Bye-bye China, Thom Haye Ungkap Rencana Besar Timnas Indonesia demi Lolos ke Piala Dunia 2026
- tvonenews.com - Julio Tri Saputra
tvOnenews.com - Thom Haye kembali mencuri perhatian publik setelah membuka suara soal rencana besar Timnas Indonesia menuju Piala Dunia 2026.
Gelandang kreatif ini menilai langkah PSSI menggelar pemusatan latihan lebih awal akan sangat penting.
Thom Haye, yang belakangan menjadi kunci di lini tengah Timnas Indonesia, menegaskan bahwa persiapan matang akan menentukan nasib mereka di Kualifikasi Piala Dunia.
![]()
Pemain keturunan Belanda-Indonesia, Ole Romeny, Thom Haye dan Jay Idzes. (Sumber: Istimewa/AFC)
Belum lama ini, PSSI mengumumkan bahwa Timnas Indonesia akan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali.
Langkah ini dilakukan untuk mempersiapkan dua laga krusial di putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
Skuad Garuda akan menghadapi China di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada 5 Juni 2025, lalu bertandang ke kandang Jepang di Suita City Football Stadium, Osaka, pada 10 Juni 2025.
Pertandingan melawan China dan Jepang menjadi penentu langkah Timnas Indonesia.
Saat ini, Thom Haye dan kolega berada di peringkat keempat Grup C dengan sembilan poin, bersaing ketat dengan Arab Saudi dan Australia. Peluang lolos otomatis memang masih terbuka, tetapi penuh tantangan.
Dalam situasi ini, target realistis adalah mengamankan posisi tiga atau empat besar demi melangkah ke putaran keempat kualifikasi.
![]()
Thom Haye. (Sumber: Instagram/Thom Haye)
Itulah sebabnya PSSI berharap semua pemain, termasuk Thom Haye, bisa berkumpul lebih cepat di Bali untuk membangun chemistry dan kesiapan fisik.
Namun, persiapan bukanlah satu-satunya tantangan. Lawan-lawan seperti China yang saat ini berada di dasar klasemen, tetap berpotensi menyulitkan.
Timnas Indonesia dituntut untuk menang di dua laga tersisa bila ingin menjaga mimpi berlaga di Piala Dunia 2026 tetap hidup. Atmosfer laga penuh tekanan dipastikan akan menjadi ujian besar bagi skuad Garuda.
Sebelumnya, pengalaman pahit saat menghadapi Australia membuktikan bahwa persiapan yang kurang matang bisa berdampak buruk.
Pada laga itu, pemain-pemain yang berlaga di luar negeri datang dengan jadwal berbeda-beda, sehingga membuat performa tim tidak maksimal. Situasi ini diakui langsung oleh Thom Haye.
Dalam sebuah wawancara di YouTube The Haye Way, Thom Haye akhirnya angkat bicara soal pentingnya TC lebih awal, “Iya, itu sangat bagus (kumpul lebih awal).”
![]()
Thom Haye Pamit dari Podcast Pribadinya. (Sumber: YouTube The Haye Way)
“Apalagi untuk pertandingan pertama melawan Australia, yang terasa seperti rollercoaster karena semua pemain datang di waktu yang berbeda, ” lanjutnya.
Haye juga menyoroti efek buruk kedatangan tidak bersamaan bagi persiapan pertandingan, “Jadi kami sadar pentingnya mengadakan pemusatan latihan di Bali.”
“Rasanya senang bisa memiliki lebih banyak waktu bersama sebelum pertandingan pertama (lawan China),” lanjut Thom Haye.
Komentar Thom Haye ini tentu membuat banyak pendukung Timnas Indonesia optimistis.
Dengan kompetisi Eropa dan lokal yang berakhir pada Mei 2025, para pemain memiliki waktu ideal untuk fokus mempersiapkan diri.
Di balik semua strategi ini, ada keyakinan besar bahwa Indonesia bisa membuat kejutan. Terlebih lagi, Thom Haye sudah menunjukkan peran vitalnya di lapangan.
![]()
Thom Haye. (Sumber: tvOnenews-Julio Tri Saputra)
Saat melawan Bahrain, ia menjadi motor serangan dengan umpan terukurnya kepada Marselino Ferdinan, yang berujung pada gol kemenangan Ole Romeny.
(anf)
Load more