News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Jadi Pulang ke Korea, Shin Tae-yong Direkrut PSIS Semarang Jadi Pelatih? Putra Sulung STY Tegaskan Kalau Ayahnya akan...

Benarkah Shin Tae-yong tak jadi pulang ke Korea dan akan direkrut menjadi pelatih PSIS Semarang, setelah dipecat oleh PSSI dari Timnas Indonesia? Ternyata...
Kamis, 16 Januari 2025 - 22:22 WIB
Eks pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Tri Saputra

tvOnenews.com - PSSI resmi memecat Shin Tae-yong dari posisi pelatih Timnas Indonesia pada Senin (6/1/2025).

Kelanjutan karier Shin Tae-yong pun dipertanyakan. Namun, sebuah isu kemudian muncul mengenai di media sosial, bahwa STY akan direkrut sebagai pelatih klub sepak bola Tanah Air, PSIS Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apakah benar Shin Tae-yong tak jadi pulang ke Korea Selatan dan bakal melatih klub PSIS Semarang?

 

Isu kepindahan Shin Tae-yong ke PSIS Semarang bermula dari sebuah video yang diunggah akun Instagram @kepareng_wareng.

Dalam video tersebut terlihat CEO PSIS Semarang, Yoyok Sukawi, yang mengatakan jika dirinya ingin merekrut Shin Tae-yong, jika pelatih tersebut dicopot dari Timnas Indonesia.

Yoyok juga mengapresiasi kiprah Shin Tae-yong sebagai pelatih sampai menyebutnya sebagai "pelatih berkarakter".

Bahkan, dalam pernyatannya di video tersebut, Yoyok mengatakan bahwa dirinya siap menyodorkan kontrak ke Shin Tae-yong, jika pria tersebut tak lagi melatih Skuad Garuda.

 

{{imageId:313044}}  

 

Dikutip dari wawancaranya bersama Kompas.com pada Rabu (8/1/2025), Yoyok membenarkan keberadaan video tersebut.

Ia menegaskan, bahwa video yang kini sudah viral di media sosial tersebut adalah rekaman lama.

“Ada konteksnya. Jadi itu video saya pada saat 2022 awal,” ujar Yoyok.
 

Yoyok juga menjelaskan, bahwa video itu diambil kala PSIS Semarang tengah mencari pelatih baru.

Menurut Yoyok, kala itu nama STY sempat menjadi salah satu nama yang dipertimbangkan. Sebab, saat itu kontraknya dengan PSSI belum diperpanjang.

“Pada waktu itu, saya sampaikan, daripada sulit mencari pelatih, ya sudah, saya mendekati Shin Tae-yong saja untuk direkrut di PSIS karena kontraknya belum diperpanjang PSSI,” jelas Yoyok.
 

Sayangnya, tak lama setelah itu Shin Tae-yong memutuskan untuk memperbarui kontrak dengan PSSI.

Sementara itu, PSIS juga sudah menunjuk seorang pelatih baru bernama Gilbert Agius.

 

Di sisi lain, putra sulung Shin Tae-yong, yakni Shin Jae-won mengunggah beberapa foto ayahnya di akun Instagram pribadinya, @shin_jaewon77 pada 8 Januari 2025.

Bersamaan dengan unggahan tersebut, Shin Jae-won juga menuliskan caption panjang yang berisi ungkapan kesedihan, karena ayahnya dipecat dari posisi pelatih Timnas Indonesia. Padahal, Shin Tae-yong mencintai dan selalu memikirkan tim asuhannya itu.

"Sayang sekali ayah harus mundur sebagai pelatih Timnas Indonesia. Selama ini, saya hanya bisa melihatnya dari samping dan merasakan betapa ayah saya mencintai dan memikirkan Timnas Indonesia—berpikir bagaimana tim bisa melakukan lebih baik, bagaimana cara menyenangkan suporter Indonesia." tulis Shin Jae-won sebagai kalimat pembukanya.

 

Unggahan Shin Jae-won di akun Instagram pribadinya mengenai aktivitas selanjutnya yang akan dilakukan Shin Tae-yong, usai dipecat PSSI.
Unggahan Shin Jae-won di akun Instagram pribadinya mengenai aktivitas selanjutnya yang akan dilakukan Shin Tae-yong, usai dipecat PSSI.
Sumber :
  • Instagram/shin_jaewon77

 

 

Shin Jae-won juga memaparkan pencapaian Timnas Indonesia di bawah asuhan ayahnya, mulai dari lolos ke level pertandingan yang lebih tinggi hingga peringkat dunia FIFA yang naik dari rank 173 ke 127.

Shin Jae-won bahkan menceritakan bagaimana ayahnya sangat percaya diri untuk mengambil tawaran sebagai pelatih Skuad Garuda.

Menuju akhir kalimat, Shin Jae-won menjelaskan mengenai aktivitas yang akan dilakukan ayahnya, setelah dipecat oleh PSSI.

Menurut penjelasan putra sulungnya, alih-alih mengambil job lain sebagai pelatih, tampaknya Shin Tae-yong akan kembali ke tanah kelahirannya untuk beristirahat dan menghabiskan waktu bersama keluarga.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sekarang dia (Shin Tae-yong) sudah mundur dari Timnas Indonesia, tapi sekarang saya harap dia bisa beristirahat sebentar, menghabiskan waktu bersama kami (keluarga) di Korea Selatan, mengisi ulang dan melakukan tantangan lainnya!" tulis Shin Jae-won.

"Terima kasih ayah atas kerja kerasnya selama 5 tahun ini demi sepak bola Indonesia," sambungnya dan membubuhi emotikon hati di akhir kalimatnya. (ism)

Klasemen

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT