GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bintang Timnas Indonesia Marselino Ferdinan Berani Buka-bukaan, Ungkap Perbedaan Bermain di Liga 1, Belgia, dan Inggris

Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan menjelaskan perbedaan antara bermain di Liga 1, Belgia, dan Inggris.
Rabu, 26 Februari 2025 - 21:36 WIB
Penyerang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan saat tampil untuk Oxford United
Sumber :
  • Oxford United

Jakarta, tvOnenews.com - Gelandang Timnas Indonesia, Marselino Ferdinan menjelaskan perbedaan antara bermain di Liga 1, Belgia, dan Inggris.

Marselino Ferdinan merupakan salah satu pemain andalan Timnas Indonesia yang pernah mencicipi beberapa kompetisi di dunia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Memulai karier bersama Persebaya Surabaya di Liga 1 pada 2021 lalu, Marselino Ferdinan kemudian pindah ke KMSK Deinze di Liga Belgia.

Di sana, dia hanya bertahan selama dua musim dengan catatan satu gol dari tujuh pertandingan yang telah dilalui.

Marselino Ferdinan ketika bermain untuk KMSK Deinze
Marselino Ferdinan ketika bermain untuk KMSK Deinze
Sumber :
  • KMSK Deinze

 

Kemudian pada 19 April 2024, dia resmi bergabung dengan Oxford United yang berlaga di Championship atau divisi kedua Liga Inggris.

Bermain di banyak negara dan liga membuat pemain berusia 20 tahun tersebut merasakan berbagai gaya bermain.

Menurut Marselino, dia mengatakan banyak perbedaan di antara sepak bola Indonesia, Belgia, dan Inggris.

"Banyak bedanya dalam beberapa hal karena pernah main di Indonesia dan pernah di Belgia terus main di sini juga," ujar Marselino Ferdinan dikutip dari channel YouTube Oxford United.

Marselino Ferdinan akhirnya debut di Oxford United
Marselino Ferdinan akhirnya debut di Oxford United
Sumber :
  • Instagram/Oxford United

 

Marselino Ferdinan mengungkapkan, sepak bola Indonesia lebih mengandalkan kecepatan ketika bermain.

Sementara Belgia dan Inggris, dia menyatakan lebih mengutamakan aspek taktik ketimbang kecepatan.

"Banyak bedanya karena di Indonesia lebih konteksnya dalam hal kecepatan, kalau di sini lebih ke struktur, taktikal, out of possession dan in possession di sini lebih compact dan kompleks.

"Dan Belgia sama dengan di sini karena enggak terlalu beda karena UK (United Kingdom) sama Belgia tidak terlalu jauh-jauh juga.," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski Belgia dan Inggris memiliki banyak kesamaan, tetapi Marselino Ferdinan menyebut di Championship lebih mengandalkan kekuatan fisik.

"Di sini lebih fisikal itu pasti karena di sini besar-besar juga terus ka

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT