News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

PSSI Akhirnya Buka Suara soal Pemain Keturunan Belanda yang Tak Mau Lagi Perkuat Timnas Indonesia: Kita Punya Prinsip!

Menanggapi kabar yang beredar, Anggota Exco PSSI, Arya Sinulingga mengatakan samg pemain memang tidak mendapat rekomendasi dari pelatih untuk dinaturalisasi.
Rabu, 23 April 2025 - 15:15 WIB
Logo PSSI
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - PSSI melalui anggota Exco, Arya Sinulingga memberikan respons soal pemain keturunan Belanda yang tak mau lagi memperkuat Timnas Indonesia.

Menanggapi kabar yang beredar, Arya Sinulingga mengatakan samg pemain memang tidak mendapat rekomendasi dari pelatih untuk dinaturalisasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu yang membuat pemain tadi terlihat kecewa hingga mengatakan dirinya mengalami sejumlah pengalaman yang sangat tidak profesional.

https://www.instagram.com/reel/DIx5PlRRyu3/?utm_source=ig_web_copy_link

"Jadi saya cek ternyata ini bermula dari permasalahan pemain-pemain yang mau diproses naturalisasi," ujar Arya Sinulingga pada video unggahannya di Instagram.

Namanya (Djenna) gak masuk, dan setelah kita cek kan pemain-pemain ini intinya kalau kita proses harus ada rekomendasi pelatih. Ketika tidak ada rekomendasi dari pelatih ya tidak bisa kita proses," lanjut Arya Sinulingga.

"Mungkin itu yang menyebabkan Djenanya jadi gimana gitu," ujarnya lagi.

Lebih lanjut, Arya Sinulingga mengatakan PSSI juga memiliki prinsip dalam melakukan proses naturalisasi pemain.

Rekomendasi pelatih menjadi salah satu syarat utama yang menjadi pertimbangan apakah pemain layak atau tidak dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia.

"Tapi kita punya prinsip, semua pemain yang kita proses harus ada rekomendasi dari pelatih," kata Aya Sinulingga menambahkan.

"Dan pelatih pasti punya pertimbangan-pertimbangan tertentu untuk memproses pemain," tukasnya.

Seperti diketahui, media sosial tengah ramai membicarakan soal pemain keturunan Belanda yang tak mau lagi membela Timnas Indonesia

Sang pemain bahkan menyinggung soal profesionalitas di akun Instagram pribadinya.

Djenna de Jong tak lagi mau perkuat Timnas Indonesia
Djenna de Jong tak lagi mau perkuat Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram/Djenna de Jong

 

Pemain bernama lengkap Djenna de Jong itu memberikan pernyataan tersebut setelah banyaknya suporter yang menanyakan kabar kelanjutan naturalisasinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 "Aku menerima banyak pesan tentang 'bagaimana selanjutnya?'. Aku tahu banyak yang bertanya-tanya bagaimana keadaan saat ini dan mengapa aku tidak memberi kabar dalam waktu yang lama," tulis Djenna di media sosialnya.

Imbas hal tersebut, Djenna pun mengurungkan niatnya untuk membela Timnas Wanita Indonesia. Padahal, berseragam Merah-Putih adalah salah satu impian terbesarnya dalam karier sepak bola.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT