News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Ditutupi lagi, Sandy Walsh Ungkap Persamaan Sepak Bola Jepang dan Indonesia, Ternyata Punya…

Sandy Walsh ungkap pengalaman bermain di Jepang bersama Yokohama F. Marinos. Ia beberkan persamaan sepak bola Jepang dan Indonesia. Seperti apa?
Kamis, 24 April 2025 - 18:42 WIB
Sandy Walsh akui kaget dengan Yokohama F Marinos
Sumber :
  • AFC

tvOnenews.com - Sandy Walsh dikenal sebagai salah satu bek diaspora yang membela Timnas Indonesia.

Setelah resmi bergabung dengan klub Yokohama F. Marinos di J-League Jepang pada 9 Februari 2025, bek naturalisasi Indonesia ini mulai merasakan atmosfer kompetisi sepak bola Asia yang berbeda dari Eropa, khususnya Belgia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama lebih dari dua bulan berkarier di Jepang Sandy mulai menilai secara jujur bagaimana kualitas, budaya, hingga karakter suporter di negeri Matahari Terbit.

Lewat wawancara di kanal YouTube Indosat Ooredoo Hutchison, Sandy Walsh blak-blakan soal kesannya terhadap sepak bola Jepang dan secara mengejutkan membandingkannya dengan penggemar sepak bola Indonesia.

Pemain berusia 30 tahun tersebut mengatakan bahwa kualitas teknis sepak bola di Jepang sangat tinggi, bahkan lebih mengutamakan aspek permainan daripada hanya fisik semata.

Bandingkan dengan Belgia, tempat dia pernah membela KRC Genk (2012–2017), Zulte Waregem (2017–2020), dan KV Mechelen (2020–2025), di mana sepak bola cenderung lebih keras dan penuh kontak fisik.

"Gaya bermain di Jepang lebih mengedepankan sepak bola itu sendiri, sementara di Belgia lebih seperti pertarungan. Banyak umpan panjang, permainan cepat, dan duel fisik," ungkap Sandy.

Menurutnya, hal ini menjadi tantangan sekaligus pengalaman menarik baginya.

Ia menyebut bahwa di Jepang, strategi dan teknik sangat diperhatikan, dan suasana pertandingan terasa lebih “bersih” dari sisi permainan.

Tak hanya dari sisi teknis permainan, Sandy juga menyoroti atmosfer di stadion.

Menurutnya, dukungan penonton Jepang sangat positif dan damai.

Bahkan, ia sempat terkesima melihat suporter dari dua klub yang berbeda bisa duduk berdampingan tanpa masalah saat laga Yokohama F. Marinos menghadapi Hiroshima.

"Istri saya datang ke pertandingan itu dan kami melihat suporter Hiroshima dan Yokohama duduk bersebelahan. Tidak ada kesulitan, itu sangat istimewa dan merupakan petualangan yang indah," ujarnya.

Namun, yang paling menarik adalah pengakuan Sandy Walsh tentang kemiripan antara suporter Jepang dan penggemar Timnas Indonesia.

Menurutnya, energi positif dari suporter Garuda sangat terasa mirip dengan fans Yokohama F. Marinos.

"Mereka mendukung kami bahkan saat kami melakukan kesalahan. Mereka tidak langsung mencemooh, tapi tetap memberi semangat. Itu mengingatkan saya pada suporter Indonesia," ucap Sandy Walsh.

Ia mengaku sering melihat bendera Merah Putih dan jersey Timnas Indonesia dikibarkan oleh fans Indonesia yang hadir langsung ke stadion di Jepang.

Bahkan, ia sering mendapatkan dukungan secara langsung maupun melalui media sosial.

Walaupun demikian, Sandy juga tidak memungkiri bahwa bermain di klub sebesar Yokohama F. Marinos membawa tekanan tersendiri.

Ia menyadari bahwa klubnya adalah salah satu tim elite di Jepang, sehingga setiap laga memiliki bobot penting, apalagi semua lawan pasti ingin menjungkalkan mereka.

"Tentu ada tekanan, tapi itu wajar. Kami ingin bersaing jadi setiap pertandingan itu penting. Tapi tekanan ini bisa saya hadapi karena dukungan suporter yang luar biasa," tutur bek Timnas Indonesia tersebut.

Sandy menambahkan bahwa di Belgia, tekanan justru terasa lebih keras.

Ketika seorang pemain melakukan sedikit kesalahan, teriakan dan kritik tajam langsung dilontarkan oleh para suporter di stadion.

"Kalau kamu salah umpan dua kali, mereka langsung berteriak. Tapi di Jepang tidak seperti itu. Suporter lebih lebih memotivasi dan sedikit lebih kritis, saya pikir itu perbedaan yang besar," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan segala pengalaman dan pembelajaran yang didapat dari bermain di dua benua berbeda, Sandy Walsh kini merasa berada di titik yang membuatnya lebih matang dan dewasa sebagai pemain.

Ia juga tidak menampik bahwa dukungan dari masyarakat Indonesia di Jepang menjadi dorongan moral yang sangat besar baginya. (adk)

Klasemen
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
background

Pekan ke-18

Waktu yang ditampilkan adalah WIB

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT