News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Pelatih dan Pemain Taiwan usai Dibantai Timnas Indonesia 6-0: Mereka Sangat Kuat, Peluang Lolos Piala Dunia Cukup Besar 

Pelatih Timnas Taiwan, Che-Ming Huang, mengakui bahwa Timnas Indonesia merupakan tim yang sangat kuat dan terorganisir.
Sabtu, 6 September 2025 - 08:50 WIB
Pelatih Timnas Taiwan, Che-Ming Huang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

Surabaya, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Taiwan, Che-Ming Huang, mengakui bahwa Timnas Indonesia merupakan tim yang sangat kuat dan terorganisir.

Bahkan, juru taktik berusia 53 tahun tersebut tak ragu mengatakan bahwa skuad Garuda besutan Patrick Kluivert memiliki peluang untuk lolos ke Piala Dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan Che-Ming Huang usai timnya kalah 0-6 dari Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (5/9/2025) malam WIB. 

Timnas Indonesia Vs Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Jumat (5/9/20225)
Timnas Indonesia Vs Taiwan di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya pada Jumat (5/9/20225)
Sumber :
  • tvOnenews.com - Taufik Hidayat

 

Gol-gol skuad Garuda lahir dari gol Jordi Amat (4’), gol bunuh diri Ming-hsiu Chao (23’), Marc Klok (33’), dan Eliano Reijnders (38’), Ramadhan Sananta (58’) dan Sandy Walsh (60’).

Sementara itu, Taiwan bukan tanpa perlawanan. Mereka juga sesekali memberikan ancaman hingga membuat kiper Emil Audero melakukan penyelamatan.

Selepas pertandingan, Che-Ming Huang mengakui kualitas permainan Timnas Indonesia. Dia menilai Beckham Putra dkk bermain terorganisir.

Menurutnya, Indonesia banyak memberi tekanan yang tidak hanya berasal dari para pemain, tetapi juga dari atmosfer suporter yang memenuhi stadion.

Ia menilai kekalahan tersebut akan menjadi pengalaman penting bagi Taiwan untuk meningkatkan kualitas permainan mereka.

Pelatih Timnas Taiwan, Che-Ming Huang
Pelatih Timnas Taiwan, Che-Ming Huang
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

"Indonesia memberikan banyak tekanan. Mereka punya strategi yang sangat terorganisasi. Taiwan butuh kekuatan dan pengalaman seperti ini untuk bisa berkembang," ujar Che-Ming Huang dalam konferensi pers setelah pertandingan di Stadion GBT Surabaya, Jumat (6/9) malam WIB.

Selain mengakui kekuatan Timnas Indonesia, dia meyakini bahwa peluang skuad Garuda untuk lolos ke Piala Dunia sangat terbuka.

"Indonesia adalah tim yang sangat kuat. Menurut saya, kemungkinan mereka ke Piala Dunia cukup besar," ujar pelatih berusia 53 tahun itu.

Di sisi lain, Che-Ming Huang menilai kekalahan 0-6 tak lepas dari keterbatasan Taiwan dalam persiapan yang singkat sebelum menghadapi skuad Garuda.

Tim asuhannya hanya menjalani latihan sekitar lima hingga enam hari dengan mayoritas pemain lokal, sehingga tidak mampu menampilkan performa terbaik.

"Kami tidak terbiasa dengan level turnamen internasional, sehingga tidak bisa menunjukkan kemampuan terbaik. Itu salah satu alasannya," jelasnya.

Menanggapi komposisi pemain naturalisasi di skuad Timnas Indonesia, Che-Ming Huang menyebut hal tersebut memberi kekuatan tambahan.

Namun, ia juga menilai tim besutan Patrick Kluivert tetap memiliki potensi besar untuk mengembangkan pemain lokal.

"Itu membuat mereka lebih kuat. Tentu saja hal ini bagus untuk tim. Selain itu, mereka juga bisa meningkatkan kualitas pemain asli Indonesia," katanya.

Sementara itu, pemain Taiwan, Meng Cheng Tsai, merasakan perbedaan kualitas antara kedua tim.

Ia menyebut Timnas Indonesia bermain cepat, terstruktur, dan memiliki pola serangan balik yang menyulitkan lawan.

Pemain Taiwan, Meng Cheng Tsai
Pemain Taiwan, Meng Cheng Tsai
Sumber :
  • tvOnenews.com/Taufik Hidayat

 

"Sebagai pemain di lapangan, saya merasakan ada jarak kualitas. Sangat sulit menghadapi tim seperti Indonesia. Tapi ini kesempatan bagi kami untuk belajar," jelasnya.

Lebih lanjut, ia juga terkesan dengan atmosfer di Stadion GBT Surabaya, karena dukungan penuh suporter yang nantinya bisa menjadi contoh untuk perkembangan sepak bola di Taiwan.

"Atmosfernya luar biasa. Banyak orang berteriak dan membuat suasana sangat emosional. Kalau di negara kami ada dukungan sebanyak itu, sepak bola pasti lebih maju," katanya.

Selanjutnya, Timnas Indonesia dijadwalkan akan melawan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, Senin (8/9) malam WIB.

Dua pertandingan tersebut sebagai persiapan skuad Garuda jelang putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia melawan Arab Saudi dan Irak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia akan bersua Arab Saudi dan Irak pada 9 serta 12 Oktober 2025. Hanya juara grup yang lolos langsung ke Piala Dunia 2026.

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT