjalanan Marselino di Timnas Indonesia telah berakhir.
Usianya yang baru 21 tahun membuat peluang untuk kembali terbuka lebar.
Ia masih bisa menjadi bagian penting skuad Garuda di ajang besar lainnya, seperti playoff antarkonfederasi menuju Piala Dunia 2026, Piala AFF 2026, hingga Piala Asia 2027.
Selain Marselino, gelandang muda lainnya, Ivar Jenner, juga tidak dipanggil karena cedera.
Hal ini membuat Kluivert benar-benar harus mengandalkan stok pemain tengah lain untuk menjaga keseimbangan tim.
Keputusan mencoret Marselino Ferdinan memang terasa mengejutkan, tetapi langkah Patrick Kluivert cukup logis jika menimbang faktor kebugaran, menit bermain, dan kondisi persaingan di timnas.
Tugas Marselino kini adalah memulihkan diri sepenuhnya serta memastikan tampil reguler bersama klub.
Dengan begitu, pintu kembali ke skuad Garuda akan terbuka, dan publik sepak bola Tanah Air bisa kembali menyaksikan aksinya di lapangan hijau. (tsy)
Load more