Rafael Struick Tak Mau Diam Lagi, Akhirnya Berani Jujur soal Perbedaan Besar Patrick Kluivert dan Shin Tae-yong: Akan Lebih Baik...
- Kolase tvOnenews.com
tvOnenews.com - Striker Timnas Indonesia, Rafael Struick, akhirnya buka suara soal dua sosok penting yang mewarnai perjalanan karier internasionalnya, yakni Shin Tae-yong dan Patrick Kluivert.
Meski kini bermain di bawah asuhan pelatih anyar asal Belanda, Struick mengaku tak bisa melupakan jasa besar Shin Tae-yong, pelatih yang pertama kali mempercayainya mengenakan seragam Garuda.
Dalam wawancara bersama laman resmi AFC, Struick blak-blakan menceritakan bagaimana kedekatannya dengan mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
- Tim tvOnenews - Julio Trisaputra
Ia menyebut pelatih asal Korea Selatan itu sebagai sosok yang jujur, terbuka, dan punya kepercayaan penuh terhadapnya.
“Saya memiliki hubungan yang baik dengan Shin Tae-yong karena saya memulai perjalanan ini bersamanya," ujar Rafael Struick, dikutip dari laman resmi AFC.
"Ia selalu sangat jujur dan terbuka kepada saya, dan ia percaya kepada saya bahwa saya bisa menjadi pemain yang lebih baik,” ungkap Struick.
Struick memang memulai debutnya di Timnas Indonesia saat masih ditangani STY, tepatnya pada 14 Juni 2023 melawan Palestina.
Sejak saat itu, ia kerap menjadi pilihan utama di lini depan skuad Merah Putih.
Ia merasakan perkembangan signifikan sebagai pemain, berkat tangan dingin pelatih yang kini sudah mundur pada Januari 2025.
“Saya menghargai semua yang telah ia lakukan untuk saya dan ia telah melakukan banyak hal untuk negara ini. Ia memiliki dampak yang sangat besar bagi Indonesia dan saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya untuk itu. Dan saya kira seluruh Indonesia sangat berterima kasih untuk itu,” lanjutnya.
Di bawah kepemimpinan Shin Tae-yong, Timnas Indonesia mengalami lonjakan prestasi, termasuk kenaikan peringkat FIFA dari 173 ke 127.
Dan usai kemenangan atas Bahrain pada 25 Maret 2025, Indonesia kembali naik ke posisi 123 dunia.
Namun, seiring berakhirnya era STY, Timnas Indonesia kini memasuki babak baru di bawah komando legenda sepak bola Belanda, Patrick Kluivert.
- Kolase foto Rafael Struick dan Patrick Kluivert
Kluivert tak datang sendirian, ia membawa dua asistennya dari Belanda, yakni Alex Pastoor dan Denny Landzaat, serta dibantu dua pelatih lokal.
Alih-alih merasa asing, Struick justru antusias menyambut kehadiran pelatih yang pernah bersinar bersama Barcelona dan timnas Belanda itu.
“Namun, Patrick Kluivert kini telah bergabung dan dia adalah nama besar, dia adalah legenda dan saya sangat bersemangat untuk bekerja dengannya dan melihat apa yang dapat dia lakukan,” terangnya.
Menurut Struick, keputusan untuk menunjuk Kluivert sudah dipertimbangkan matang oleh PSSI dan otoritas sepak bola Indonesia.
Ia percaya bahwa kehadiran pelatih Eropa bisa membawa dampak positif jangka panjang.
- Kolase tvOnenews.com
“Keputusan telah dibuat oleh atasan dan saya pikir itu adalah keputusan yang baik, tetapi kita harus melihat pertandingan mendatang. Namun, ini bukan untuk jangka pendek. Untuk masa depan, akan lebih baik jika ada pelatih Eropa. Saya gembira. Kami tahu ini akan berbeda. Saya gembira,” tegasnya.
Kini, Timnas Indonesia tengah bersiap menghadapi dua laga krusial di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Dua laga sisa — menjamu China dan bertandang ke Jepang — akan menjadi penentu nasib Indonesia untuk lolos ke babak keempat.
Jika mampu mengumpulkan setidaknya empat poin dari dua laga tersebut, Indonesia akan mencetak sejarah baru dengan lolos ke fase selanjutnya untuk pertama kalinya.
Kini, semua mata tertuju pada Rafael Struick dan rekan-rekannya — mampukah mereka membawa Garuda terbang hingga panggung Piala Dunia? (anf/asl)
Load more