News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Baru Kali ini Mau Bicara, Kiper Andalan Persija ini Bilang, Walau Tak jadi Pilihan Shin Tae-yong, tapi Tetap Dapat 'Ilmu' Berharga dari 4 Kiper Legendaris Timnas Indonesia, Apa?

Kiper andalan Persija buka-bukaan, meski tak pernah dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia namun ia tetap dapat pelajaran penting. 4 Kiper legendaris timna
Rabu, 9 April 2025 - 16:38 WIB
Penjaga gawang Persija Jakarta Andritany Ardhiyasa
Sumber :
  • Instagram @andritany

tvOnenews.com - Andritany Ardhiyasa, kiper utama Persija Jakarta yang dikenal dengan kepemimpinannya dan refleks luar biasa, akhirnya buka suara terkait absennya dari skuad Timnas Indonesia di era kepelatihan Shin Tae-yong. 

Meski telah menjadi bagian dari tim nasional sejak usia 17 tahun dan mencatatkan pengalaman bersama Timnas U-18, U-23, hingga senior pada rentang tahun 2014–2019.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun Andritany belum sekalipun dipanggil Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia, hingga akhir masa jabatannya sebagai pelatih.

Padahal, performa Andritany masih tergolong konsisten bersama Persija Jakarta. Bahkan, ia sempat menjadi sorotan internasional berkat aksi penyelamatan uniknya saat menghadapi Persita Tangerang pada 22 Juli 2023. 

Dalam laga itu, ia membuat penyelamatan akrobatik dengan teknik tendangan kalajengking setelah menerima bola liar dari rekan setimnya, Ondrej Kudela. 

Aksi itu viral dan mendapat sorotan dari media luar negeri karena kecepatan refleks dan keberaniannya di bawah mistar gawang.

Namun, terlepas dari segala prestasi dan pengalamannya, pelatih kiper Timnas Indonesia, Markus Horison, menjelaskan alasan teknis mengapa Andritany belum dipilih oleh Shin Tae-yong. 

Kiper Persija Jakarta,  Andritany Ardhiyasa
Kiper Persija Jakarta, Andritany Ardhiyasa
Sumber :
  • Laman Persija Jakarta

 

“Ya, itu tergantung pelatih. Mangkannya saya bilang ada beberapa karakter seorang pelatih yang menginginkan penjaga gawang ini sesuai dengan role atau skema dia,” ujar Markus dalam wawancara dengan kanal YouTube Vivagoal.

Markus mengungkap bahwa gaya permainan modern ala Shin Tae-yong menuntut kiper tidak hanya jago menjaga gawang, tetapi juga harus mampu bermain dari bawah seperti seorang bek. 

“Berarti kan penjaga gawang sudah bisa seperti bek, jadi bisa main dari bawah. Tidak lagi main dari gawang ke gawang,” lanjutnya. 

Filosofi ini membuat pelatih lebih memilih sosok-sosok muda seperti Ernando Ari atau kiper naturalisasi yang lebih nyaman memainkan bola dengan kaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski belum menjadi bagian dari tim nasional saat ini, Andritany tidak berkecil hati. Ia justru mengaku mendapatkan banyak pelajaran penting dari para pendahulunya di bawah mistar gawang Garuda. 

Dalam wawancara terbaru, Andritany menyebut empat nama legendaris yang sangat memengaruhi gaya bermain dan mentalitasnya: Hendro Kartiko, Markus Horison, Kurnia Meiga, dan Ferry Rotinsulu

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT