Pelatih Malaysia Akhirnya Akui 'Level' Timnas Indonesia dan Sebut Harimau Malaya Tertidur: Negara Tetangga Sedang Bergerak ke Pentas....
- Instagran Astroarenahd / Tim tvOnenews, Taufik Hidayat
tvOnenews.com - Pelatih Timnas Malaysia akhirnya jujur, akui level Timnas Indonesia dan sebut kalau Harimau Malaya sudah lama tidur.
Nasib kontras terjadi antara dua negara Asia Tenggara: Indonesia dan Malaysia.
Di saat Timnas Indonesia mencetak sejarah dengan melaju ke putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia, Malaysia justru harus menerima kenyataan pahit gagal lolos dan hanya bersaing di level kedua Asia, yakni Kualifikasi Piala Asia 2027.
Pelatih Timnas Malaysia, Peter Cklamovski, mengakui bahwa sepak bola di negaranya mengalami stagnasi dan tertinggal jauh dari negara tetangga seperti Indonesia.
“Menurut pandangan saya, sepak bola Malaysia mungkin sudah lama tidur,” ujar Cklamovski, dikutip dari Astro Arena.
Peter menambahkan, “Sedangkan negara tetangga (termasuk Indonesia) sedang bergerak ke pentas atas seperti yang Anda sebutkan tadi.”
Cklamovski ditunjuk sebagai pelatih kepala Malaysia menggantikan Kim Pan-gon yang mundur, setelah sebelumnya Pau Marti menjadi pelatih sementara.
Pelatih asal Australia ini dikenal sebagai mantan asisten Ange Postecoglou, juru taktik top Australia yang kini menukangi klub Premier League, Tottenham Hotspur.
Bersama Cklamovski, Harimau Malaya kini menempati peringkat ke-131 dalam ranking FIFA—kalah dari sesama negara Asia Tenggara seperti Thailand, Vietnam, bahkan Indonesia yang semakin menanjak.
Malaysia saat ini hanya bertarung di Kualifikasi Piala Asia 2027. Mereka tergabung di Grup F bersama Yaman, Vietnam, dan Bhutan, namun hanya mampu bertengger di posisi kedua di bawah Vietnam.
- tvOnenews.com - Taufik Hidayat
Untuk bisa lolos ke Piala Asia 2027 di Arab Saudi, mereka wajib menjadi juara grup.
“Saya rasa kita sebagai sebuah negara perlu buka mata, bersatu, dan mengambil langkah yang benar. Ini karena sepak bola negara ini bisa menjadi sesuatu yang istimewa,” ujar Cklamovski lagi.
Ia juga menekankan perlunya pembenahan sistematis, “Memang banyak yang perlu diperbaiki, tapi ada langkah awal yang bisa diambil, mungkin awal musim depan.” Sementara itu, Indonesia terus memecahkan rekor.
Load more