Suporter Jepang Bikin Nazar jika Sandy Walsh Jadi Gabung Klub J-League, Statusnya di Timnas Indonesia Jadi Alasan
- AFC
Jakarta, tvOnenews.com - Seorang suporter Jepang sampai membuat nazar jika Sandy Walsh jadi gabung dengan klub J-League Urawa Reds dalam bursa transfer ini.
Pada Rabu (5/2/2025) kemarin, sebuah media Belgia Gazet van Antwerpen membeberkan bahwa sang pemain Timnas Indonesia berpotensi didepak dari KV Mechelen.
Walsh tidak lagi masuk dalam rencana pelatih Besnik Hasi dan berpotensi pergi ke negara Asia.
“Walsh juga tidak termasuk dalam bagian rencana Besnik Hasi selama beberapa waktu. Tak seperti [Julien] Ngoy, pemain Timnas Indonesia itu masih punya kesempatan untuk tantangan baru,” demikian ulasan media asal Belgia itu.
“Bek kanan itu mendapatkan ketertarikan dari Asia, dengan beberapa pasar transfer masih dibuka untuk beberapa waktu. Seperti yang telah diumumkan sebelumnya, tidak ada yang berubah dari sisi dalam,” tambahnya.
Beberapa negara Asia memang masih membuka bursa transfer untuk saat ini, termasuk Jepang yang musim kompetisinya mengikuti kalender tahunan.

- AFC
Liga Jepang baru membuka bursa transfer pada 20 Januari lalu dan baru akan ditutup pada 26 Maret 2025 mendatang.
Salah satu klub Jepang yang belakangan dikaitkan dengan Walsh adalah Urawa Reds dan fans sudah bereaksi di Jepang.
Salah satu blog milik suporter Urawa Reds, Reds Gyakhusuu, menyampaikan pendapatnya mengenai perekrutan Walsh.
“Sandy lahir di Belgia, punya kewarganegaraan Irlandia, Inggris, Swiss, Belanda, Belgia, dan Indonesia,” ulasnya dalam blog tersebut.

- tvonenews.com - Julio Tri Saputra
“Itu luar biasa. Anda adalah seorang manusia global internasional,” tambah blog tersebut.
Sandy Walsh kini berusia 29 tahun, akan segera berulang tahun yang ke-30 pada 2025 ini. Hal itu dipandang positif oleh sang suporter.
“Ya, ketika Anda merekrut seorang pemain muda, Anda bisa memperkirakan seorang pemain untuk bermain baik, namun kurang pengalaman, perekrutan pemain dari luar negeri bisa menjadi pedang bermata dua,” katanya.
“Namun, dalam kasus Sandy, dia baru memasuki tahun veteran, jadi kami tidak bisa mengharapkannya untuk berkembang. Namun, di sisi lain, dia berada pada usia yang stabil, jadi mungkin ada rasa stabilitas,” tambahnya.
Load more