News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jauh Sebelum Kalah Telak, Indra Sjafri Sudah Peringatkan Mengapa Sepakbola Jepang Lebih Maju dari Indonesia, Padahal Mereka Itu...

Mantan pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri pernah peringatkan soal mengapa sepakbola Jepang jauh lebih maju dari Indonesia, padahal baru Liganya baru..
Jumat, 13 Juni 2025 - 23:28 WIB
Indra Sjafri dan duel pemain Timnas Indonesia melawan Jepang.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / PSSI / JFA

tvOnenews.com - Mantan pelatih timnas Indonesia U-20, Indra Sjafri pernah peringatkan soal mengapa sepakbola Jepang jauh lebih maju.

Menyusul hasil kekalahan pahit pada laga pamungkas grup C, timnas Indonesia takluk dengan skor 0-6 dari Jepang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang paling terlihat dalam pertandingan ini adalah pressing dan penguasaan bola dari tim asuhan Hajime Moriyasu.

Variasi serangan Jepang juga lebih beragam, tidak hanya berfokus dari kaki sang kapten, Takefusa Kubo.

Efek pressing tinggi yang diterapkan, sulit mengembangkan permainan. Aliran bola selalu terhenti.

Alhasil, Ole Romeny tak mendapat umpan-umpan yang bisa dikonversi untuk tendangan ke gawang.

Dalam statistik pertandingan, Jepang unggul jauh dengan melesatkan 22 tendangan 11 yang mencapai target.

Timnas Indonesia saat lawan Jepang, Selasa (10/6).
Timnas Indonesia saat lawan Jepang, Selasa (10/6).
Sumber :
  • Timnas Indonesia

 

Sementara Indonesia sama sekali tak memberikan tendangan ke gawang yang membahayakan gawang Jepang yang dijaga oleh Keisuke Osaka.

Seolah Hajime Moriyasu menjawab segala kritikan dan keraguan terhadap anak asuhnya usai mengalami kekalahan dari Australia.

Sementara itu, jauh sebelum skuad Garuda kalah telak dan gagal meraih kemenangan pada laga terakhir putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Indra Sjafri membocorkan perbedaan mendasar yang terjadi di sepakbola Indonesia dengan Jepang.

Seperti diketahui, Jepang baru memiliki kompetisi resmi pada 1992, artinya negara matahari terbit itu baru menjalankan liga sepakbola secara profesional dalam 30 tahun terakhir.

Jepang bahkan pernah belajar ke Indonesia di awal-awal pendirian liganya, belajar dari Galatama.

Salah seorang pemain terkenal yang pernah direkut Jepang adalah Ricky Yakobi.

Klub Matsushita Electric FC atau yang kini bernama Gamba Oska tertartik dengan kemampuan dan penampilan Ricky saat membela Arseto Solo.

Jepang juga dikenal sebagai negara langganan Piala Dunia dan menempati peringkat 24 FIFA. Banyak dari pemainnya yang memiliki karier gemilang di Eropa. 

Jepang juga dikenal sebagai negara langganan tampil di Piala Dunia dan menempati peringkat 17 FIFA.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak dari pemain Jepang memiliki karier gemilang di Eropa,

Dalam waktu terbilang singkat, Jepang sudah punya pemain-pemain bintang yang bermain di Eropa seperti Kaoru Mitoma (Brighton), Ritsu Doan (SC Freiburg), Takumi Minamino (Monaco), Takefusa Kubo (Real Sociedad) dan lainnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam Sebut Pemain Timnas Indonesia Ini Jadi Biang Kerok Potensi Kekacauan di Liga Belanda, Kok Bisa?

Media Vietnam menyoroti polemik yang melibatkan Dean James, yang disebut berpotensi memicu kekacauan di Eredivisie akibat sengketa status kelayakan bermain.
Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Hanya Andalkan Marselino Ferdinan? Media Vietnam Ragukan Kekuatan Timnas Indonesia

Media Vietnam menyoroti skuad Timnas Indonesia jelang Piala ASEAN 2026, dengan perhatian utama tertuju pada Marselino Ferdinan sebagai satu-satunya pemain yang.
Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
background

Pekan ke-31

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT