News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jika Dibanding Thailand, Timnas Indonesia U20 Nasibnya Paling Tragis? Media Vietnam Sebut Skuad Indra Sjafri...

Timnas Indonesia U20 dan Thailand sama-sama akan berakhir tragis di Piala Asia U20 2025? Media Vietnam bahas nasib Skuad Indra Sjafri di Piala Asia U20 2025.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 18:24 WIB
Timnas Indonesia U-20 di Ajang Mandiri U20 Challenge Series
Sumber :
  • TimnasIndonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia U20 bersama Thailand U20 menjadi perwakilan Asia Tenggara di Piala Asia U20 2025.

Sayangnya, nasib kedua perwakilan Asia Tenggara tersebut rupanya tidak begitu mulus.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Timnas Indonesia U20 asuhan Indra Sjafri kalah telak 3-0 melawan Iran.

Sementara itu, Thailand U20 juga kalah telak dengan skor 3-0 melawan Jepang.

Melihat kondisi wakil Asia Tenggara di Piala Asia U20 2025, media Vietnam ikut berkomentar.

Vietnam sendiri tak ikut Piala Asia U20 2025 karena tereliminasi di babak kualifikasi. 

Menurut media Vietnam, Timnas Indonesia U20 mau tak mau harus bisa menang melawan Uzbekistan untuk bisa lolos dari fase grup.

Hasil imbang ataupun kalah melawan Uzbekistan hanya akan membuat langkah Timnas Indonesia U20 semakin berat.

"Jika bermain imbang dengan Uzbekistan, Timnas Indonesia juga harus menang besar melawan Yaman di putaran final untuk berharap dapat bersaing di indeks tambahan agar bisa melaju," tulis media Vietnam, Soha, seperti dilansir tvOnenews.com.

"Jika kalah dari Uzbekistan, Indonesia hampir pasti tersingkir, bahkan jika mereka mengalahkan Yaman 100-0," lanjutnya.

Oleh karena itu, Timnas Indonesia U20 pasti tersingkir jika kalah melawan Uzbekistan.

Lalu bagaimana dengan Thailand?

Ternyata Thailand juga menghadapi situasi yang cukup sulit.

"Begitu pula dengan Thailand U20 yang juga menghadapi tantangan besar saat harus menghadapi Korea U20 di pertandingan kedua. Peluang "War Elephants" untuk menang 3 poin terlalu tipis," tulis media Vietnam, Soha.

"Target yang paling mungkin bagi Thailand adalah mencoba mendapatkan poin melawan Korea Selatan dan kemudian berharap mengalahkan Yaman di babak final. Akan tetapi, jika kalah dari Korea, peluang Thailand akan hilang sama sekali," lanjutnya.

Media Vietnam menilai Thailand dan Timnas Indonesia U20 sama-sama punya peluang untuk berakhir tragis di Piala Asia U20 2025 karena berada di grup neraka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pada dasarnya, karena berada di grup "mati" dan kalah telak di babak pembuka, peluang Indonesia U-20 dan Thailand untuk lolos dari fase grup sangat kecil," tulis media Vietnam, Soha.

"Jika tak terjadi "gempa besar", besar kemungkinan dua wakil sepak bola Asia Tenggara itu bakal tersingkir lebih awal, sehingga pupus sudah harapan meraih tiket ke Piala Dunia U-20 2025," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT