GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sepanjang Sejarah, Ternyata 5 Striker ini yang Tergolong Paling Produktif bagi Timnas Indonesia, Cetak Gol Paling Banyak Siapa ya?

Indonesia pernah memiliki sejumlah striker lokal yang menjadi mesin gol andalan Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional. Striker paling produktif sepa
Kamis, 13 Maret 2025 - 14:43 WIB
Sepanjang Sejarah, Ternyata 5 Striker ini yang Tergolong Paling Produktif bagi Timnas Indonesia, Cetak Gol Paling Banyak Siapa ya
Sumber :
  • instagram instagram/@bepe20

tvOnenews.com - Dalam beberapa tahun terakhir, Timnas Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menemukan striker lokal yang tajam dan konsisten mencetak gol. 

Para pelatih Tim Garuda sering kali mengeluhkan kurangnya striker andal yang mampu menjadi mesin gol utama di kompetisi internasional.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dominasi pemain asing di daftar pencetak gol terbanyak Liga Indonesia menjadi salah satu penyebab utamanya. 

Striker lokal kesulitan bersaing dengan pemain impor yang memiliki fisik dan teknik mumpuni. 

Hanya beberapa nama seperti Boaz Solossa dan Cristian Gonzales yang mampu menembus dominasi pemain asing dalam perburuan gelar top scorer di kompetisi domestik.  

Boaz tercatat tiga kali menjadi pencetak gol terbanyak di kompetisi elite Indonesia, sedangkan Gonzales yang semula berstatus pemain asing sebelum dinaturalisasi pada 2010 mengoleksi lima gelar top scorer. 

Situasi ini mencerminkan betapa sulitnya striker lokal bersaing dalam ketatnya persaingan di kompetisi Tanah Air.  

Namun, sejarah mencatat bahwa Indonesia pernah memiliki sejumlah striker lokal yang menjadi mesin gol andalan Timnas Indonesia di berbagai ajang internasional. 

Mereka tidak hanya tajam di level domestik, tetapi juga tampil impresif saat membela Merah Putih di pentas Asia.

Melansir dari berbagai sumber, berikut adalah lima striker Timnas Indonesia paling produktif sepanjang masa:

1. Soetjipto Soentoro
Soetjipto Soentoro adalah salah satu penyerang legendaris yang mencetak sejarah bersama Timnas Indonesia. 

Legenda sepakbola Indonesia, Soetjipto Soentoro
Legenda sepakbola Indonesia, Soetjipto Soentoro
Sumber :
  • facebook.com/thaifootballcyclopedia

 

Lahir di Jakarta, Soetjipto menimba ilmu sepak bola di Persija Jakarta sebelum dipanggil memperkuat Timnas Indonesia di usia 16 tahun.  

Soetjipto dikenal karena ketajamannya di depan gawang dan insting mencetak gol yang tajam. Salah satu momen terbaiknya adalah saat Piala Yunior Asia 1959, di mana ia menjadi top scorer dengan 14 gol, termasuk kemenangan telak atas Taiwan (14-0) dan Jepang (13-1).  

Kemampuannya bahkan menarik perhatian klub Bundesliga Jerman, Werder Bremen, yang menawarkan kontrak setelah Soetjipto tampil gemilang dalam laga uji coba melawan mereka pada 1965. Namun, tawaran tersebut ditolak oleh manajemen timnas saat itu.  

Setelah pensiun sebagai pemain, Soetjipto sempat menjadi pelatih dan terlibat dalam pengembangan sepak bola usia muda di Indonesia. Soetjipto tercatat sudah mengoleksi 57 Gol dari 68 Laga.

2. Bambang Pamungkas
Bambang Pamungkas, atau yang akrab disapa Bepe, merupakan ikon sepak bola Indonesia. 

Pemain kelahiran Semarang ini memulai karier profesionalnya di Persija Jakarta dan sempat merantau ke Belanda untuk bermain di EHC Norad pada tahun 2000.  

Penyerang legenda timnas Indonesia, Bambang Pamungkas.
Penyerang legenda timnas Indonesia, Bambang Pamungkas.
Sumber :
  • Instagram/bepe20

 

Bepe dikenal karena kehebatannya dalam duel udara dan penyelesaian akhir yang tajam. Salah satu prestasi terbaiknya adalah menjadi pencetak gol terbanyak di Piala Tiger 2002 dengan 8 gol, membantu Indonesia mencapai final.  

Di level klub, Bambang mencatat sejarah dengan mempersembahkan gelar Liga Indonesia untuk Persija Jakarta pada 2001 dan 2011. 

Ia juga sempat memperkuat Selangor FA di Malaysia, di mana Bepe sukses meraih treble (liga, piala, dan komunitas) pada 2005.  

Setelah pensiun dari sepak bola profesional, Bambang aktif dalam pengembangan sepak bola dan sempat menjadi manajer Persija Jakarta. Bambang Pamungkas tercatat mengoleksi 36 Gol dari 77 Laga.

3. Kurniawan Dwi Yulianto 
Kurniawan Dwi Yulianto dikenal sebagai pemain berbakat sejak muda. Ia menimba ilmu di Italia bersama Tim Primavera Indonesia pada awal 1990-an. 

Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto
Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto
Sumber :
  • VIVA/Vanfutbol

 

Ketajamannya di depan gawang membuat FC Luzern (Swiss) mengontraknya pada 1994.  

Karier Kurniawan sempat menurun karena kasus di luar lapangan, tetapi ia bangkit pada Piala AFF 2004. Sebagai pemain pengganti, Kurniawan mencetak gol penting yang membawa Indonesia ke final.  

Setelah pensiun, Kurniawan berkarier sebagai pelatih. Ia pernah menjadi pelatih kepala Sabah FC di Malaysia dan asisten pelatih di Timnas Indonesia. 

Kurniawan kini aktif dalam pengembangan sepak bola di Indonesia, terutama di level usia muda. Kurniawan Dwi Yulianto tercatat mengoleksi 31 Gol dari 60 Laga.

4. Rochy Putiray
Rochy Putiray dikenal sebagai pemain yang berani dan memiliki gaya bermain unik. Ia tampil mencolok dengan rambut yang dicat warna-warni dan gaya bermain agresif.  

Legenda Timnas Indonesia, Rochy Putiray
Legenda Timnas Indonesia, Rochy Putiray
Sumber :
  • tvOnenews.com/Ilham Giovani

 

Puncak karier Rochy terjadi saat ia berkarier di Liga Hong Kong bersama Kitchee SC dan South China AA. Rochy mencatatkan dua gol ke gawang AC Milan dalam laga uji coba di Hong Kong pada 2004, yang saat itu dikawal oleh Paolo Maldini.  

Setelah pensiun, Rochy aktif di dunia kepelatihan dan menjadi pelatih di beberapa akademi sepak bola di Indonesia.  Rochy Putiray tercatat mengoleksi 17 Gol dari 41 Laga.

5. Budi Sudarsono
Budi Sudarsono dijuluki "Si Ular Python" karena kemampuannya meliuk-liuk melewati bek lawan sebelum mencetak gol. Salah satu momen terbaiknya adalah di Piala Asia 2007 ketika mencetak gol kemenangan melawan Bahrain.  

Legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono
Legenda Timnas Indonesia, Budi Sudarsono
Sumber :
  • VivaNews/ Nurcholis Anhari Lubis

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di level klub, Budi pernah membela Persik Kediri, Sriwijaya FC, dan klub Malaysia, PDRM FA. Ketajamannya di level klub membuat Budi menjadi salah satu striker lokal yang disegani di masanya.  

Setelah pensiun, Budi terjun ke dunia kepelatihan dan saat ini aktif sebagai pelatih di beberapa klub Liga 2 Indonesia. Budi Sudarsono tercatat mengoleksi 16 Gol dari 46 Laga. (udn)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Pengakuan Mengejutkan Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik soal Koper Berisi Narkoba

Baru-baru ini eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro lontarkan pengakuan yang mengejutkan publik. Pengakuan ini terkait koper miliknya yang berisi
Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Marc Marquez Menghilang dari Prediksi Grid MotoGP 2027, The Baby Alien Resmi Cabut dari Ducati?

