News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Remehkan Atmosfer GBK, Media China Sebut Timnas Indonesia Tak Diuntungkan Main di Kandang Sendiri: Para Pemain Mereka...

Jelang duel panas Timnas Indonesia vs China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, Media China mulai ramai membedah kekuatan skuad Garuda. Katanya...
Rabu, 4 Juni 2025 - 15:50 WIB
Resmi! 26 Pemain China Bakal Mendarat di Jakarta Demi Kalahkan Timnas Indonesia, Branko Ivankovic Coret Striker Mewah Tim Naga
Sumber :
  • ANTARA

tvOnenews.com - Jelang duel panas antara Timnas Indonesia vs China dalam lanjutan Kualifikasi Piala Dunia 2026, media-media asal Negeri Tirai Bambu mulai ramai membedah kekuatan skuad Garuda.

Salah satunya adalah Sohu, yang secara gamblang menyoroti dominasi pemain naturalisasi di tim asuhan Patrick Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam laporan utamanya, Sohu bahkan menyebut bahwa sebagian besar starter Timnas Indonesia berasal dari pemain naturalisasi.

Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
Sumber :
  • Instagram @rizkyridhoramadhani

 

“Sepuluh pemain inti merupakan pemain naturalisasi,” tulis Sohu dalam tajuk utamanya.

Meski begitu, Sohu menegaskan bahwa skuad Indonesia saat ini tidak diperkuat pemain-pemain top dari klub besar Eropa.

Namun, mereka tetap mengakui bahwa para pemain Garuda memiliki jam terbang tinggi dan pengalaman merumput di berbagai kompetisi Eropa.

"Susunan pemain ini tidak memiliki pemain dari tim-tim utama Eropa, tetapi pada dasarnya mereka memiliki pengalaman di liga-liga Eropa," tulis Sohu dalam analisisnya.

Timnas Indonesia Vs Bahrain
Timnas Indonesia Vs Bahrain
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/app/Spt.

 

Menariknya, media China itu juga mempertanyakan keunggulan Indonesia bermain di kandang sendiri, tepatnya di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.

Menurut mereka, para pemain Timnas Indonesia justru belum tentu merasa nyaman dengan cuaca tropis yang panas dan lembab, karena sebagian besar pemain telah lama tinggal dan berkarier di Eropa.

"Bagi para pemain yang sudah bertahun-tahun bermain di Eropa, kandang tim Indonesia tidak terlalu menguntungkan bagi mereka. Para pemain ini juga tidak beradaptasi dengan iklim tropis yang panas dan lembab,” tulis Sohu.

Lebih lanjut, Sohu menilai bahwa dari sisi kondisi lingkungan dan atmosfer pertandingan, sebenarnya tidak ada tim yang lebih diuntungkan.

Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes saat laga kontra Australia.
Kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes saat laga kontra Australia.
Sumber :
  • PSSI

 

Mereka menyebut, situasi di lapangan kemungkinan akan seimbang untuk kedua kubu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Oleh karena itu, dalam hal lingkungan kompetisi, tim nasional sepak bola Tiongkok dan tim Indonesia setara," tutup media tersebut.

Laga Timnas Indonesia vs China dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 5 Juni 2025, di Jakarta.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT