Media Korea Beri Sindiran Menohok Buat Patrick Kluivert usai Tonton El Clasico Jelang Laga Timnas Indonesia, Sebut Mirip Pelatih Gagal Korsel
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Jakarta, tvOnenews.com - Media Korea Selatan sampaikan kritik keras dan pedas kepada pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert dan membandingkannya dengan eks juru taktik Taeguk Warriors, Jurgen Klinsmann.
Kritik pedas tersebut disampaikan usai Patrick Kluivert kedapatan berada di Spanyol untuk menyaksikan laga El Clasico antara Barcelona melawan Real Madrid, Minggu (13/5/2025).
Patrick Kluivert memang sempat berada di Barcelona untuk menyaksikan mantan timnya tersebut bersama legenda-legenda lain seperti Ronaldinho dan Edgar Davids.
Keputusan Patrick Kluivert tersebut mendapat sindiran keras dari media asal Korea Selatan, News MT karena Timnas Indonesia saat ini tengah berjuang di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
- Timnas Indonesia
Timnas Indonesia akan menghadapi dua partai krusial melawan China dan Jepang pada 5 dan 10 Juni 2025 mendatang. Laga ini akan dimainkan di Stadion Utama Gelora Bung Karno dan Suita City Football Stadium.
"Apakah melaju ke putaran final Piala Dunia untuk pertama kalinya tidak ada dalam rencana? Tindakan Patrick Kluivert (49, Belanda), penerus Shin Tae-yong (55, direktur non-eksekutif Seongnam FC saat ini), yang mengambil alih pelatih Indonesia, terlibat dalam kontroversi," tulis News MT.
Sebelumnya, PSSI melalui Sekretaris Jenderal Yunus Nusi menyampaikan bahwa Patrick Kluivert harus segera datang ke Indonesia untuk memulai persiapan bersama Timnas Indonesia.
Marselino Ferdinan dan kawan-kawan akan menjalani pemusatan latihan (TC) di Bali mulai 26 Mei 2025 untuk menghadapi pertandingan melawan China dan Jepang.
- Barcelona Official
"Namun, pelatih Kluivert pergi ke Spanyol untuk menonton pertandingan mantan timnya dengan kualifikasi Piala Dunia sekitar sebulan lagi," tulis MT.
Media itu lanjut membandingkannya dengan Jurgen Klinsmann yang sempat menuai kontroversi karena dianggap malas bekerja saat menangani Son Heung-min dan kolega.
Pada saat itu, pelatih asal Jerman ini memang jarang berada di Korea Selatan untuk memantau kompetisi domestik. Dia hanya datang ketika akan menjalani pertandingan.
Hal ini juga sempat menuai kritik dari Presiden Federasi Sepak Bola Korea Selatan, Chung Mong-gyu sebelum memutuskan untuk memberhentikannya sebagai pelatih.
- KFA
"Klinsmann gagal menunjukkan kepemimpinan. Setelah diskusi yang komprehensif, KFA memutuskan untuk mengganti pelatih. Ia kurang memiliki daya saing dalam manajemen permainan, sikap kerja, dan manajemen pemain," kata Chung Mong-gyu.
Tak heran, banyak publik yang menilai bahwa Jurgen Klinsmann gagal total selama menangani Timnas Korea Selatan karena tidak berhasil mempersembahkan trofi Piala Asia 2023. (fan)
Load more