Diabaikan Shin Tae-yong, 2 Pemain Timnas Indonesia Perlahan-lahan Buktikan Diri hingga Diperhatikan Asisten Patrick Kluivert
- PSSI
tvOnenews.com - Sebanyak dua pemain Timnas Indonesia yang diabaikan oleh Shin Tae-yong perlahan-lahan kini justru diperhatikan oleh para asisten Patrick Kluivert.
Skuad Garuda memulai era baru bersama Kluivert, yang ditunjuk untuk menggantikan Shin Tae-yong pada awal tahun ini.
PSSI memutuskan kerja sama dengan STY pada 6 Januari 2025 lalu, dan langsung menunjuk Kluivert sebagai penggantinya.
![]()
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert. (Sumber: tvOnenews/Taufik Hidayat)
Sang pelatih asal Belanda sudah melakoni dua laga pada bulan Maret lalu, dengan bermain menghadapi Australia dan Bahrain.
Meski kalah telak 1-5 dari Australia, Timnas Indonesia berhasil menang 1-0 atas Bahrain yang menjaga peluang di Kualifikasi Piala Dunia 2026.
Menjelang dua laga terakhir di bulan Juni, menghadapi China dan Jepang, Kluivert dan para asistennya memantau perkembangan para pemain.
Salah satu hal yang mencuri perhatian belakangan adalah kegiatan pelatih kiper Sjoerd Woudenberg yang mengunjungi Kosovo.
Woudenberg mengungkap bahwa dirinya melakukan pertemuan dengan kiper berkewarganegaraan Indonesia, Cyrus Margono, yang membela tim dari Liga Kosovo, KF Dukagjini.
![]()
Pelatih kiper Timnas Indonesia, Sjoerd Woudenberg, dan Cyrus Margono. (Sumber: Instagram Sjoerd Woudenberg)
Cyrus Margono merupakan pemain blasteran Indonesia-Amerika Serikat yang memutuskan untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI) mulai Maret 2024 lalu.
Meski begitu, Shin Tae-yong sama sekali tidak memerhatikannya. Pada saat itu, Cyrus setidaknya bisa bermain untuk Timnas Indonesia U-23 yang berlaga di Piala Asia U-23 2024.
Pada 1 April 2024, sebelum Piala Asia U-23 2024, Shin Tae-yong sempat ditanyakan tentang mengapa tidak memanggil Cyrus.
“Untuk Cyrus, saya belum pernah lihat langsung jadi belum bisa bicara apa-apa,” kata Shin Tae-yong di Hotel Le Meridien pada 1 April 2024.
“Apalagi tidak semua WNI bisa masuk skuad Timnas Indonesia,” lanjut pelatih asal Korea Selatan itu.
![]()
Cyrus Margono. (Sumber: Instagram KF Dukagjini)
Kini, Cyrus menjadi perhatian dari Sjoerd Woudenberg, yang membuka kemungkinan untuk merekomendasikannya kepada pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert.
“Sebagai pelatih kiper, itu adalah tugas saya untuk memantau setiap kemungkinan untuk Timnas Indonesia dan PSSI. Hari ini, saya menjalani sesi yang sangat baik dengan Cyrus Margono. Mari lihat apa yang akan terjadi di masa depan,” kata Woudenberg dalam unggahannya di Instagram pada Rabu (23/4/2025).
Selain Cyrus Margono, ada pemain lain yang terabaikan di zaman Shin Tae-yong dan kini menjadi perhatian asisten pelatih Timnas Indonesia lainnya, Gerald Vanenburg.
Dialah Jens Raven, yang sebelumnya membela Timnas Indonesia U-20 asuhan Indra Sjafri di Piala Asia U-20 2025.
![]()
Gerald Vanenburg dan Jens Raven. (Sumber: Instagram Gerald Vanenburg)
Vanenburg menemui Jens Raven untuk urusan Timnas Indonesia U-23, karena selain menjadi asisten pelatih untuk tim senior, dia juga menangani tim U-23.
"Persiapan sudah berjalan maksimal agar tim saya siap menghadapi U-23 Indonesia," tulis pelatih asal Belanda itu pada foto unggahannya di media sosial Instagram pada Rabu (23/4/2025).
"Tapi, pertama-tama, kami punya pekerjaan lain yang harus dilakukan, yaitu pertandingan bersama tim utama melawan China dan Jepang," lanjutnya.
Shin Tae-yong sebelumnya juga menangani Timnas Indonesia U-22, namun menolak untuk memanggil Jens Raven atau para pemain U-20 lainnya.
“Sampai saat ini memang belum ada pemain [U-20] yang bisa ditarik Timnas U-22 atau senior, jadi sampai sekarang masih terus dipantau Timnas U-20,” kata Shin Tae-yong dalam wawancara dengan Arya Sinulingga di kanal YouTube resmi PSSI pada 5 September 2024.
![]()
Jens Raven ketika membela Timnas Indonesia. (Sumber: PSSI)
Di akhir September 2024, Jens Raven memukau lagi bersama Timnas Indonesia U-20 pada Kualifikasi Piala Asia U-20 2025, namun STY masih menilai bahwa kualitasnya belum cukup dipanggil untuk tim senior.
“Segitu saja sangat kurang, masih dibutuhkan power yang lebih, dan daya berjuang. Kalau segitu saja, tidak akan pas untuk di tim senior,” kata Shin Tae-yong kepada awak media di Stadion Madya pada 29 September 2024.
Kini, Jens Raven perlahan-lahan naik kelas ke Timnas Indonesia U-23, dan bukan tidak mungkin jika semakin apik akan naik ke tim senior.
Pada saat ini, ada banyak agenda menantinya. Mulai dari Piala AFF U-23 2025, Kualifikasi Piala Asia U-23 2026, dan SEA Games 2025.
(anf)
Load more