News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Singgung Timnas Indonesia, Pelatih Thailand Pilih Rendah Hati usai Timnya Difavoritkan Jadi Juara Piala AFF U-23 2025

Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, memilih untuk merendah saat timnya disebut sebagai salah satu favorit untuk meraih juara Piala AFF U-23 2025.
Minggu, 20 Juli 2025 - 12:30 WIB
Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

Jakarta, tvOnenews.com - Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul, memilih untuk merendah saat timnya disebut sebagai salah satu favorit untuk meraih juara Piala AFF U-23 2025.

Thailand berhasil meraih kemenangan perdana Grup C dengan menumbangkan Timor Leste 4-0 di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi pada Sabtu (19/7/2025).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Thailand U-23
Thailand U-23
Sumber :
  • Changsuek

 

Berkat kemenangan menjanjikan tersebut, membuat sejumlah pihak menilai Thailand sebagai kandidat juara bersama Timnas Indonesia U-23 dan Vietnam.

Bahkan, jauh sebelum laga itu dimulai, penilaian skuad Gajah Perang menjadi kandidat kuat peraih gelar juara juga telah mencuat.

Menanggapi hal tersebut, Thawatchai Damrong-Ongtrakul justru memilih untuk tetap rendah hati.

Thawatchai mengatakan bahwa perjalanan untuk meraih gelar juara Piala AFF U-23 2025 bukanlah sesuatu yang mudah.

Dirinya pun sadar jika mendapatkan banyak harapan dan bebas dari para suporter untuk membuat Thailand meraih gelar juara Piala AFF U-23 2025.

Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Pelatih Timnas Thailand U-23, Thawatchai Damrong-Ongtrakul
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani Pratama

 

"Sebagai pelatih kepala yang ditunjuk, saya tentu memiliki ekspektasi untuk memenangi trofi ini. Seperti yang Anda tahu, kalau bicara soal menjadi juara, memang butuh proses panjang untuk mencapainya," ujar Thawatchai, Sabtu (19/7/2025).

"Tentu saja ada banyak hal yang harus dihadapi dalam perjalanan menuju gelar juara. Hal itu yang terus saya sampaikan kepada tim bahwa akan ada banyak tantangan yang harus dihadapi dalam proses meraih gelar juara," tambahnya.

Lebih lanjut, dia juga menyoroti kekuatan tim lainnya yang berada di grup berbeda, seperti Timnas Indonesia U-23.

‎Thawachai mengatakan bahwa semua tim yang berada di Grup A merupakan lawan-lawan yang berat dan kuat bagi Thailand. 

‎Dirinya bahkan menyinggung Timnas Indonesia U-23 sebagai salah satu tim kuat yang berada di grup A Piala AFF U-23 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

‎"Sebenarnya, saya pikir semua tim kuat, terutama Grup A. Dari apa yang saya lihat di Grup A, Indonesia dan Filipina adalah tim kuat," jelas Thawatchai.

‎"Setiap tim memiliki kualitas tim yang baik, bahkan Malaysia, Filipina, atau Indonesia," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT