News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akui ingin Cetak Sejarah bersama Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika: Tidak Ada Peringkat Ke-2, Kita harus Jadi yang Pertama!

Kapten Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika mengaku ingin mencetak sejarah bersama skuad Garuda Pertiwi dengan lolos ke Piala Asia 2026.
Senin, 30 Juni 2025 - 10:23 WIB
Kapten Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika
Sumber :
  • tvOne - Taufik Hidayat

Jakarta, tvOnenews.com - Kapten Timnas Indonesia Putri, Shafira Ika mengaku ingin mencetak sejarah bersama skuad Garuda Pertiwi dengan lolos ke Piala Asia 2026.

Timnas Indonesia Putri berhasil membuka perjalanan di Kualifikasi Piala Asia 2026 dengan cukup manis usai melibas Kirgistan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pasukan asuhan Satoru Mochizuki mampu menumbangkan Kirgistan dengan skor tipis 1-0 di Indomilk Arena pada Minggu (29/6/2025).

Satu-satunya gol sekaligus menjadi kunci kemenangan pada laga tersebut mampu dicetak Isa Warps pada menit ke-66.

Pada laga itu, sejumlah pemain penting pun langsung diturunkan pelatih Satoru Mochizuki, termasuk sang kapten, Shafira Ika.

Tak hanya itu, pelatih asal Jepang tersebut juga langsung menurunkan empat pemain diaspora baru, seperti Isa Warps, Iris de Rouw, Emily Nahon, dan Felicia de Zeeuw.

Selepas laga, Shafira Ika sangat bersyukur bisa meraih kemenangan pertama di Kualifikasi Piala Asia 2026.

Shafira Ika pun berharap skuad Garuda Pertiwi bisa kembali meraih kemenangan dan tampil lebih baik di pertandingan selanjutnya.

Dirinya bahkan bertekad untuk bisa mencetak sejarah bersama Timnas Indonesia Putri dengan lolos ke putaran final Piala Asia 2026 di Australia.

"Pertama-tama saya ingin mengucapkan terima kasih juga kepada semua teammate saya, ofisial, dan juga para supporter Indonesia yang sudah mendukung tim kami," ujar Shafira Ika, Minggu (29/6/2025).

"Kita berharap di pertandingan selanjutnya kita bisa melakukan lebih baik lagi dan menang lagi," tambahnya.

Lebih lanjut, ia pun mengaku jika menjadi juara grup D merupakan target utama yang harus diraih Timnas Indonesia Putri.

Menurutnya, tidak ada kata 'kedua' maupun 'ketiga' dalam klasemen akhir di Kualifikasi Piala Asia 2026.

Hal yang disampaikan Shafira Ika itu sangat wajar mengingat pada babak kualifikasi ini, hanya ada satu tim yang berhak lolos ke putaran final.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemudian, kapten Timnas Indonesia Putri itu pun mengajak rekan-rekannya untuk bisa percaya diri dan berjuang maksimal mengingat skuad Garuda Pertiwi bertindak sebagai tuan rumah.

"Saya juga selalu bilang ke teman-teman saya bahwa selalu berjuang 100 persen karena kami main di kandang," jelas Shafira Ika.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT