News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Selama Ini Dipendam, Sandy Walsh Akhirnya Bicara Jujur soal Alasan Lebih Pilih Timnas Indonesia Ketimbang Negara Ini...

Bek andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh akhirnya bicara jujur mengapa lebih memilih Timnas Indonesia sebagai tim kebangsaanya, padahal punya pilihan ini..
Senin, 5 Mei 2025 - 21:25 WIB
Bek kanan Timnas Indonesia, Sandy Walsh.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - Bek andalan Timnas Indonesia, Sandy Walsh akhirnya bicara jujur mengapa lebih memilih Timnas Indonesia sebagai tim kebangsaanya.

Meski berdatangan banyak bek di skuad Timnas Indonesia era Shin Tae-yong hingga Patrick Kluivert.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Sandy Walsh tak pudar sinarnya, bahkan kini tengah bermain di Liga Jepang dengan membela Yokohama F Marinos.

Padahal untuk level tim nasional, Sandy Walsh punya pilihan beberapa untuk negara yang dibelanya.

Sandy Walsh merupakan pemain keturunan atau generasi pertama yang bersedia menerima tawaran PSSI untuk berseragam Timnas Indonesia.

Bahkan, Sandy Walsh sampai menanti tujuh tahun lamanya agar bisa membela Timnas Indonesia.

Tak sendiri, pemain keturunan Surabaya itu bersama Jordi Amat, Mees Hilgers dan Kevin Diks menjadi nama pemain keturunan yang diajukan sejak awal untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia

Sejatinya, Sandy Walsh sudah mulai didekati oleh PSSI sejak 2017 lalu, namun perpindahan federasinya yang memakan waktu hingga baru terwujud setelah lima tahun.

Bukan tanpa alasan PSSI berani menawarkan kewarganegaraan kepada Sandy Walsh. Pasalnya, sang pemain punya sederet pengalaman di tim junior Belanda

Namun, Sandy Walsh tidak cukup beruntung ketika memasuki tim senior lantaran dirinya sama sekali belum berkesempatan main di skuad utama Belanda.

Setelah menjadi WNI, pelatih Shin Tae-yong selalu memercayai posisi sayap kanan Timnas Indonesia kepada Sandy Walsh dan kepercayaan itu ia bayar lunas. 

Salah satunya ketika Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Arab Saudi sekaligus menjaga asa untuk lolos ke putaran final Piala Dunia 2026. 

Kini, Sandy Walsh bersama Timnas Indonesia akan memasuki babak baru. Dinahkodai pelatih Belanda Patrick Kluivert, cita-cita itu diharapkan bisa terealisasi.

Apalagi, Patrick Kluivert juga berasal dari negara yang sama dengan pemain-pemain keturunan Belanda andalan Timnas Indonesia, sehingga lebih mudah untuk berkomunikasi.

Di sisi lain, Sandy Walsh belum lama ini menghadiri sesi wawancara dengan media asal Belgia Sporza. Di sana, ia baru mengaku soal alasan memilih Timnas Indonesia. 

Bukan setahun dua tahun, Sandy Walsh mengatakan kalau Timnas Indonesia sudah menawarinya bergabung ke skuad jauh sebelum STY ambil alih kendali kepelatihan.

“Pelatih timnas saat itu kemudian menghubungi saya melalui DM di Instagram. Dia bertanya apakah saya tertarik bermain untuk Indonesia,” jelas Sandy Walsh. 

Kendati demikian, kabarnya bukan bujuk rayu PSSI hingga faktor internal lainnya yang mendorong keputusan Sandy Walsh bela timnas Indonesia. 

Yakni faktor kakek dan neneknya yang punya garis keturunan langsung Indonesia bahkan sering bercerita kepadanya soal keindahan negara nusantara. 

Ibu dari Sandy Walsh yaitu Brigitta Portier diketahui memiliki darah Indonesia dari kedua orang tuanya. Sang ayah asal Surabaya, sedangkan ibunya dari Malang.

Ini adalah negara kakek-nenek saya dari pihak ibu saya,” ujar Sandy Walsh mengutip dari Sporza.

Sandy Walsh menegaskan bahwa semasa kakek dan neneknya masih hidup, mereka kerap menceritakan sesuatu tentang Indonesia sehingga membuatnya terkesan. 

“Saya selalu sangat dekat dengan mereka. Mereka meninggalkan Indonesia untuk mencari kehidupan yang lebih baik, namun mereka selalu bercerita kepada saya tentang budaya dan asal usul mereka,” katanya.

Berkaca dari kedekatan antara Sandy Walsh dan kakek neneknya itu, akhirnya pemain keturunan Belanda ini memantapkan hatinya untuk bermain bagi Timnas Indonesia. 

“Oleh karena itu, negara ini selalu memiliki tempat khusus di hati saya bahkan sebelum saya menentukan pilihan bermain untuk tim nasional,” tukas Sandy Walsh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sandy Walsh pun yakin kalau mendiang kakeknya akan merasa bangga dengan pilihan sang cucu setelah beberapa kali bermain untuk tanah asalnya yaitu Indonesia.

“Sejak saat itu, kecintaanku pada Indonesia semakin tumbuh. Apalagi saat saya debut di kampung halaman kakekku, saya merasakan koneksi yang sangat baik, saya yakin dia menonton,” ucapnya.

Ia tetap setia dan tak ada keraguan untuk memilih Indonesia, padahal Sandy Walsh punya pilihan membela Belanda dan Irlandia.  (han/ind)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT