News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Namanya Indonesia-Sunda Banget, Berat Can Sebat Eligible Dinaturalisasi Bela Timnas Indonesia untuk Ronde 4 atau Tidak? Begini Profilnya

Namanya Indonesia-Sunda banget, apakah bek asal Turki, Berat Can Sebat, eligible dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 atau tidak? Ini profilnya.
Kamis, 12 Juni 2025 - 16:27 WIB
Bek asal Turki, Berat Can Sebat
Sumber :
  • Genclerbirligi Ankara

Jakarta, tvOnenews.com - Namanya Indonesia-Sunda banget, apakah bek asal Turki, Berat Can Sebat, eligible dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia di ronde 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026 atau tidak? Ini profilnya.

Sebagaimana diketahui, Timnas Indonesia telah menyegel satu tiket ke ronde 4 alias putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepastian itu usai tim besutan Patrick Kluivert mengakhiri putaran ketiga, finis di peringkat keempat klasemen Grup C dengan 12 poin.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Timnas Indonesia pun menjadi salah satu dari enam negara yang akan bersaing ketat di putaran keempat pada Oktober 2025 mendatang.

Untuk enam negara tersebut, yakni dari Grup A: Uni Emirat Arab dan Qatar, lalu Grup B: Irak dan Oman, serta Grup C: Arab Saudi dan Timnas Indonesia.

Nantinya, keenam negara itu akan diundi. Negara yang satu grup di putaran ketiga dikabarkan tidak akan berhadapan lagi di babak keempat.

Sehingga, calon lawan Timnas Indonesia di putaran keempat kemungkinan adalah dua tim di antara Uni Emirat Arab, Qatar, Irak, atau Oman.

Tentunya, semua calon lawan skuad Garuda yang berasal dari Timur Tengah itu adalah tim-tim kuat yang sulit untuk dikalahkan.

Sehingga, pasukan Merah Putih dianggap masih membutuhkan amunisi tambahan untuk mempersolid skuad khususnya lini belakang.

Terlebih, Timnas Indonesia telah menelan kekalahan pahit 0-6 dari Jepang di Suita City Football Stadium, Osaka, Selasa (10/6/2025) lalu.

Dalam laga pamungkas Grup C putaran ketiga itu, skuad Garuda dibuat tak berdaya. Jay Idzes dkk sangat rapuh dalam pertahanan.

Karenanya, Timnas Indonesia dinilai masih membutuhkan bek tangguh yang bisa membuat lini pertahanan skuad Garuda makin kukuh.

Baru-baru ini, muncul sosok bek asal Turki yang memiliki nama dalam bahasa Indonesia dan Sunda. Sosok yang dimaksud adalah Berat Can Sebat.

Bek asal Turki, Berat Can Sebat
Bek asal Turki, Berat Can Sebat
Sumber :
  • Genclerbirligi Ankara

 

Seperti yang diketahui, Berat dalam bahasa Indonesia adalah besarnya tekanan suatu benda apabila diangkat, ditimbang, dan sebagainya.

Sementara itu, Can dalam bahasa Sunda itu artinya belum. Sementara dalam bahasa Inggris maknanya yakni bisa.

Lalu Sebat merupakan akronim dari sebatang yang merujuk pada sebatang rokok. Kata ini biasa digunakan sebagai kata lain dari merokok.

Sehingga, Berat Can Sebat bisa diartikan sebagai terasa berat jika belum merokok. Namun, belum diketahui secara pasti apa makna nama tersebut.

Satu hal yang pasti, Berat Can Sebat merupakan pemain bertahan kelahiran Ankara, Turki pada 10 Oktober 2003. Artinya, dia berusia 21 tahun.

Berdasarkan penelusuran tvOnemews.com, sangat minim informasi tentang Berat Can Sebat. Belum diketahui juga apakah dia memiliki keturunan Indonesia.

Andai tidak memiliki keturunan Indonesia, maka sang bek asal Turki itu tidak eligible atau tidak memenuhi syarat untuk dinaturalisasi.

Namun, masih ada cara lain jika ingin dinaturalisasi untuk membela Timnas Indonesia. Syaratnya, dia harus tinggal lima tahun berturut-turut di Indonesia.

Pertanyaannya, apakah Berat Can Sebat layak untuk dinaturalisasi demi memperkuat Timnas Indonesia? Intip profilnya berikut ini.

Menurut informasi dari Transfermarkt, Berat Can Sebat memulai kariernya bersama klub asal Turki, Genclerbirligi Ankara U19.

Kemudian pada 8 September 2022, pemain yang bisa beroperasi sebagai bek hingga bek kanan itu dipinjamkan ke Hacettepe 1945.

Lalu pada Januari 2023, dia kembali ke Genclerbirligi Ankara U19 sebelum pada awal Juli 2023 promosi ke tim senior tim kasta kedua Liga Turki itu.

Singkat cerita, Berat Can Sebat dipinjamkan ke klub kasta ketiga Liga Turki, Karabük Idmanyurdu Spor, pada 27 Juli 2023.

Dia kemudian kembali ke Genclerbirligi pada Juni 2024 dan dipinjamkan ke klub kasta kedua, Yeni Mersin Idmanyurdu, pada Februari 2025.

Kini, Berat Can Sebat akan kembali ke Genclerbirligi dan berkompetisi di kasta tertinggi Liga Turki musim depan, setim dengan eks striker Borneo FC, Leo Gaucho.

Pada musim 2024-2025, dia hanya memainkan total 4 pertandingan, 3 laga bersama Yeni Mersin dan 1 laga bersama Genclerbirligi.

Berat Can Sebat hanya mendapatkan menit bermain total 35 menit. Bisa dibilang, bek asal Turki itu performanya kurang memuaskan.

Profil Berat Can Sebat 

Tanggal lahir / Umur: 10 Okt 2003 (21)

Tempat kelahiran: Ankara, Turki (Cankaya)

Tinggi: 1,82 meter

Kewarganegaraan: Turki 

Posisi: Bek - Bek-Kanan

Kaki dominan: kanan

Klub Saat Ini: Yeni Mersin Idmanyurdu

Bergabung: 11 Feb 2025

Kontrak berakhir: 30 Jun 2025

Dipinjam Dari: Genclerbirligi Ankara

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kontrak di sana berakhir: 30 Jun 2027

(yus)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT