News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekalipun Menang 100-0 atas Yaman, Timnas Indonesia U-20 akan Tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 Kata Media Vietnam jika...

Media Vietnam, Soha Vn menyebut Timnas Indonesia U-20 akan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 sekalipun menang 100-0 atas Yaman di laga terakhir Grup C jika situasi ini terjadi.
Sabtu, 15 Februari 2025 - 10:35 WIB
Timnas Indonesia U-20
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Umarul Faruq/tom/aa.

Jakarta, tvOnenews.com - Media Vietnam, Soha Vn menyebut Timnas Indonesia U-20 akan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 sekalipun menang 100-0 atas Yaman di laga terakhir Grup C jika situasi ini terjadi.

Garuda Nusantara sendiri harus rela kalah telak 0-3 dari Iran dalam laga pembuka Grup C Piala Asia U-20 2025 yang berlangsung pada Kamis, 13 Februari 2025 lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Gol Iran pada laga yang digelar di Shenzhen Youth Football Training Base Centre Stadium itu dicetak Hesam Nafari, Esmaeil Gholizadeh dan Mobin Dehghan.

Kekalahan telak itu membuat Timnas Indonesia U-20 terdampar di dasar klasemen sementara Grup C dengan nol poin dan selisih gol -3.

Timnas Indonesia U-20
Timnas Indonesia U-20
Sumber :
  • PSSI

 

Sementara itu, Iran berada di posisi teratas (3 poin dan +3), diikuti Uzbekistan di posisi kedua (3 poin dan +1), serta Yaman ketiga (0 poin dan -1).

Situasi ini membuat Timnas Indonesia U-20 berada dalam ancaman tersingkir lebih awal meski masih bisa membuat kejutan di dua laga sisa.

Setelah kalah telak di laga pembuka, tim besutan Indra Sjafri dipaksa menang di dua laga tersisa melawan Uzbekistan dan Yaman atau minimal meraih 4 poin.

Hal itu agar menjaga kans untuk menjadi dua tim teratas Grup C yang berhak lolos ke babak perempatfinal Piala Asia U-20 2025.

Terlebih, target Garuda Nusantara adalah lolos ke semifinal ajang tersebut agar bisa mentas di Piala Dunia U-20 2025.

Akan tetapi, target 4 poin di dua laga sisa itu dianggap sangat berat bagi Jens Raven dan kolega, sebab mereka berada di grup yang sangat sulit.

Apalagi dalam laga kedua, mereka harus menghadapi juara bertahan Uzbekistan. Meskipun, sepakbola usia muda selalu ada unsur kejutan dan sulit diprediksi.

Adapun, sekalipun bermain imbang dengan Uzbekistan, Indonesia juga harus menang besar melawan Yaman di laga terakhir agar masih bisa bersaing.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun menurut media Vietnam, Soha Vn, Timnas Indonesia U-20 akan tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 sekalipun menang 100-0 atas Yaman.

Situasi itu bisa terjadi jika Welber Jardim cs kalah dari Uzbekistan. Andai skenario itu terjadi, maka Indonesia hampir pasti tersingkir.

Halaman Selanjutnya :
Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT