Andai Striker Keturunan Belanda-Sunda Ini Gabung, Timnas Indonesia Bisa Dapat Mesin Gol yang Antar Klubnya Tembus Liga Tertinggi Eropa
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Nama Mauro Zijlstra nampaknya tak asing di telinga suporter Timnas Indonesia.
Setelah Emil Audero, Joey Pelupessy, dan Dean James, Zijlstra menjadi salah satu pemain keturunan yang masuk radar PSSI untuk memperkuat Timnas Indonesia.
Pemain berusia 20 tahun itu diketahui memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Bandung, Jawa Barat.
- Kolase tvOnenews
Mauro Zijlstra, yang lahir dan besar di Belanda, disebut-sebut tertarik memperkuat Garuda dan kini tengah menjalani proses naturalisasi.
Menariknya, Mauro bukan pemain sembarangan. Ia tampil impresif di Liga Belanda U-21 bersama NEC Nijmegen U-21 musim lalu.
Dari 12 laga, Zijlstra mencetak delapan gol dan satu assist—catatan yang mengantarkannya sebagai top skor tim.
Performa apiknya membuat FC Volendam langsung mengamankan jasanya pada Juli 2024.
Bersama klub barunya, Mauro kembali menunjukkan kualitasnya dan berhasil membawa Volendam promosi ke Eredivisie, kasta tertinggi Liga Belanda, pada akhir musim 2024/2025.
- Volendam
Lalu, seperti apakah proses naturalisasi pemain berdarah Belanda-Sunda ini?
Dalam sebuah wawancara dengan kanal YouTube golexs studio, Mauro mengaku bahwa PSSI sudah menghubunginya sejak lama.
"Jadi semenjak mereka (PSSI) tahu saya memiliki Indonesia. Ya, saya mendapatkan banyak pesan, dan tentu saja kamu harus menunjukkan kemampuanmu di klub. Dan akhirnya ada seseorang dari PSSI yang mengirimi saya pesan bahwa mereka tertarik pada saya sebagai pemain," ungkap Mauro.
Ia juga menegaskan bahwa proses naturalisasinya tengah berlangsung.
"Ya, saat ini saya sedang dalam 'proses', begitulah mereka menyebutnya. Saat ini kami sedang mengurus paspor saya. Mereka sedang memeriksa dokumen. Dan jika semua lancar, saya akan segera terbang ke Indonesia," katanya.
- Instagram/maurozijlstra
Dalam kesempatan yang sama, Zijlstra juga menyinggung gaya bermainnya yang banyak disamakan dengan bintang top Eropa.
"Lebih seperti tipe striker Robert Lewandowski dan Joshua Zirkzee. Saya suka ikut dan menghubungkan permainan dan saya bisa menyelesaikannya juga," jelas Zijlstra.
"Saya bukan seperti Luuk de Jong yang menyundul setiap umpan silang dari kotak penalti, tapi lebih seperti seseorang yang bisa ikut bermain dan mampu memberi umpan," sambungnya.
Namun, proses naturalisasinya hingga kini masih belum menemui titik terang. Mauro pun mengaku tak sabar ingin segera membela skuad Garuda.
- Kolase tvOnenews.com / tangkapan layar youtube Voetbal Primeur / Instagram - Timnas Indonesia
Hal itu ia sampaikan sendiri di kanal YouTube Yussa Nugraha belum lama ini.
“Saya berharap prosesnya bisa lebih cepat lagi dan bisa segera terbang ke Indonesia untuk bertemu dengan Ketua Umum PSSI, Erick Thohir,” ujar Mauro di kanal YouTube Yussa Nugraha.
“Iya supaya proses saya lebih cepat lagi dan bisa segera bermain untuk Timnas Indonesia,” tegasnya.
Dengan pencapaian terbarunya membawa FC Volendam promosi ke Eredivisie, Mauro Zijlstra bukan hanya sekadar pemain muda penuh potensi, tapi juga kandidat kuat untuk menambah daya gedor lini depan Timnas Indonesia.
Apakah pelatih anyar Timnas Indonesia, Patrick Kluivert, akan memboyong striker muda tajam ini untuk memperkuat lini depan Garuda di Kualifikasi Piala Dunia 2026?
Jika ya, Timnas Indonesia bisa mendapatkan tambahan kekuatan luar biasa untuk menghadapi laga-laga penting menuju Piala Dunia 2026. (yus/asl)
Load more