Spekulasi mengenai masa depan Marc Marquez kembali memanas setelah sang juara dunia MotoGP 2025 membuat prediksi mengejutkan tentang susunan pembalap musim 2027
Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Cerita Detik-detik Mengerikan Rumah Anggota DPRD Jateng Ditembak

Baru-baru ini mencuat detik-detik mengerikan rumah anggota DPRD Jateng ditembak OTK, di Desa Capgwen, Kecamatan Kedungwuni, Kabupaten Pekalongan
Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Ramaikan Rumor Transfer, Pramac Isyaratkan Reuni dengan Jorge Martin di MotoGP 2027

Pramac Yamaha ikut meramaikan rumor transfer pembalap MotoGP 2027 dengan memberikan isyarat soal potensi membawa kembali Jorge Martin dari tim Aprilia Racing.
Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Pekan Depan, AKBP Didik Bakal Jalani Sidang Kode Etik Soal Penyalahgunaan Narkotika

Mabes Polri menjadwalkan sidang kode etik terhadap Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro yang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus
Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Festival Ikan Bandeng Ternyata Punya Makna Filosofis Bagi Orang Betawi, Ini Kata Budayawan

Budayawan Betawi, Yahya Andi Saputra, mengatakan bahwa Festival Ikan Bandeng memiliki makna filosofis yang kuat bagi masyarakat Betawi.
background

Pekan ke-21

Waktu yang ditampilkan adalah WIB
Senin, 16 Februari 2026
logo Persita
TGR
15:30
BIK
logo PSBS Biak Numfor
logo Pusamania Borneo
BOR
19:00
PSB
logo Persib Bandung

Trending

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Alasan Doa Belum Dikabulkan, Kata Buya Yahya Bisa Jadi Syarat ini Belum Terpenuhi

Galau doa belum dikabulkan Allah SWT. Bisa jadi karena syarat utama ini belum terpenuhi? simak penjelasannya
Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Terungkap, Alasan Utama Polri Belum Tahan AKBP Didik Usai Jadi Tersangka Penyalahgunaan Narkoba

Kapolres Bima Kota nonaktif, AKBP Didik Putra Kuncoro belum dilakukan penahanan usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyalahgunaan narkotika sabu
Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Bangkit dari Kekalahan Telak! Barcelona Terima Suntikan Tenaga Besar Demi Gulingkan Real Madrid di Klasemen

Pelatih Barcelona Hansi Flick memastikan Raphinha siap tampil saat timnya bertandang ke markas Girona pada lanjutan Liga Spanyol pekan ke-24, Selasa (17/2/2026)
Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan Keuangan Shio 17 Februari 2026: Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular

Ramalan keuangan shio untuk Tikus, Kerbau, Macan, Kelinci, Naga, dan Ular. Simak prediksi finansial serta tips mengatur pemasukan dan pengeluaran hari ini.
Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Kabar Terbaru Proses Naturalisasi Ciro Alves Terungkap, Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk FIFA Series 2026?

Naturalisasi Ciro Alves dipastikan masih berjalan. Jika tuntas, penyerang Malut United berpeluang dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia pada FIFA Series.
Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Bersinar di Qatar hingga Pernah Main untuk Persija Jakarta, Gelandang Asal Aceh Ini Kok Tak Pernah Dipanggil Timnas Indonesia?

Sejak kecil dididik akademi terbaik Qatar Aspire Academy bahkan sempat main untuk Persija Jakarta, gelandang asal Aceh ini tak pernah masuk Timnas Indonesia.
Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026, Minggu 15 Februari: Pertaruhan Megawati Hangestri Cs, Jakarta Pertamina Enduro Hadapi Popsivo Polwan

Jadwal Proliga 2026 hari ini akan diramaikan dengan sejumlah laga seru, termasuk Megawati Hangestri dan kawan-kawan siap unjuk gigi saat Jakarta Pertamina Enduro hadapi Jakarta Popsivo Polwan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT