News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerald Vanenburg di Ujung Tanduk? Misi Juara U-23 di Tanah Air Jadi Penentu Nasib

Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar pada 15 hingga 31 Juli mendatang di Indonesia tak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Timnas U-23 di bawah asuhan Gerald Vanenburg,
Rabu, 30 April 2025 - 22:28 WIB
Erick Thohir Panggil Gerald Vanenburg
Sumber :
  • Instagram - Erick Thohir

tvOnenews.com - Piala AFF U-23 2025 yang akan digelar pada 15 hingga 31 Juli mendatang di Indonesia tak hanya menjadi ajang pembuktian bagi Timnas U-23.

Lebih dari itu, turnamen ini juga menjadi panggung krusial bagi pelatih kepala Gerald Vanenburg.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Membawa nama besar sebagai mantan pemain timnas Belanda dan legenda Ajax Amsterdam, Vanenburg kini mengemban beban berat: membawa Indonesia juara di rumah sendiri untuk kali pertama sejak keikutsertaan di ajang ini.

Ini adalah kali pertama Indonesia menjadi tuan rumah resmi Piala AFF U-23 sejak edisi 2005.

Sebelumnya, Indonesia sempat ditunjuk sebagai tuan rumah pada 2011, namun turnamen tersebut urung digelar. Kini, dua dekade kemudian, ekspektasi publik tidak main-main.

Gerald Vanenburg, yang menangani Timnas U-23 sejak 2024, harus berhadapan dengan lawan tangguh sejak fase grup. Tim seperti Vietnam U-23 juara bertahan dua kali berturut-turut menjadi batu ujian terbesar.

Sumber internal federasi menyebutkan bahwa performa Indonesia di turnamen ini akan sangat menentukan nasib Vanenburg ke depan.

Bila gagal membawa prestasi yang diharapkan, pelatih asal Belanda itu berpotensi tidak diperpanjang kontraknya oleh PSSI.

Di sisi lain, bila sukses membawa Garuda Muda berjaya di hadapan publik sendiri, Vanenburg bisa dipertimbangkan untuk memimpin skuad U-22/U-23 ke Kualifikasi AFC U-23 2026 dan SEA Games ke-33 di Thailand.

Sebagai pemain, prestasi Vanenburg tidak diragukan. Ia tampil 42 kali untuk Timnas Belanda dan menjadi bagian dari skuad juara Piala Eropa 1988 bersama nama-nama besar seperti Marco van Basten dan Ruud Gullit.

Di level klub, ia adalah ikon Ajax Amsterdam dengan torehan 209 pertandingan, 66 gol, dan 91 assist. Ia mengoleksi tiga gelar Eredivisie dan dua Piala Belanda.

Selepas pensiun, Vanenburg memulai karier kepelatihan di akademi Ajax, menjabat sebagai pelatih Ajax U17, U18, dan kemudian promosi menjadi pelatih kepala Ajax U21. Ia juga sempat bergabung dalam staf kepelatihan Erik ten Hag di tim utama Ajax pada musim 2020/2021.

Namun kini, Vanenburg menghadapi tantangan yang sangat berbeda—memimpin generasi muda Indonesia menuju panggung kehormatan di Asia Tenggara.

Publik menaruh harapan tinggi, apalagi setelah berbagai perbaikan yang dilakukan PSSI terhadap kompetisi usia muda dan pembinaan pemain.

Di sisi lain, kompetisi di regional ini kian ketat, dengan Vietnam, Thailand, dan Malaysia memperkuat tim-tim U-23 mereka secara serius.

Vanenburg tidak hanya harus berpikir soal taktik, tetapi juga membangun karakter tim yang kuat dan konsisten di bawah tekanan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Semua itu dilakukan dalam waktu yang terbatas, dengan hasil akhir yang bisa menentukan masa depan kariernya.

Turnamen Asia Tenggara U-23 2025 menjadi medan perang yang bukan hanya soal trofi. Bagi Gerald Vanenburg, ini bisa menjadi titik balik menuju kepercayaan penuh dari federasi atau momen pamit dari panggung sepak bola Indonesia.

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT